Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2016

Sepasang Mata Biru Jihyun

Judul: Sepasang Mata Biru Jihyun Penulis: Najla Al-Faiq Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-154-1 Terbit: Agustus 2016 Tebal: 186 hal; 14 x 20 cm Harga: Rp40.000,- (Harga belum termasuk ongkir) Apa sih yang kamu inginkan di usia 18 tahun? Lulus SMA dengan nilai tinggi? Masuk universitas idaman? Mendapat surat izin mengendara? Travelling ? Belajar ke luar negeri? Atau jatuh cinta? Setiap insan pasti memiliki cita-cita dan impian, begitu pula dengan Hwang Se Hun. Sehun memiliki cita-cita dan impian tinggi. Tapi ia berasal dari keluarga dengan ekonomi pas-pasan dan tanpa seorang ayah. Sehun harus mengemban tanggungjawab sebagai kepala keluarga. Dia berusaha mencukupi kehidupan keluarganya dengan bekerja di Yongshin Entertainment , tidak dengan jabatan tinggi. Hanya seorang office boy . Namun siapa sangka, bekerja di sana justru membuatnya bertemu dengan jati diri aslinya, cita-cita, impian dan cinta. hidupnya berubah lebih berwarna. Terlebih saat dia bertemu dengan seorang g...

FAM Palembang Garap Project Destinations Sumsel

PALEMBANG -- Kopdar ke-4 FAM Regional Palembang telah digelar bersama dengan program “Anda Bicara” yang  diselenggarakan oleh Trijaya FM Palembang secara Live, yang dihadiri oleh Ketua Project Management Unit (PMU) Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api (KEK TAA), Regina Ariyanti. N arasumber kedua oleh D.A.Akhyar, K etua  FAM Regional Palembang dan dipandu oleh Fatkhurrohman. Dalam kopdar ke-4 ini, FAM Palembang mengangkat tema yang sama yaitu “Progress Kawasan Ekonomi Khusus dan Potensinya" yang diadakan di D-Fab Social & Food Cafe, Jalan K.H Ahmad Dahlan Palembang, Sabtu (30/7) . Realisasi pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api (TAA) terus dipersiapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan. Fasilitas, sarana dan prasarana sebagai penunjang, selain itu dibangun pelabuhan laut dalam ( Depp Port Sea ) yang terintegrasi dengan kawasan industri. Keinginan Pemerintah Provinsi memberikan multi player effect yang luar biasa. Ke...

Puisi-Puisi Riyanti Kusuma Dewi

RIYANTI KUSUMA DEWI . Anak ketiga dari empat bersaudara. Lahir pada tanggal 25 Juli 1994 di Desa Bandar Sakti, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung. Mahasiswi di Universitas Sriwijaya Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Jurusan Kimia. Hobi membaca dan mendengarkan musik. KAKI MUNGIL DAN TAMAN Nampak senyumnya mengembang lebar Hingga giginya yang ompong melompong Kaki mungilnya melompat lincah Seperti rusa di taman ragunan Tawanya ringan, namun renyah didengar Tiba-tiba sejenak terhenti, hening. Sibuk memerhatikan satu anak berkacamata  yang berdiri gagah di atas kursi taman Terlihat memberi instruksi Berlari menyebar ke segala arah Mencari tempat persembunyian Serius melakoni perannya Membentuk tangannya sehingga seperti senjata tajam Dor-doran terdengar riuh, laksana perang sunggguhan  Entah gagasan dari mana Lampu taman terlihat biasa, tanpa cahayanya Kuncup bunga mulai bermekaran Merah, kuning, biru, dan hijau mewar...

Puisi-Puisi Sitti Aminah Tinni

SITTI AMINAH TINNI . Anggota Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia. Lahir di Ujung Pandang (kini beralih nama menjadi Makassar) pada 10 Juli 1995. Anak bungsu dari empat perempuan dan dua laki-laki. Saat ini duduk di bangku perkuliahan di kampus UIN Alauddin Makassar Jurusan Teknik Informatika (angkatan 2013). Antara saya dengan pena, sangatlah labil. Kadang kami bermusuhan kadang pula bersahaja.  SAJAK SENJA Senja aku iri padamu Keberadaanmu yang sesaat Mampu membuat semua orang rela menyisakan waktu untukmu Senja aku iri padamu Kau rela memberikan cahaya terindah untuk semua orang Padahal kamu tahu setelah itu kamu menghilang Senja aku iri pada posisimu Di saat kamu tertutup oleh awan mendung Semua orang bersedih dan merenung Senja kau sangat eksotis dengan segala keindahan Itulah yang membuat iri Selalu ada kedamaian saat menatapmu SAYAP PATAH Aku mencoba melukis rupamu di pelipis mataku Berharap namamu terselip di setiap doaku Tapi semua hampa  Sos...

Proses Kreatif Menulis: Sehimpun Puisi Lika-Liku-Laki-Luka

Oleh: D.A.Akhyar LikaLikuLakiLuka -- Proses Kreatif terbentuknya sebuah karya (dalam hal ini puisi) tak bisa dilepaskan dari  proses belajar yang berasal dari dua hal, yakni : Inside Learning/ Learning by doing (belajar dari pengalaman) dan outside learning/learning by experience (belajar dari sumber lain). Dalam Inside Learning/ Learning by doing (belajar dari pengalaman) pengalaman memegang peran dominan dalam proses kreatif. Tiap apa yang dikecap atau dirasa, bisa menjadi sumber inspirasi. Lembar demi lembar peristiwa apabila mampu dituliskan akan menjelma menjadi ratusan  bahkan ribuan buku. Namun begitu, setiap orang memiliki ketertarikan yang beragam. Tidak semua peristiwa atau tempat mampu menggerakkan pena untuk merangkai kata. Dan yang pastinya hanya membidik apa yang tampak berkesan dan memiliki arti. Oleh karena itu dalam penulisan Sehimpun Puisi Lika-Liku-Laki-Luka terus belajar dari dua hal dalam proses kreatif tersebut. Dalam menciptakan pui...

Kado Terindah Masa Sekolah

Judul: Kado Terindah Masa Sekolah Penulis: 35 Penulis Indonesia Kategori: Antologi Cerpen ISBN: 978-602-335-159-6 Terbit: Agustus 2016 Tebal: viii + 228 hal; 14 x 20 cm Harga: Rp50.000,- (Harga belum termasuk ongkir)   Adorada, Amanda Gladiola, Amonil Rosid Abdullah, Anna Ayahiyah, Chania Ditarora, Dhiny Devira, Dita Widya Utami, Dwi Saputri, Erri Nurianti, Ezsa, Fitri damayanti, Frandea Yolangga, Hensa, Khoirurroziqin, Kurnia Martlina MP, Maflahah, Maria Ulva, Masyunita Siregar, Meike Sumeler, Melda Yunita Sari, Muhammad Solihin, Musyayanah, Nelvia, Noviyan Budhi A, Nurul Sukmawati, Putria Fatmawati, Rahmi Gustiah Putri, Rini, Riyan Prasetio, Shella Aprilia Hanada, Supriyono, Tajuddin Noor Ganie, Vebi Dwi Nanda, Yuni Purbo, Yusrani Ramadhina.   ***   Masa-masa sekolah adalah masa paling indah. Itulah kenyataannya. Suka, duka, banyak kita lalui di sekolah. Banyak pengalaman tentang persahabatan, cinta, cita-cita, dan lain-lain, tertoreh abadi ...

Puisi-Puisi Anas Farihin

ANAS FARIHIN . Lahir tanggal 5 September 1993. Tiga tahun lalu dia menamatkan sekolahnya di Madrasah Aliyah Jombang (2008-2011). Sejak saat itu dia memiliki hobi menulis. Sekarang tercatat sebagai salah satu mahasiswa di STAI Imam Syafe’i, Cianjur. Buku puisi tunggalnya “Habis Gelap Terbitlah Erang”(FAM Publishing, 2014). Berdomisili di Kmp. Kejawan, Kec. Kamal, Kab. Bangkalan. Email: anas_farihin@yahoo.com atau eladiebanas@gmail.com. PERANG Dari lingkaran palagan angkatlah daku Dari tumpah darah, dentam meriam, dan desing peluru Kamu dokter manis penyembuh luka Duduk manis sudah lama menemaniku yang rindu kamu Apa gerangan yang mengganggu Sampai mengenakan seragam putih kamu lupa Ingatkah kamu bagaimana tangani korban harab Dan kini sungai darah masih berisik menderu Kawanan ababil hitamkan langit biru Senandung gendang membantu kabut kelabu Atas nama syiar agama Berkumandang merdu meski tak ada nabi maupun wahyu Dari gundah gulana selamatkanlah daku Kehadiranmu di...

Puisi-Puisi Ade Irma Suryani

ADE IRMA SURYANI . Akrab disapa Ais. Lahir tanggal 16 November 1992. Baru selesai menamatkan S1 di STKIP Abdi Pendidikan Payakumbuh, Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Menulis adalah hobi dan teman cerita baginya. Sejak SD sudah suka menulis khususnya puisi. Saat ini berdomisili di Koto Alam Pangkalan Koto Baru Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat. MIMPI PEREMPUAN Kali ini kembali menyuarakan hajat yang pernah kuselipkan Di tumpukan dedaunan yang berserakan Di mana mimpi itu pernah kubuang Mimpi yang pernah kuhapuskan  Bahkan kukubur dalam-dalam Pada merah senja ini  Magrib pun jadi saksi  dengan suaranya yang berkumandang Seolah memberitahuku untuk menjemput mimpi itu kembali Bahkan angin pun mulai berlahan membuka tumpukan itu  Terlihat di sana masih tertulis inginmu yang dulu, “Ais” Tidak banyak Tuhan, satu kalimat saja “Menjadi makmum di setiap Isyamu, Subuhmu, Zuhur, Asarmu  dan Magribmu  Imamku PUSARAMU Manari di ufuk senja Ber...

Puisi-Puisi Fitriani Wahdah

NOVA FITRIANI WAHDAH . Lahir di Gertok, Lombok Barat pada tanggal 31 Oktober 1992. Anak pertama dari 3 bersaudara. Menamatkan pendidikan Sarjana di Universitas Mataram, Prodi Pendidikan Biologi. Saat ini sedang melanjutkan S2 di Universitas Negeri Malang. Menyukai tulis menulis, baik fiksi maupun nonfiksi. Bertekad menjadi penulis walau ia mengaku sering gagal.  MALAM YANG CACAT aku adalah malam di pantai yang tak berbintang tanpa rembulan dan hanya dingin yang ‘kan kau temukan namun apa gerangan yang membuatmu datang? pertanyaan itulah yang selalu menggelayuti dinding bisuku dan kujawab “kau hanya tersesat untuk sementara”  lalu kutanamkan pada embusan angin yang membeku agar tak ada yang berubah dengan ketidaksempurnaan ini tapi sepertinya aku salah mengizinkanmu terlalu lama tersesat dalam gelap ini dan membiarkan kehangatan sikapmu hancurkan segala pikiran buruk tentangmu hingga lambat laun kusadari bahwa tak mungkin selamanya kau di tempat gelap ini bukan...

Yang Membuka Pintu Surga

Judul: Yang Membuka Pintu Surga Penulis: 86 Penulis Kategori: Antologi Puisi ISBN: 978-602-335-139-8 Terbit: Juli 2016 Tebal: xiv + 173 hal; 14 x 21cm Harga: Rp45.000,- (Harga belum termasuk ongkir) Abd Gafur (Gafur Abdullah), Ade Setiawati, Agus Joko Prasetyo, Akhmad Cahyo Setio, Amrin Tambuse, Annisa Hasanah, Annur Fitriana, Ardi Suhardi, Arif Dwi Septian, Arif Prayoga, Ariza Qanita, Ayu Andira Bako, Bayu Aji Satrio, Bussairi D. Nyak Diwa, Cahyaningtyas Ratna Ningrum, Cantika Hana Hanifah, Cempaka Lestari Arif, Chairul Anam, Dani Fitrah Hayati, Darwan, Dasril, S.Pd., M.Pd, Dea Putri Rindriasari, Dedi Gunawan Saputra, Dewanti Aprilyani, Dewi Fatimah Sitompul, Dewi Hermawati Rosalia, Dewi Sofyaningsih, Edi Santosa, Eka Prasetyaningsih, Erni Susnita, Estry Mustikawati, Fatmawati Latif, Fauzi Rohmah, Gias Nashich Fahmi, Gretty Silvia Manurung, Hamidah Rohimah HSB, Hazal Ula (Zha), HM Supriyono, Ihsanudin, Juleonard Simanjutak, K. Himawan, Khabib Fauzi Akhmad, Kurni...

Puisi-Puisi D.A. Akhyar

D.A. AKHYAR (AL) . Merupakan lelaki kelahiran Tanah Lado-Gayabaru, merangkum jejak dalam sehimpun Puisi Nasional bersama penulis Nusantara bertajuk “Luka-Luka Bangsa” (2015) dan menghimpun puisi satire-nya ke dalam buku tunggal bertajuk “LikaLiku LakiLuka.” (2016), juga dipublikasikan PosMetro Prabu (2016). Buku tunggal keduanya telah terbit dengan judul, “Sembunyikan Air Matamu, Bersabarlah” (2016) merupakan sebuah tulisan Nonfiksi Motivasi-Islami. Ia telah menyelesaikan study The Faculty of Ushuluddin and Islamic Thought at State Islamic University of   Raden Fatah Palembang, South Sumatera. BERLAYAR DI LAUT LEPAS Melepas kerinduan di atas cadas, lautku lepas. Aku berlayar enggan berbalik biarpun layarlayar kecil ini terkoyak oleh angin aku tetap mengarungi, untuk sebuah luka yang sepi dalamnya laut; tak menggambarkan kuatnya berlayar mengarungi laut, menghimpun angin dari penjuru kanan-kiri—seperti, gelombang hantam lautku lepas, aku berlayar dengan layarlayar s...

Pesan Cinta Danau Pelangi

Judul: Pesan Cinta Danau Pelangi Penulis: Lintang Dyah Puspita Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-151-0 Terbit: Agustus 2016 Tebal: 218 hal; 14 x 20 cm Harga: Rp 45.000 (Harga belum termasuk ongkir) Stevan tak menyangka setelah 10 tahun berpisah dengan sahabat kecil yang sangat ia sayangi, akhirnya keajaiban kembali mempertemukan mereka. Tapi sayang, gadis itu menjelma menjadi orang lain, dia adalah Naura. Tak semudah itu Stevan dapat menerima Naura. Setelah sekian lama menunggu, namun apa yang terjadi, gadis itu kembali tanpa memori masa kecilnya. Bukan hanya itu hidup Stevan juga sedang dipertaruhkan. Penyakit leukemia itu semakin hari semakin menggerogoti tubuhnya. Dokter memvonis jika hidupnya tak lama lagi. Stevan sangat berharga bagi orang-orang di sekelilingnya. Jika penyakit itu sampai terungkap di telinga sahabat-sahabatnya, apa yang harus ia katakan? Satu persatu kebenaran akhirnya terungkap di hadapan mereka. Namun, apakah mereka mampu menerima semu...

Pengumuman Pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif Bertema Ramadan dan Idul Fitri 2016

Pengurus Pusat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia hari ini mengumumkan nama-nama pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif bertema Ramadan dan Idul Fitri yang dihelat sebulan lalu. Sebelumnya, Tim FAM Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pengumuman pemenang disebabkan beberapa kendala teknis. FAM Indonesia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang sangat antusias mengikuti lomba ini. Dari lebih 300-an naskah kata mutiara yang masuk ke meja Tim FAM Indonesia, FAM menyeleksi 3 (tiga) Kata Mutiara Terbaik dan 5 (Lima) Kata Mutiara Terpilih. Setelah membaca, menimbang, menilai, lalu menetapkan, maka Tim FAM Indonesia memutuskan inilah 3 (Tiga) Pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif Terbaik 2016 yang ditaja FAM Indonesia: TERBAIK 1: YOGA SUPANGAT (BANDUNG, JAWA BARAT) Kata Mutiara: “Ada masa di mana kita akan merasa sangat kehilangan. Dan tidak ada kehilangan paling disesalkan, daripada kehilangan bulan yang penuh Rahmat dan Ampunan.” TERBAIK 2: BUDI SE...

Puisi-Puisi Kiki Rohmawati

KIKI ROHMAWATI . Akrab disapa Kuku. Lahir di Wonogiri, 31 Juli, sembilan belas tahun yang lalu. Ia lulusan SMA Muhammadiyah Lasem. Bekerja di PT HOLI MINA JAYA. Anak tertua dari banyak saudara. Bismillah kata yang disuka sebab asma-Nya indah artinya. Suka menulis puisi. Dia dapat dihubungi di email: kikirohmawati@gmail.com. TERUNTUK NYI Nyi, ini sunyi laguku tiada memutar lagi jarang terjadi kecuali bila pandan wangi tidak berbau kembali mungkinkah, Nyi? ketika gelap memadu senyap aku resah Nyi susah dengan beban bangkai berbingkai yang getahnya terberai sebab, kini pelayat khusyuk sendiri mana dia peduli anyir iya, biarkan anyir aku kangen, Nyi elangku mengabai luka singaku sama lupa faedah lalu sebenarnya siapa penguasa alam wana juga bumantara? jika ia tetap cari cara curi aset milikku, mu, dan kita mereka malukah? kenapa mudah terayu aku ini, Nyi? bunga bunga yang mereka tebar memabukkan benar Nyi sampai busuknya pun tak kelihatan seruling yang ia main...