Skip to main content

PROFIL 75 PENULIS/PESERTA EVENT TER-AKTIF 2018 FAM INDONESIA; ROFIAH


Rofiah, atau dengan pemilik nama pena Schaaci ini lahir di Blitar 20 Juli 1991. Berasal dari keluarga seorang petani. Ia telah menyelesaikan sekolah menengah atas di tahun 2010. Perempuan dengan usia 27 tahun ini memiliki hobi menulis dan membaca. Hobi menulisnnya terlihat ketika ia duduk di bangku kelas IV sekolah dasar. Dari mulai menulis di majalah dinding sekolah hingga menulis puisi yang sengaja ia simpan untuk dirinya sendiri.

Setalah lulus sekolah dasar ia memutuskan melanjutkan sekolahnya dengan tinggal di sebuah pesantren di kotaBlitar. Pondok pesantren AS SALAM Jambe wangi di kecamatan Selopuro adalah tempat mengejarcita–citanya selama kurang lebih 6 tahun. Ia merasa hanya lewat tulisan ia mampu bercerita tentang hidupnya. Jauh dari keluarga, jauh dari kata mewah dan tidak memiliki banyak teman menjadikan kertas dan tinta adalah sahabat setianya.

Berbagai kegiatan banyak ia ikuti. Salah satu kegiatan yang membawa dirinya hingga saat ini mencintai dunia literasi adalah seminar jurnalistik sekabupaten kotanya di tahun 2007. Dari sebuah kegiatan jurnalistik itulah ia mendapat banyak pengalaman untuk terus mewujudkan mimpinya menjadi seorang penulis.

Takdir hidup berkata lain. Setelah kelulusan sekolah menengah atas di tahun 2010, ia memilih berhenti melanjutkan mimpinya. Pendidikan yang ia impikan terbatas oleh dana, dan memutuskan untuk menikah di usia muda. Dunia menulis serasa telah hilang dalam dirinya, dukungan dari keluarga pun seolah tak lagi ada, hingga ia memutuskan untuk mengubur semua citanya.

Tahun 2015 jalan hidup kembali ia temukan. Terbang ke negeri tetangga tepatnya negeri beton Hongkong ia memilih menjalankan sis acita–citanya. Di Hongkong ia seperti bangkit dan kembali menemukan keinginan yang sempat tertunda. Semakin berkembangnya teknologi dan komunikasi di mata dunia, ia kembali membuka cita–citanya menjadi seorang yang mampu memiliki karya untuk bangsa.

Berbagai event bersama Buruh Migran Indonesia ia ikuti. Salah satunya event menulis cerpen bersama IMWU (2016), seminar jurnalistik bersama TasaroGk (penulis buku Muhammad 2017) dan event yang diadakan oleh FLP Hongkong di tahun 2017 dan baru–baru ini. Selain di Hongkong ia juga mengikuti event di berbagai tempat. Salah satunya event menulis cerpen Suka Duka sekolah di UT (oleh PPMPI Publisher 2016), antologi puisi dan cerpen bersama FAM Indonesia di tahun 2017, dll.

Impiannya tidak berhenti sampai di situ. Keinginannya untuk bias terus mewujudkan sebuah karya tunggal semakin ia gali. Di bulanOktober 2017 ia berhasil menyaleseikan novel pertamanya berjudul DentangWaktu (Mazaya Publishing House) dan mendapat banyak apreasi dan dukungan dari keluarga maupun orang-orang di sekitarnya. Semangatnya semakin besar ketika ia benar–benar menekuni dunia literasi meski ditengah–tengah pekerjaan yang ia kerjakan.

Di bulan April 2018 ia berhasil melahirkan kembali karya keduanya melalu itulisan non fiksi dengan judul Sukses Bekerja Dengan Hati (PPMPI Publisher) dan lagi–lagi mendapat sambutan hangat oleh para pembacanya. Kini waktu istirahatnya hanya ia gunakan untuk terus mengembangkan dunia literasi dan kembali menyeleseikan karya–karya selanjutnya, juga dengan menekuni dunia photography yang kini tengah ia jalani. [FAM]

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...