PALEMBANG -- Kopdar ke-4 FAM Regional Palembang telah digelar
bersama
dengan program “Anda Bicara”
yang diselenggarakan oleh Trijaya FM
Palembang secara Live, yang dihadiri oleh Ketua Project Management Unit (PMU)
Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api (KEK TAA), Regina Ariyanti. Narasumber kedua oleh D.A.Akhyar, Ketua FAM Regional
Palembang dan dipandu
oleh Fatkhurrohman.
Dalam kopdar ke-4
ini, FAM Palembang mengangkat tema yang sama yaitu “Progress
Kawasan Ekonomi Khusus dan Potensinya" yang diadakan di D-Fab
Social & Food Cafe, Jalan K.H Ahmad Dahlan Palembang, Sabtu (30/7).
Realisasi
pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api (TAA) terus
dipersiapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan. Fasilitas,
sarana dan prasarana sebagai penunjang, selain itu dibangun pelabuhan laut
dalam (Depp Port Sea) yang terintegrasi dengan kawasan industri.
Keinginan
Pemerintah Provinsi memberikan multi player effect yang luar biasa. Keberadaan
KEK TAA tersebut, dapat mengurangi ledakan transmigran di pulau Jawa khususnya
di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
“Jika bahan
unggulan diproduksi di dalam negeri, nilai tambahnya dinikmati tenaga kerja
juga banyak terserap. Selain itu, ketergantungan dengan pasar luar
negeri, dapat berkurang,” terang Regina Ariyanti, selaku Ketua Project Management
Unit (PMU) Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api (KEK TAA).
"Jika dilihat
secara kasat mata, mungkin pembangunan itu biasa. Tapi jika dilihat ke depan,
pembangunan itu akan memancing wisatawan untuk berkunjung ke Palembang, baik wisatawan
lokal maupun wisatawan mancanegara tentunya. Dengan diadakannya project semacam
antalog Destinations Sumatera Selatan yang diusung FAM Palembang, maka Sumsel
akan dikenal dan didatangi banyak turis,” terang D.A.Akhyar, selaku narasumber kedua.[da]
Laporan: D.A.Akhyar (Ketua FAM Regional Palembang)

Comments
Post a Comment