Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2016

Ensiklopedi Penulis Indonesia 6

Judul : Ensiklopedi Penulis Indonesia 6 Penulis : 21 Penulis Indonesia Kategori : Buku Ensiklopedi ISBN : 978-602-335-134-3 Terbit : Juni 2016 Tebal : x + 199hlm ; 14 x 20 cm Harga : Rp50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Pertanyaan yang sering menjadi momok banyak penulis adalah,”sebenarnya untuk apa saya menulis?” Jawabannya tentu beragam. Ada yang bersungguh-sungguh, ada yang sekadar bermain, ada pula yang ikut-ikutan sehingga semangatnya naik-turun. Tetapi itu lumrah, dialami banyak orang dan yang benar-benar mewujudkan dirinya sebagai penulis sungguhan adalah yang istiqomah di dunia kepenulisan. Dan, itu jumlahnya sangat terbatas. Nah, di posisi manakah Anda berada. Lewat buku ini, Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia menggali proses kreatif sejumlah penulis, sejak awal mereka menulis plus dengan segala macam cerita “jatuh bangunnya” sampai menghasilkan karya. Buku ini diterbitkan berseri, ditulis oleh banyak penulis muda yang punya mimpi dan ingin membagi mimpi mer...

Acara Buka Bersama Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Wilayah Sumatera Barat

Padang - Acara buka bersama Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Wilayah Sumatera Barat yang berlangsung hari Sabtu, 25 Juni 2016, di Ayam Leupas, Jalan Adinegoro Padang, berlangsung sukses dan lancar. "Ini agenda tahunan kami, guna kian mempererat tali silaturahmi sesama anggota. Sengaja kegiatan dimulai sesudah Ashar, agar sebelum berbuka puasa kita punya banyak waktu untuk berdiskusi seputar dunia kepenulisan," kata Denni Meilizon, Koordinator FAM Sumbar, (25/6/2016). Acara yang juga terbuka bagi bukan anggota FAM Sumbar ini, dihadiri oleh Penyair Nasional, Pinto Janir. "Saya ingin acara buka bersama para penulis atau penyair ini, beda dengan acara buka bersama biasanya. Saya sangat setuju diisi dengan kegiatan diskusi kepenulisan seperti ini, apalagi kalau diselingi dengan baca puisi," kata Pinto Janir, yang tengah mempersiapkan duel baca puisinya dengan Andria C. Tamsin di Teater Tertutup FIB kampus Universitas Negeri Padang pada bulan Agustus mendatan...

Gebyar Akhir Tahun, FAM Indonesia Luncurkan 60 Buku

Pare (Kediri)   – Di penghujung tahun 2016 mendatang, enam bulan lagi, Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia akan meluncurkan 60 buku dari 60 penulis Indonesia. Buku-buku itu ditulis berbagai penulis dengan lintas profesi, mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, guru, dosen, wartawan, maupun masyarakat umum lainnya. Tidak hanya itu, buku-buku tersebut diterbitkan berbagai penerbit di Tanah Air, termasuk FAM Publishing, Divisi Penerbitan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia. Kegiatan bertajuk “Program Literasi Akhir Tahun dan Gebyar Lauching 60 Buku” itu, merupakan agenda FAM Indonesia sebagai komunitas penulis yang konsen mengajak masyarakat peduli literasi. “Lokasi peluncuran dipusatkan di satu kota, dan saat ini sedang pengumpulan buku-buku yang akan diluncurkan, sekaligus dibazaarkan,” kata Aliya Nurlela, Sekjen FAM Indonesia melalui siaran pers, Kamis (23/6). Dia menyebutkan bahwa buku-buku yang diluncurkan tersebut dalam rangka memperkenalkan lebih luas ka...

Lihat Dengar Rasakan

Judul : Lihat Dengar Rasakan Penulis : Siti Nurfaidah Kategori : Buku Novel ISBN : 978-602-335-146-6 Terbit : Juni 2016 Tebal : 163 hlm ; 14 x 20 cm Harga : Rp40.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Mengidolakan band yang sama, SHEILA ON 7 membuat persahabatan Faidah dan ree semakin dekat. Antusias mereka untuk bertemu dengan idolanya semakin menggila. Berawal Faidah hijrah ke Cikarang dan di pertemukan dengan Ree yang bekerja di toko milik orangtua Faidah. Dan sejuta alasan karena SHEILA ON 7, Faidah di pertemukan dengan Awan. Faidah bergabung di fans club SHEILA ON 7 yang di ketuai oleh Awan. Faidah langsung kepincut akan ketampanan yang dimiliki Awan. Awan mengatakan cinta kepada Faidah setelah tahu bahwa mata yang miliki adalah mata kekasihnya yang tak lain kakak dari Faidah yang sudah meninggal. Lana yang bertemu Faidah satu komunitas berani mengatakan cinta secara langsung kepada Faidah. Dan Reza melakukan hal yang sama. Dan sejuta alasan karena SHEIL...

Pesan Kiamat dari Pertapa

Oleh Ken Hanggara Di seberang jalan mendadak penuh orang. Aku belum bisa memastikan ada apa di sana, karena penjual rokok masih mencari kembalian untukku. Selagi menunggu uang kembali kuterima, kupandangi seberang jalan; penuh sesak. Orang-orang membentuk lingkaran seakan sesuatu di tengah lingkaran itu, yang tidak bisa kulihat, adalah mayat seseorang tanpa identitas. Penjaga kios rokok juga bertanya-tanya, apa yang mengundang perhatian orang. Kukira barusan ada kecelakaan dan korban meninggal seketika. Tabrak lari, barangkali. Beberapa orang mengambil ponsel dan merekam video, tapi tak seorang pun mengucap kata-kata ilahi. "Biasanya, kalau ada orang mati, pasti ada yang menyebut-nyebut Tuhan," celetuk penjaga kios. Ada benarnya pendapat ini. Aku sering menemui kecelakaan mengerikan di jalanan, di mana pun, dan tiap orang di sekitar TKP selalu membawa-bawa nama Tuhan. Bukan hal aneh. Justru akan sangat aneh jika ada orang meninggal di tempat terbuka dan tidak...

Bergerak Sosialisasikan FAM Indonesia di Palembang

PALEMBANG –  Di sela-sela kesibukan masing-masing anggota, FAM Cabang Palembang menggelar Kopdar ke-3 & buka puasa bersama di Taman Polda Sumatera Selatan, Sabtu (18/06). Acara dibuka oleh Ketua FAM Cabang Palembang, D.A.Akhyar, dengan memberikan motivasi menulis dan ajakan bergabung menjadi keluarga FAM Palembang, serta keluarga besar FAM Indonesia. Menurutnya, Menulis itu merangsang; merangsang sang penulis untuk terus menambah ilmu, membaca dan berpikir. Rangsangan dari kegiatan menulis sangatlah luar biasa, baik untuk membaca maupun untuk berpikir. Terlebih jika sudah kecanduan menulis, tentu akan berusaha mencari inspirasi. Di saat jumlah penulis yang sudah berkarya mengalami lonjakan, sayembara dibutuhkan karena dua hal. Pertama, ia akan merangsang para penulis—terutama yang muda atau yang masih berstatus “calon”—untuk terus menulis. Meski saat ini jumlah media untuk mensosialisasikan karya jauh meningkat dibanding dulu ketika sastra Indonesia baru tumbuh...

Kopdar Ke-2 FAM Cabang Depok

DEPOK  – Dalam pertemuan darat yang ke-2 pegiat literasi FAM Cabang Kota Depok mengadakan Kopdar di sebuah rumah salah satu tokoh masyarakat di daerah Kukusan, Kecamatan Beji Depok, Ahad (5/6/2016).Tokoh masyarakat tersebut bernama ust. Eman dan juga pegiat literasi dan pernah berkecimpung di majalah Islam UMMI. Hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua FAM Cabang Kota Depok, Suharto. Acara diisi dengan pembentukan kepengurusan FAM Cabang Kota Depok. Untuk nama-nama pengurus FAM CABANG KOTA DEPOK sebagai berikut: 1. Penasehat (ust. Eman / tokoh masyarakat sekaligus pernah menjadi redaktur majalah UMMI), 2. Koordinator (Suharto), 3. Wakil koordinator (Dion Ogi/ seorang dosen di sekolah ikatan Dinas), 4. Sekretaris (Budi Siswanto/ bekerja di pusdiklat sekolah kedinasan), 5. Bendahara (Cholis Hanifurrohman/ bekerja di pusdiklat sekolah kedinasan), 6. Humas (Galih Saputra/ karyawan swasta sebuah perkantoran di Jakarta), 7. Divisi Dakwah/ penyiaran berita (Yuga Siswanto/ karyawan swa...

Muhammad Nafis Ghifari, Penulis Fiksi Belia

Muhammad Nafis Ghifari , adalah penulis buku cerpen & puisi "Hari Pertama Sekolah" yang diterbitkan oleh FAM Publishing--Divisi Penerbitan FAM Indonesia. Ia menjadi penulis termuda yang karya tunggalnya diterbitkan oleh FAM Publishing.  Usianya masih 8,5 tahun. Saat ini duduk di kelas II SD IT Nurul Fikri Sidoarjo, Jawa Timur. Hobinya; membaca buku, berkunjung ke perpustakaan, berenang, mengaji dan bermain.  Beberapa tulisan dan gambarnya telah dimuat di beberapa surat kabar dan majalah seperti Kompas, Jawa Pos, Media Indonesia, Bobo, Ummi, Wildan.   [] FAM INDONESIA www.famindonesia.com

Emak Jual Buku ke Tukang Loak

Oleh: Aliya Nurlela Ini adalah air mata terhebat yang pernah mengalir. Pertahanan tanggul mataku, jebol. Sungguh, air mata ini begitu deras, tak henti menderai. Kamu tahu apa sebabnya? Emak telah menjual seluruh koleksi bukuku di rumah. Bayangkan, sejak aku sekolah dasar hingga sekarang usia 22 tahun, satu persatu buku aku kumpulkan. Baik itu pemberian teman, maupun membeli sendiri dengan menyisihkan uang jajan.              Aku bukan anak orang berada, tidak bisa membeli buku seperti orang bermain sulap, yang begitu masuk toko dan lihat buku yang disukai, langsung ambil tanpa berpikir harga. Aku tidak seperti itu. Susah payah bagiku, untuk bisa memiliki satu buku saja. Tapi, dasar sudah hobi membaca, setahap demi setahap aku bisa membelinya. Daripada membeli camilan, aku memilih alokasi uangku untuk buku. Ya, bukulah yang menjadi hartaku. Buku juga tempatku menyandarkan lelah sepulang kerja.   ...

Kleptomania

Judul: Kleptomania Penulis: 35 Penulis Cerpen pilihan Kategori: Kumpulan Cerpen ISBN: 978-602-7956-14-8 Terbit:  Mei 2013 Tebal: 352 hal ; 13x20 cm Harga: Rp53.000 (Harga belum termasuk Ongkir) Buku Sekumpulan Cerpen Pilihan Lomba Cipta Cerpen Tingkat Pelajar, Mahasiswa/Umum se Indonesia 2013 Anak Jalanan (Adli Zuliansyah Putra), Aku Bisa, Gus! ( Iik Zakiah Darajat) , Kupu-Kupu Jingga (Budianto Supar) , Isak Tangis Mbok Tijah (Amiruddin Awalin) , An-Nisa, Menatap Rembulan Separuh (Muhammad Sofyan Arif) , Ketika Rongsokan Menjadi Cita-Cita (Willy Ramadhan) , Merasa Dirinya (Rahmat Sahri Ramadani) , Kilasan Mata Jahannam (Bimo Logo Pribadianto) , Sebungkus Nasi Yang Basi (Khairatul Ukhti) , Mobil Mobilan untuk Didik (Intan Puspita Dewi) , Dia Terus Melangkah Tanpa Kaki (Muhammad Abrar) , Kakak Harus Jadi Orang Kaya! (Susi Sulistilawati) , Aisyahku Sayang (Zesty Giarni Werti) , Cambuk Rotak Emak (Puji Astutik) , Aku hanya Ingin pintar, Mak! (Nenny Makmun) ,...

25 Tahun Mengais Rezeki di Perkebunan Sawit

Judul:  25 Tahun Mengais Rezeki di Perkebunan Sawit Penulis:  Ir. H. Wijaya Yasmin Kategori: Buku  Non Fiksi ISBN: 978-602- 335 - 050 - 5 Terbit:  April 2015 Tebal:  146 hlm ; 14 x 20 cm Harga: Rp4 0 .000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Buku yang berkaitan dengan teknis budidaya tanaman kelapa sawit sudah banyak beredar di mana-mana, namun buku yang mengisahkan tentang suka duka seorang karyawan perkebunan kelapa sawit serta problema non-teknis yang sering muncul di dunia perkebunan, masih jarang kita jumpai di toko-toko buku. Buku “25 Tahun Mengais Rejeki Di Perkebunan Sawit” ini mengisahkan bagaimana seorang Wijaya Yasmin, anak seorang PNS di sebuah daerah di Sumatera Barat yang dengan berbekal ijazah IPB, Bogor, mencoba mengadu nasib di perkebunan kelapa sawit yang penuh tantangan, trik dan intrik, rekayasa serta manipulasi yang dilakukan oleh berbagai pihak, tidak hanya oleh pihak kebun, tetapi juga melibatkan pihak bak, konsultan dan ...