Dhiya Rainy, adalah nama pena dari gadis penyuka hujan ini. Lahir di sebuah desa terpencil dalam lingkup kabupaten Padang Pariaman pada tanggal 14 September 1996 dengan nama lahir Mardianis. Jauh sekali ya , dengan nama penanya. Yang penting ada kata “dia” sebagai nama panggilannya dari kecil. Penulis yang memutuskan merantau ke Jakarta pada akhir 2015 setelah menamatkan SMA-nya ini sama sekali tidak menyangka bisa terjun kedalam dunia tulis-menulis. Bahkan dari kecil ia tak pernah menyangka hobinya membaca novel, menulis puisi untuk tugas sekolah menjadi suatu hal yang ia banggakan sekarang. Di Ibu Kota inilah, ia mulai berani mempublikasikan tulisannya pada dunia, berani mengekspresikan apa yang dirasanya dalam bentuk tulisan. Selama sekolah bakat itu hanya dipendamnya, dengan alasan malu dan minder pada teman-temannya, nyatanya teman-teman yang membuatnya minder itu tak ada satu pun yang terjun ke dalam dunia literasi. Sekarang keberanian itu telah terkumpul, menjadika...
Komunitas Penulis, dari Pare untuk Dunia