Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2014

Puisi yang Baik Harus Jujur dan Berangkat dari Realita

FAM Surabaya SURABAYA – Seperti apa puisi yang baik itu? Pertanyaan ini sering mengundang kegelisahan para penulis pemula yang baru memulai ‘karir’ kepenulisannya. Bahkan, tak sedikit yang urung melangkah lantaran takut puisi karya mereka dianggap tidak bermutu oleh pembaca. “Tapi kerisauan itu dijawab tuntas oleh narasumber yang hadir mengisi Kopdar ke-16 FAM Cabang Surabaya, Ahad (16/2) lalu di Surabaya,” ujar Yudha Prima, Koordinator FAM Cabang Surabaya lewat siaran persnya, Kamis (20/2). Dia menyebutkan, pada pertemuan yang bertempat di Balai RW Wisma Kedung Asem Indah Surabaya itu, hadir seluruh pengurus dan anggota FAM Cabang Surabaya. Sebagai pembicara menampilkan penyair dan penulis Surabaya, di antaranya Fileski, Ken Hanggara, dan Wildan Taufiqurrahman. Menurut Fileski, puisi yang baik adalah yang tetap berpijak pada realita sekalipun membuka ruang untuk berimajinasi. Dia mengumpamakan puisi sebagai sebuah potret, gambaran realita, tetapi dikemas dengan kata-kata beresteti...

Ulasan Puisi "Aku dan Heningku" Agus Sang Penghibur (FAMili Gresik)

Ilustrasi Rindu tak tersampaikan, begitulah kira-kira makna puisi ini. Dari bait pertama, kita akan berjumpa dengan "hening" dan "malam". Keduanya adalah gambaran hati yang gelisah akibat rindu yang menyiksa. Semakin kuatlah sinyal kerinduan itu ketika "wajah rembulan tak tampak". Pada bait berikutnya, tersebutlah kata "rindu" itu, tempat di mana siksaan ini bermula. Judul "Aku dan Heningku" terasa tepat, sebab pertemuan yang tak terjadi membawa hening, gara-gara terlalu banyak memikirkan rindu "yang menghantui". Sosok "aku" pun tak berdaya, hanya bisa menuangkan segala rasa lewat "sajak-sajak curahan hati"-nya. Entah apa yang menumbuhkan kebuntuan ini. Yang pasti, rindu itu hanya terpendam dalam hening dan malam. "Membeku dan tidak bergerak" adalah ketidakberdayaan. Lengkap sudah derita yang ditanggungnya. Sedikit koreksi ada pada penulisan "heningpun", yang semestinya tertulis ...

Penerbitan Antologi Kisah Inspiratif: “Aku Bahagia Menjadi Muslimah”

Saudariku para muslimah yang berada di tanah air maupun mancanegara, yang saat ini telah memutuskan mengenakan hijab sebagai penutup aurat, pasti Anda memiliki kisah di balik proses berhijab tersebut. Apa yang melatarbelakangi keputusan itu? Bagaimana pergulatan batin Anda saat itu? Seperti apa tanggapan dari keluarga, kerabat, teman atau orang-orang yang sebelumnya menyaksikan Anda tidak berhijab? Bahkan, mungkin saja, di balik keputusan berhijab tersebut, Anda mengalami kejadian yang membuat sedih, kecewa, marah dan merasa tertekan. Sebagian muslimah pernah mengalami perlakuan yang tidak semestinya, merasa diintimidasi hingga ada yang diusir dari keluarganya. Namun justru sebagian muslimah merasa lebih diterima di keluarga dan lingkungannya setelah mengenakan hijab sesuai syariat. Nah, seperti apa pun kisah Anda, di balik proses berhijab itu, mari bersama-sama kita tuliskan kisah tak terlupakan tersebut agar menjadi motivasi bagi saudara-saudara kita para muslimah lainnya yang belu...

Buku Puisi “Cinta Sederhana” Karya Khanis Selasih

Penulis: Khanis Selasih dan Al Hibasyhi Purnama Kategori: Buku Puisi Terbit: Desember 2013 Tebal: 88 hlm ISBN: 978-602-7956-43-8 Harga: Rp30.000,- Khanis Selasih dan Alhibasyi Purnama adalah dua orang pecinta puisi yang mulai aktif menuliskan karya-karyanya. Lahirnya buku kumpulan puisi ini akan mencatat nama mereka dalam sejarah kepenyairannya di tanah air. Puisi-puisinya sederhana, tetapi sarat makna dan enak dibaca. ~ Muahmmad Subhan , Pegiat FAM Indonesia, Jurnalis & Penulis Cinta selalu menarik untuk dibahas dan dituliskan. Seakan tak ada habisnya, para penulis mengangkat tema cinta. Namun demikian, pembaca seakan tidak pernah bosan “melahap” tulisan-tulisan bertema cinta. Khanis Selasih dan Alhibasyi Purnama tak mau ketinggalan menyumbangkan tulisan bertema cinta. Melalui puisilah mereka menyuarakan cinta. ~ Aliya Nurlela , Pegiat FAM Indonesia dan Penulis Buku Fiksi & Non Fiksi Cinta sederhana namun sesungguhnya tidak sederhana. Melalui untaian larik-larik puisi kreasi...

SMAN 1 Pariangan, Siap Jadi Sekolah ‘Zero Narkoba’ dan Lahirkan Penulis Hebat

Siswa SMAN 1 Pariangan, Tanah Datar TANAH DATAR – SMA Negeri 1 Pariangan, Tanah Datar, Sumatera Barat, bertekad menjadi sekolah ‘Zero Narkoba’ dan siap melahirkan penulis-penulis hebat. Penyuluhan narkoba dan bimbingan menulis kreatif pun dilakukan untuk mewujudkan cita-cita itu. “Kunjungan tim penyuluhan narkoba dan bimbingan menulis kreatif hari ini memantapkan tekad sekolah kami,” kata Drs. Mhd. Dalpen, MA., Kepala SMA Negeri 1 Pariangan, Tanah Datar, Sumatera Barat, ketika menerima kunjungan Tim Penyuluhan Narkoba dari Polres Tanah Datar, Mupida, Muspika, dan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, Kamis (30/1), di sekolah itu. Kegiatan tersebut digagas LSM Ciba Tanah Datar. Pada kesempatan tersebut turut hadir Dra. Lisda M, MM., Kabid SLTP/SM Dinas Pendidikan Tanah Datar yang mewakili Bupati Tanah Datar, Kasat Bimas Polres Tanah Datar Syarial, Kapolsek Simabur, Ketua Komite SMA Negeri 1 Pariangan, dan Destia Sastra dari LSM Ciba Tanah Datar. Kabid SLTP/SM Dinas Pendidikan Tanah ...

Penerbitan Antologi Cerpen Bertema Pariwisata Bersama FAM Jabodetabek

Bismillahirrahmanirrahim… Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Wilayah Jabodetabek akan menerbitkan buku antologi cerpen karya anggotanya. Namun proyek antologi ini juga terbuka untuk umum yang bukan anggota FAM Indonesia. Adapun tema yang diangkat dalam proyek antologi cerpen ini adalah “YANG BERKESAN DALAM BERWISATA”. Tema ini menjadi pilihan kami karena negeri kita memiliki kekayaan alam yang begitu luar biasa. Salah satu kekayaan itu berada di lokasi-lokasi wisata. Kami berharap pengalaman para penulis ini dapat memberikan kontribusi dalam mempromosikan lokasi-lokasi wisata. Demikianlah penerbitan antologi ini digagas. Harapannya dari karya tulis ini dapat memberikan daya tarik bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke lokasi-lokasi tersebut.. Lalu, apa syarat mengikuti proyek antologi cerpen ini? Adapun ketentuan/kriteria naskah yang diterima adalah sebagai berikut: 1. Penulis adalah anggota Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia yang mengantongi Nomor ID kean...

Buku “Mengeja Cinta” Karya Anisa Wijayanti

Judul: Mengeja Cinta Penulis: Anisa Wijayanti Kategori: Buku Puisi Terbit: Desember 2013 Tebal: 149 hlm ISBN: 978-602-7956-42-1 Harga: Rp39.000,- Mengeja Cinta adalah kumpulan puisi karya Anisa Wijayanti yang menulis tentang makna cinta secara universal. Tema cinta bukan barang baru yang ditulis oleh banyak penyair, tetapi tidak pernah habis-habisnya ditulis karena setiap zamannya, sejak Shakespeare hingga zaman penyair hari ini, cinta selalu tumbuh dan hilang, berganti dengan segala warnanya. Puisi-puisi di dalam buku ini merupakan puisi-puisi pilihan karya Anisa Wijayanti yang diharapkan kelahirannya menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk  memaknai cinta lewat puisi. Buku ini juga diharapkan dapat menambah daftar khasanah kesusastraan Indonesia modern dan menjadi bahan rujukan di kelas-kelas sastra, khususnya di tingkat sekolah menengah. *** Sekumpulan puisi di dalam buku ini ditulis dengan sederhana tetapi sarat makna. Ada gambaran alam yang indah, persahabatan, cinta kasih...