Aku di lahirkan di daerah Sumatera Barat, tepatnya di bawah gunung merapi tahun 1971. Sewaktu kecil aku menyenangi permainan belajar mengajar seperti berperan jadi guru dan teman-temanku menjadi murid-murid. Aku suka membaca buku cerita anak-anak.
Semasa kuliah di Universitas Andalas aku aktif di organisasi kemahasiswaan, pernah menjadi ketua lembaga Perwakilan mahasiswa FISIP Univeristas Andalas. Aktif juga di bidang kepenulisan kampus, aku pernah menjadi redaktur pelaksanaan buletin Swa Sastra di fakultas Ilmu sosial dan Sastra Universitas Andalas Padang. Selain itu, suka menulis artikel di harian Sumatera Barat. Artikel bertemakan anak-anak dan fenomena sosial lainnya.
Setelah menamatkan studi S1, aku melanjutkan kuliah ke Universitas Indonesia program Studi Antropologi, dan bekerja tidak tetap sebagai konsultasi sosial pada proyek pemberdayaan perempuan ekonomi lokal di Kementerian Pemberdayaan Perempuan. Kuliah, bekerja namun Aku tetap suka menulis, menulis di berbagai media cetak. Karya-karya hasil tulisan pada harian korannya akhirnya di bukukan dengan judul, “Peradaban Masyarakat Indonesia.”
Tahun 2002, aku menamatkan studi S2 Antropologi dan terus bekerja sebagai dosen pendidikan Anak Usia Dini di Sekolah Tinggi Agama Islam Nida El Adabi Bogor. Aku aktif dalam kegiatan pendidikan Anak Usia Dini dalam pebinaan direktorat PAUD Depdiknas dan yayasan Qalbun salim Istiqlal. Ikut pelatihan pendidikan anak dan seminar pendidikan anak yang akhirnya aku dan suami bertekad mendirikan lembaga pendidikan anak mulai dari taman bacaan “Si Puti” dan institusi pendidikan “Griya Istiqlal” tahun 2004 di daerah Parung Panjang Bogor, daerah perbatasan antara propinsi Banten dan bogor propinsi Jawa barat yang merupakan daerah yang masih terbelakang dan hidup dalam lingkaran kemiskinan.
Lembaga tersebut dapat dikatakan sebagai lembaga penampung anak-anak yang ingin belajar dengan latar belakang keluarga berpendapatan rendah, kami menerapkan sistem bea siswa gratis bagi anak yang tidak mampu. Selain itu aku tetap masih senang menulis artikel pendidikan anak di buletin keluarga Badan pembinaan Keluarga, Ibu dan Anak. Alhamdulillah sampai hari ini, lembaga Griya Istiqlal tetap berjalan dengan baik dan semangat menulis tentang pendidikan anak tetap konsisten. Sekitar tahun 2002-2004 aktif di badan pembinaan Taman kanak-kanak Islam propinsi Banten. Di bawah ini adalah gambar lembaga PAUD Griya Istiqlal.
Tahun 2007, aku diterima menjadi dosen Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Universitas Negeri Padang dan aku pindah ke kota Padang. Sekolah pendidikan anak Griya Istiqlal tetap berjalan dengan pembinaan jarak jauh. Alhamdulilah lembaga itu tetap bertahan dengan kesederhanaannya yang berada di lingkungan masyarakat yang berpendapatan rendah.
Di Universitas Negeri Padang, salah satu mata kuliah yang diampu adalah Antropologi Pendidikan. Selain mengajar di Universitas Negeri Padang, aku mengajar di STIKIP ADZKIA, mata kuliah yang diampu Pendidikan Anak dalam Keluarga dan mata kuliah Kecerdasan Anak.
Selain kegiatan mengajar Di Universitas, aku aktif di yayasan amanah dan bersama-sama mendirikan rumah pintar Rasyidah yang sempat menjadi pemenang 3 Rumah pintar tingkat Nasional tahun 2010 dan aktif dalam program parenting ke daerah pelosok sumatera Barat seperti Dhamas Raya, Pasaman Barat dan solok Selatan. Aku juga aktif di forum Pendidikan anak Usia Dini Sumatera Barat, lembaga yang menaungi berbagai kebijakan PAUD di Sumatera barat.
Tahun 2018, Penulis menyelesaikan studi program doktor pendidikan di Univeritas Pendidikan Indonesia Bandung dengan fokus kajian pendidikan karakter anak melalui tradisi Khatam Quran di Sumatera Barat. Beberapa bagian dari disertasi tersebut ditulis dalam bentuk artikel yang dimuat pada jurnal ilmiah. Seperti jurnal Insan cita Jurnal akademika, jurnal Ta-dib dan jurnal sosial Nusantara, jurnal Socius, jurnal Harkat dan beberapa Proseding Internasional.
Semua karya-karya itu adalah dalam bentuk karya ilmiah, namun ada sisi lain yang perlu diungkapkan dengan nuansa “perasaan” dan seni yaitu bentuk novel yang berangkat dari kisah nyata seorang bunda-anak menuju sebuah cita cita berkhatam Quran, diskripsi budaya ritual khatam Quran itu dan kisah perjuangan penulisan sebuah disertasi yang bertemakan khatam Quran, maka lahirlah novel yang berjudul, “Khatam Quran for children.” [FAM]

Comments
Post a Comment