KIKI ROHMAWATI. Akrab disapa Kuku. Lahir di Wonogiri, 31 Juli, sembilan belas tahun yang lalu. Ia lulusan SMA Muhammadiyah Lasem. Bekerja di PT HOLI MINA JAYA. Anak tertua dari banyak saudara. Bismillah kata yang disuka sebab asma-Nya indah artinya. Suka menulis puisi. Dia dapat dihubungi di email: kikirohmawati@gmail.com.
TERUNTUK NYI
Nyi, ini sunyi
laguku tiada memutar lagi
jarang terjadi
kecuali bila pandan wangi tidak berbau kembali
mungkinkah, Nyi?
ketika gelap memadu senyap
aku resah Nyi
susah dengan beban bangkai berbingkai
yang getahnya terberai
sebab, kini pelayat khusyuk sendiri
mana dia peduli
anyir iya, biarkan anyir
aku kangen, Nyi
elangku mengabai luka
singaku sama
lupa faedah
lalu sebenarnya siapa penguasa alam wana juga
bumantara?
jika ia tetap cari cara curi
aset milikku, mu, dan kita
mereka malukah?
kenapa mudah terayu aku ini, Nyi?
bunga bunga yang mereka tebar memabukkan benar Nyi
sampai busuknya pun tak kelihatan
seruling yang ia mainkan asik didengar
sampai cicitan kedasih pun terpedam
aku keliru, Nyi
pikirku pusing sekali
ingin menuntut tapi
bisa apa aku ini, Nyi?
Rembang, 14-02-2016
REUNI TAKDIR SESULUR
Reremang pusara rahim
Embunkan gelak dari sungkawa
Ulungkan segala dusta
Nampak biasa tanpa makna, lamun
Isak sedang berpesta
Alpa bermanja goda nestapa
Lembut membelai belokkan nalarnya
Alirkan resah wewajah lesu, yang
Matanya nyalang terdapat kerlap kekunang
Tuan dalang lakon kehidupan,
Adakah yang lukiskan potretnya?
Ketabahan yang mengulur eru
Dan kukuh semerbau sungguh
Ingatkan bahwa titian berupa satu
Ruang kalbu penuh tembang utuh
Subhanallah
Alhamdulillah
Astagfirullah
lalu agungnya Allah
bergema senandungnya
di kala tiba detik berdentang tengah-tengah
menurunkan tirta yang bertitah
sulur nipah akan muncul di garang sahara
bukankah ini simbol adil-Nya?
Rembang, 30-03-2015
Ingin menerbitkan buku dan cetak majalah sekolah? Hubungi FAM Publishing di 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com.
TERUNTUK NYI
Nyi, ini sunyi
laguku tiada memutar lagi
jarang terjadi
kecuali bila pandan wangi tidak berbau kembali
mungkinkah, Nyi?
ketika gelap memadu senyap
aku resah Nyi
susah dengan beban bangkai berbingkai
yang getahnya terberai
sebab, kini pelayat khusyuk sendiri
mana dia peduli
anyir iya, biarkan anyir
aku kangen, Nyi
elangku mengabai luka
singaku sama
lupa faedah
lalu sebenarnya siapa penguasa alam wana juga
bumantara?
jika ia tetap cari cara curi
aset milikku, mu, dan kita
mereka malukah?
kenapa mudah terayu aku ini, Nyi?
bunga bunga yang mereka tebar memabukkan benar Nyi
sampai busuknya pun tak kelihatan
seruling yang ia mainkan asik didengar
sampai cicitan kedasih pun terpedam
aku keliru, Nyi
pikirku pusing sekali
ingin menuntut tapi
bisa apa aku ini, Nyi?
Rembang, 14-02-2016
REUNI TAKDIR SESULUR
Reremang pusara rahim
Embunkan gelak dari sungkawa
Ulungkan segala dusta
Nampak biasa tanpa makna, lamun
Isak sedang berpesta
Alpa bermanja goda nestapa
Lembut membelai belokkan nalarnya
Alirkan resah wewajah lesu, yang
Matanya nyalang terdapat kerlap kekunang
Tuan dalang lakon kehidupan,
Adakah yang lukiskan potretnya?
Ketabahan yang mengulur eru
Dan kukuh semerbau sungguh
Ingatkan bahwa titian berupa satu
Ruang kalbu penuh tembang utuh
Subhanallah
Alhamdulillah
Astagfirullah
lalu agungnya Allah
bergema senandungnya
di kala tiba detik berdentang tengah-tengah
menurunkan tirta yang bertitah
sulur nipah akan muncul di garang sahara
bukankah ini simbol adil-Nya?
Rembang, 30-03-2015
Ingin menerbitkan buku dan cetak majalah sekolah? Hubungi FAM Publishing di 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com.

Comments
Post a Comment