Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2017

Are You The Next Perempuan Inspiratif NOVA 2017?

Hidupnya sempat terpuruk ketika mengetahui bahwa dirinya mengidap bell’s palsy atau kelumpuhan separuh wajah. Rasa percaya dirinya sempat runtuh tak sanggup untuk menatap orang lain, tapi semangatnya tidak pernah luntur untuk berkarya. Tak mau berlama-lama larut dalam keterpurukan Aliya menekuni hobi menulisnya hingga mendirikan forum aktif menulis (FAM) dengan ribuan anggota. Lebih dari 500 judul buku telat terbit, 20 cabang di berbagai kota, dan anggota yang tak hanya berasal dari dalam negri (Malaysia, Taiwan, Hongkong, Jerman, & Saudi ) sungguh pencapaian yang luar biasa! Anda Punya kisah Inspiratif seperti Ibu Aliya Nurlela? Tuliskan sekarang juga kedalam karya tulis dan jadilah Perempuan Inspiratif Nova 2017. Caranya adalah sebagai berikut: Buka  bit.ly/PINOVA17  di browser anda Klik “Tuliskan Kisahmu Disini” Lengkapi data diri Pilih Kategori Tuliskan kisah Anda di kolom “Ceritakan kisahmu” Klik Submit        Atau: Kirimkan karya tul...

Pengumuman 47 Nominator Lomba Cipta Puisi Tingkat Pelajar SLTP/SLTA Bertema "Sekolahku, Kebanggaanku"

Salam literasi Adik-adik pelajar, hari ini FAM Indonesia mengumumkan 47 Nominator yang berkesempatan menjadi juara dan akan dibukukan. Naskah yang diterima Tim Juri tidak sebanyak naskah pada lomba-lomba puisi lainnya, yang diselenggarakan FAM Indonesia, hingga menyentuh angka 800 sd 1.600 naskah. Namun demikian, FAM memberikan apresiasi positif kepada semua peserta yang telah berpartisipasi. Semoga ke depan, minat pelajar mengikuti lomba kepenulisan semakin meningkat. Setelah tim juri menyeleksi 88 naskah, maka terpilihlah 47 naskah nominator yang berkesempatan menjadi juara dan akan dibukukan. Ke-47 naskah tersebut adalah: Update berdasarkan urutan huruf Abjad A-Z 1. A. Sella Nur Afifah (Selayar) – Judul Puisi: Sekolahku, aku rindu 2. Aghitsna Gita Pradita (Tuban) – Judul Puisi: Di sini Pendidikanku, Mak 3. Ahmad Radhitya Alam (Blitar) – Judul Puisi: Menanam Subur Bangga 4. Ahmad Zubaidi (Sumenep) – Judul Puisi: Jelajahi Pesantren pada Tubuh Kami 5. Aishah A’lam (Tuban) ...

Kun Muhibban (Jadilah Sang Pecinta)

Judul: Kun Muhibban (Jadilah Sang Pecinta) Penulis: Yudha Prima Kategori: Kumpulan Esai ISBN: 978-602-335-291-3 Terbit:  2017 Tebal:  ix + 87 hal; 14 x 21 cm Harga: Rp30.000 ,- (Harga belum termasuk Ongkir) Mari bicara cinta. Karena hanya cinta yang bisa menguatkan kita dari kerapuhan. Mari bicara cinta. Seperti cintanya mereka yang telah membebaskan tanah hijaz, Persia, Cordoba, juga Konstantinopel dari kejahiliahan. Jadilah Sang Pecinta! Kun Muhibban! *Keterangan: Buku tidak tersedia stok (cetak sesuai pesanan). [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 0812 5982  1511/081350051745, atau via email: aishiterumenulis@gmail.com, dan kunjungi web kami di:  www.famindonesia.com]

Lomba Menulis “Kata Mutiara Inspiratif” Bertema Waktu

Dibuka: 1 November 2017 Deadline: 30 November 2017 Pengumuman Pemenang: 15 Desember  2017 Salam literasi! FAMili, apa kabar Anda hari ini? Semoga sehat dan terus aktif berkarya. Kali ini FAM mengundang keaktifan Anda kembali dalam event berikutnya: “Lomba Menulis Kata Mutiara Inspiratif bertema Waktu”. Seperti lomba yang sama sebelumnya, kata mutiara yang Anda tulis diharapkan dapat membangkitkan semangat banyak orang untuk berkarya, inspiratif, menggugah, dan mengandung pesan-pesan yang dapat dijadikan renungan. Syarat dan ketentuan lomba sebagai berikut: 1. Peserta terbuka untuk umum, gratis (tidak dipungut biaya apa pun), baik sebagai anggota maupun nonanggota FAM Indonesia. 2. Kata Mutiara bertema “Waktu”. 3. Karya harus original (asli), bukan saduran apalagi ‘mencomot’ karya orang lain (plagiat). 4. Panjang Kata Mutiara maksimal 3 (tiga) baris, boleh dilengkapi dengan gambar/ilustrasi pendukung. Gambar yang diambil dari google harus mencantumkan sumbernya ...

Nila Khasanah, Full Time Learner

Nila Khasanah, lahir di Kediri pada tanggal 25 Januari 1994, hingga saat ini bahkan sampai hembusan napas terakhir menjadi learner atau pelajar dan mempunyai tujuan berbagi kepada sesama. Konsep berbagi tidak hanya berupa materi tetapi juga ilmu, pengalaman, dan motivasi. Menempuh pendidikan terakhir pada Program Studi Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Gadjah Mada. Saat ini, sedang berburu pengalaman bekerja di salah satu Instansi Pemerintahan di Purworejo. Tertarik pada bidang menulis dan telah ada beberapa tulisan yang dipublikasi yaitu Skripsi dengan judul Penahapan Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Kelud 2014 pada Masa Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Kediri (2015), Artikel Ilmiah pada Program Kreativitas Mahasiswa oleh Ditjen Dikti dengan judul Perilaku Pengunjung di Perempatan Tugu Yogyakarta (2015), dan Cipta Puisi Keindahan Alam (2016) (berkontribusi sebagai Peserta Lomba Cipta Puisi Keindahan Alam oleh Penerbit Aria Mandiri). Sejak 19 Oktober 2017 ...

Hujan dan Buku Cerpen Terakhir Aliya Nurlela

Kediri, FAMNEWS - Aliya Nurlela kembali melahirkan buah karyanya, sebuah buku cerpen bertajuk “Sebait Pesan Selepas Hujan”, yang berkisah tentang hujan di masa kanak-kanak, hujan di masa remaja dan dewasa, konflik rumah tangga, perempuan, menulis, buku dan lain-lain. Diakui Perempuan Inspiratif NOVA 2016 lalu ini, pengambilan judul “Sebait Pesan Selepas Hujan” terinspirasi dari kenangan akan hujan, baik di masa kanak-kanak maupun di masa remaja dan dewasa. Masih dikatakan Aliya, ia memang menyukai gerimis. "Gerimis yang turun ibarat bait-bait puisi yang melahirkan kesegaran sekaligus inspirasi. Meskipun sudah banyak tema yang sama, tapi hujan selalu menarik untuk jadi inspirasi menulis" ujar penulis Novel serial “Risoles Kota Manis” tersebut. Buku kumpulan cerpen ini diterbitkan oleh FAM Publishing dengan tebal 170 halaman lebih, berisi 27 cerpen dari berbagai judul, yang sebagiannya sudah terbit di media. Buku ini rilis Oktober 2017, yang sengaja tidak diluncurka...

Update Final Peserta Lomba Cipta Puisi Tingkat Pelajar SLTP/SLTA Bertema “Sekolahku Kebanggaanku” 2017

Selasa, 24 Oktober 2017 Update berdasarkan urutan huruf Abjad A-Z [Penerimaan naskah ditutup] 1. A. Sella Nur Afifah (Selayar) – Judul Puisi: Sekolahku, aku rindu 2. Aghitsna Gita Pradita (Tuban) – Judul Puisi: Di sini Pendidikanku, Mak 3. Ahmad Radhitya Alam (Blitar) – Judul Puisi: Menanam Subur Bangga, Menyulam Kenangan Dan Kebanggan 4. Ahmad Zubaidi (Sumenep) – Judul Puisi: Jelajahi Pesantren pada Tubuh Kami 5. Aishah A’lam (Tuban) – Judul Puisi: Tak Terdefinisi 6. Andhini Lutvika Damayanti (Surabaya) – Judul Puisi: Sekolah Kebanggaanku 7. Andi Muhammad Aryasatya (Depok) – Judul Puisi: Sekolahku Kebanggaanku 8. Anju Eranti (Sandai) – Judul Puisi: Ladang Kebaikan 9. Annisa Muliani (?) – Judul Puisi: Bangunan Berkarakter 10. Arifi Dwi Fadila (Payakumbuh) – Judul Puisi: Sekolah Namanya 11. Arviani Nur (?) – Judul Puisi: Sekolahku, Anak TKJ 12. C. Sacchariphagus B (Jember) – Judul Puisi: Catatan Pelajar 13. Deden Rizki Oktaviana (Bandung) – Judul Puisi: Sekolah Penent...

Tidak Percaya diri Menulis, Bagaimana Menghadapinya?

Assalamualaikum Wr. Wb. Saya mau bertanya kepada FAM Indonesia:  Sejak membaca puisi-puisi indah di koran, saya bukannya semakin semangat malah semakin ‘nge-down’. Saya malu, kalau diterbitkan hasilnya jelek dan tidak memuaskan. Bagaimana cara mengatasi ketidakpercayaan diri saya terhadap karya saya? Saya sudah coba menempel motivasi berbunyi, “Keberanian sejati adalah keberanian melangkah maju ketika hasilnya belum pasti” (Michael E. Angier). Tapi tetap saja saya takut karya saya jelek. Terlebih dengan puisi. Saya tidak mempercayai karya saya sendiri. Bagi saya ini kekacauan. Mungkin ini dirasakan juga bagi sebagian orang. Hanya saja, saya belum menemukan jalan keluarnya. Mohon pencerahannya. AF Lampung Jawaban dari FAM: Waalaikumussalam Wr. Wb. AF yang baik. FAM sangat senang menerima pertanyaan dari kamu. Semoga tetap semangat berkarya, tidak kenal lelah apalagi menyerah ya.  Berikut ini  tanggapan dari FAM Indonesia atas pertanyaamu itu, dan semoga ...

Direktur Eksekutif Same Sulaya Indonesia Terbitkan Autobiografi Anak Atol

Selayar, FAMNEWS - Direktur Eksekutif Same Sulaya Indonesia, Muh. Yakub meluncurkan buku terbarunya yang berjudul "Anak Atol" pada Minggu (22/10) malam lalu di Hall Royal Rayhan Resto. Acara yang digelar bersamaan dengan Pembukaan Festival Bajau Kepulauan Selayar tersebut, turut diisi dengan kegiatan seminar kemaritiman bertema, Upaya Memaksimalkan Kontribusi Suku Bajau Dalam Mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia. Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Dr. H Zainuddin, S.H., M.H yang hadir sekaligus membuka Festival Bajau yang akan dipusatkan di Pasitallu Timur 25 - 26 Oktober 2017 itu antusias menyambut si "Anak Atol". Tak tanggung-tanggung, orang nomor dua di Kabupaten Kepulauan Selayar tersebut juga menyemangati Direktur Eksekutif Same Sulaya Indonesia, Muh Yakub atas kelahiran karya teranyarnya itu. "Saya berharap dengan dilaunchingnya buku ini, ke depan kebiasaan si penulis "Anak Atol" ini dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan...

Kumandang Takbir Cinta

Judul: Kumandang Takbir Cinta Penulis: Saeful Rokhman Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-255-5 Terbit: September 2017 Tebal: vii + 129 hal; 14 x 21 cm Harga: Rp38.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Lukman pun menemani Gita ke luar. Dalam perjalanan inilah hati Gita bergejolak hebat. Ingin rasanya ia tumpahkan semua ketertarikannya pada Lukman.  Lebih-lebih saat kulit tangannya tersenggol oleh tangan Lukman. Merinding semua bulu romanya. Semakin melonjak keinginannya untuk mencurahkan isi hatinya. Namun Gita tetap terdiam karena di dalam hatinya masih tersimpan kesetiaannya pada tunangan tercinta. Ia tidak ingin berkhianat sedikit pun dengan tunangannya walau ia temukan seorang figur yang sangat cocok dengan hatinya. Seorang yang ia damba-dambakan selama ini. Figur seorang laki-laki yang selama ini ia cari. Penuh perhatian, penuh kasih sayang dan super pengertian. "Ya Allah, kuatkan hati ini. Sungguh hatiku sangat damai saat bersamanya. Keremajaanku kembali tergoda...

Cinta Pink Jilbaber

Judul: Cinta Pink Jilbaber Penulis: Wirdanengsih Kategori: Non Fiksi ISBN: 978-602-335-253-1 Terbit: Oktober 2017 Tebal:  64 hal; 14 x 20 cm Harga: Rp30.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Ungkapan bahwa pacaran itu haram di dalam diriku begitu mengikat. Dalam artian prinsip itu betul-betul aku usahakan untuk menerapkannya, di mataku pacaran itu akan menjauhkan aku dari masuk syurga, masuk syurga adalah cita-cita akhir seorang muslim yang bertaqwa, pacaran itu akan mengajak kita pada perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT yaitu zina, dan zina ini ada zina besar dan ada zina kecil. Pemikiran ini menjadi tameng bagiku untuk tidak berpacaran, dan mematikan benih-benih cinta yang tumbuh sesuai dengan perkembangan seorang remaja yang penuh dengan gelora hati. Cinta remaja dan pacaran memang tidak aku nikmati yang kata falsafah anak muda remaja, cinta remaja itu indah namun …, aku memang berusaha mematikan. Ada suatu pertanyaan, apakah aku orang beruntung atau tidak? Seoran...

Perempuan dengan Sayap di Tubuhnya

Judul: Perempuan dengan Sayap di Tubuhnya Penulis: Reffi Dhinar Kategori: Buku Cerpen ISBN: 978-602-335-275-3 Terbit: Oktober 2017  Tebal: vi + 92 hal; 14 x 21 cm Harga: Rp35.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Gadis itu selalu mengingat dengan baik tiap pesan ibunya sebelum ibunya pergi, terbang jauh ke langit. Bagi ayah dan juga keluarganya yang lain, ibu gadis itu hanyalah mati. Namun, gadis itu yakin, jika ia melihat ibunya terbang dengan sayap terkembang di tubuh. (Perempuan dengan Sayap di Tubuhnya) Kumpulan cerpen ini mayoritas bercerita soal perempuan. Seorang ibu, seorang anak, seorang perempuan muda yang mengalami perubahan besar dalam hidup mereka. Ditinggalkan, meninggalkan, atau harus bekerja keras mengatasi dosanya sendiri.  *Keterangan: Buku hanya cetak sesuai pesanan (tidak ada stok)  [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 0812 5982 1511, atau via email: adm_famindonesia@yahoo.com atau aktifmenulis@gmail.com...

Telah dibuka! Pendaftaran Perempuan Insparatif NOVA 2017

Perempuan dan kreativitas, nampaknya dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Kreativitas itulah yang nantinya memunculkan inspirasi bagi sesama kaumnya. Aliya Nurlela yang sempat terpilih sebagai salah satu Perempuan Inspiratif Nova (PIN) 2016 kategori Seni & Budaya lalu, mengajak kaum muda khususnya wanita untuk turut aktif berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. "Kepada para perempuan Indonesia yang memiliki kiprah dalam berkarya, rekomendasi sekali untuk ikut PIN 2017," tegas pendiri Forum aktif Menulis (FAM) Indonesia tersebut. Kiprah penulis yang satu ini, memang tak bisa diragukan lagi. Sejak perjalanan panjangnya dalam menelurkan karya berupa novel, cerpen hingga mewadahi penulis-penulis muda dalam forum kepenulisan nasional, serta pencapaian lain-lainnya, ia memang terbilang mampu menginspirasi perempuan-perempuan lainnya di luar sana. Tak salah memang jika NOVA akhirnya menobatkannya sebagai salah satu PIN 2016 lalu. Kabar baik disampaikan oleh Aliya Nurlela...

Mendongeng sebagai Media Pendidikan Karakter

By: Wirdanengsih Sekarang ini, dunia anak  anak umumnya adalah dunia yang pasif, sebagaian waktu senggang mereka yang seharusnya digunakan untuk berinteraksi dan bersosialisasi dengan lingkungan alam dan lingkungan sosialnya, ternyata banyak dihabiskan dengan bermain game di handphone, tablet dan laptop yang disediakan oleh orang tua mereka dan menonton televisi dalam waktu yang cukup lama.Awalnya pembelian alat tekhnologi bertujuan untuk komunikasi dan penambahan ilmu pengetahuan melalui situs pengetahuan tekhnologi, tetapi sesuai dengan perjalanan  waktu alat teknologi lebih sebagai alat permainan dan hiburan belaka bagi anak-anak. Ketika seorang anak bermain game, konsentrasinya terfokus pada permainan yang ada di handphone atau tablet mereka dan ada kecenderungan mereka tidak mau diganggu, hal ini semacam secara tidak langsung membentuk  sifat egois dan individualistis. Dapat dikatakan anak-anak menjadi obyek, bukan sebagai subyek yang akan melakukan suatu tind...

FAM Sorong Gelar Lapak Baca

FAMNEWS, Sorong - Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia cabang Sorong menggelar Lapak Baca perdana di kota Sorong, minggu (15/10/2017) di Taman Deo Kota Sorong pukul 14.00 WIT. Kegiatan ini tak lepas dari dukungan ketua FAM cabang Sorong, Azhary Abdillah yang bekerja sama dengan Rumah Kata dan Organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII). Meski kegiatan tersebut diwarnai hujan sehingga tidak berlangsung lama, namun sejumlah masyarakat sekitar baik dari kalangan anak muda hingga anak-anak kecil antusias hadir di lapak baca hanya untuk sekadar membaca atau melihat-lihat lokasi. Selain evaluasi, FAM Sorong juga menyediakan ruang bagi pengunjung untuk menyalurkan aspirasinya terkait agenda tersebut ke depannya. "Kegiatan Lapak baca ini juga sebagai sosialisasi FAM Sorong sebagai Forum yang cinta menulis, diawali dengan gemar membaca" ujar Riffa Sarifah Kepala Bidang PSDM sembari menambahkan bahwa, pihaknya akan melanjutkan agenda tersebut mendatang. Lapak baca juga dii...

Kenalkan Sastra ke Pelajar, FAM Gelar Sosialisasi

DIPALU.COM – Forum Aktif Menulis (FAM) Sulawesi Tengah menggelar sosialisasi untuk mengenalkan sastra kepada para pelajar SMK Negeri 2 Palu dan SMA Negeri 1 Palu, Kamis (12/10/2017). Menurut Ketua FAM Sulteng, Loddy mengatakan sosialisasi ini bukan hanya mengenalkan sastra, namun juga mencari bakat-bakat terpendam dari para pelajar Sulteng. “Sosialisasi Sastra ini merupakan program kerja FAM yang ditujukan kepada pelajar SMA atau sederajat se Sulteng. Pada tahap awal, sosialisasi diadakan di kota Palu dan setelah itu akan berlanjut ke kabupaten-kabupaten di Sulteng lainnya,” ungkapnya. Di samping itu, katanya sosialisasi Sastra ini juga menjadi momen bagi FAM untuk mengajak para pelajar agar bergabung di wadah tersebut. Supaya mereka belajar menulis sastra dengan bimbingan langsung dari para Sastrawan profesional di Sulteng. Ia menjelaskan, karya tulis yang dihasilkan para pelajar nantinya akan dibukukan oleh Publishing FAM sendiri dan dipastikan memiliki International Stan...

Pengumuman Pemenang Lomba Menulis, Awali Kebangkitan Dongeng

FAMNEWS, Kediri - Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia telah merilis pemenang lomba menulis dongeng, Senin (16/10/2017) melalui website resmi www.famindonesia.com. Lantas, karya siapa saja yang terpilih sebagai naskah terbaik yang akan mewarnai dan menyusul kesuksesan buku antologi dongeng "Cerita dari Waktu ke Waktu" (2015) dan "Sangkar Kertas" (2016) itu? "Setelah membaca keseluruhan karya yang masuk ke meja redaksi dan berjumlah 121 naskah dongeng, kami telah mendapatkan naskah-naskah terbaik," ujar ketua panitia. Tim FAM Indonesia, lanjut Irfa, mengutus "Janji Seekor Tikus dan Semut" karya Marzuki Wardi sebagai naskah terbaik pertama. Sementara di posisi kedua ditempati oleh Denik Ayuk Nuramaliya dengan judul dongeng "Ramuan Ajaib". Sementara itu, terbaik ketiga berhasil dimenangkan oleh Rinda Tri Wahyuningsih dengan dongengnya yang berjudul "Pesona Negeri Meghana". Selain ucapan selamat, sebagai bentuk apresiasi da...

Penerbitan Buku Antologi Puisi Akrostik Bertema “Nama Orang yang Dicintai”

Yuk, bukukan naskah puisimu! [Penerbitan Buku Antologi Puisi Akrostik Bertema “Nama Orang yang Dicintai”] Dibuka: 15 Oktober 2017 Deadline: 20 November 2017 Puisi Akrostik adalah puisi yang huruf-huruf pangkalnya bila dibaca dari atas ke bawah membentuk nama orang, terutama nama penulisnya. Tapi boleh juga nama orang lain, atau nama-nama yang Anda kenal, misal nama gunung, nama kota, nama jalan, nama gedung, dan lain sebagainya.  Khusus penerbitan buku antologi puisi akrostik ini, FAM kembali mengajak Anda menuliskan puisi yang huruf-huruf pangkalnya membentuk nama orang yang Anda cintai; bisa nama ayah, ibu, suami, istri, guru, kekasih atau nama siapa saja. Karya Anda yang lolos seleksi akan dibukukan. Hanya dipilih 50 karya penulis! Bagaimana cara mengirim puisi dan diterbitkan di buku ini? Pertama, penulis umum (baik anggota FAM Indonesia maupun nonanggota), baik berdomisili di Tanah Air maupun di Mancanegara. Kedua, naskah puisi ditulis di microsof word 2003 a...