Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2012

Yuk, Mengenal Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia

FAM INDONESIA Silakan profil ini dibaca dan dipelajari. Didalamnya sudah dilengkapi info seputar Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia. Kami harapkan Anda bergabung dalam wadah kepenulisan nasional ini. Kita bersilaturahim dan berbagi ilmu kepenulisan bersama penulis-penulis lainnya yang tergabung dalam wadah FAM Indonesia.

Dua Penulis Muda Indonesia Terbitkan Buku Cerpen “Fesbuk”

PRESS RELEASE Sabtu, 28 April 2012 PARE, KEDIRI – Dua penulis muda Indonesia Aliya Nurlela (Malang) dan Muhammad Subhan (Padangpanjang) berkolaborasi menerbitkan antologi cerpen karya mereka berjudul “Fesbuk” (LeutikaPrio, Maret 2012). Terbitnya buku cerpen ini bermula dari persahabatan mereka lewat jejaring sosial bernama facebook.

Ulasan Cerpen “Sebuah Penantian” karya Joey Pengganti Wiro (Anggota FAM Wilayah Bandung)

JOEY PENGGANTI WIRO Siang ini FAM Indonesia mengulas cerpen karya Joey Pengganti Wiro (Anggota FAM Wilayah Bandung). Judulnya “Sebuah Penantian”. Ceritanya berkisah tentang seorang pemuda berlibur ke kampungnya dan memilih aktivitas berburu untuk menghalau jenuh. Maka, iapun pergi ke hutan dengan membawa sepucuk senapan angin. Namun sepanjang perjalanan ia tak menemukan hewan buruan. Hutan benar-benar lengang.

Lomba Cipta Cerpen dan Cipta Puisi Tingkat Nasional 2012

FAM INDONESIA Deadline: 15 Agustus 2012 Pengumuman Pemenang: 1 September 2012 FORUM AKTIF MENULIS (FAM) INDONESIA menggelar Lomba Cipta Cerpen dan Cipta Puisi tingkat Nasional 2012 dengan melibatkan seluruh anggota FAM INDONESIA yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Lomba ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat menulis sekaligus memberikan apresiasi terbaik kepada penulis-penulis muda Indonesia berbakat. Lomba ini juga terbuka untuk umum dengan syarat peserta yang mengikuti lomba telah terdaftar sebagai anggota FORUM AKTIF MENULIS (FAM) INDONESIA. Ketentuan/kriteria Lomba Cipta Cerpen dan Cipta Puisi sebagai berikut: 1. Peserta adalah Warga Negara Indonesia, termasuk yang berdomisili di luar negeri, tidak dibatasi umur (Pelajar, Mahasiswa, Guru, Umum, dll) 2. Peserta lomba harus terdaftar sebagai anggota FAM INDONESIA dengan melakukan registrasi keanggotaan kepada Sekjen FAM INDONESIA, Aliya Nurlela (Hp. 0812 5982 1511) . Atau add facebook “ALIYA NURLELA”....

Ulasan Artikel Karya Arbi Syafri Tanjung (Bukittinggi)

ARBI SYAFRI TANJUNG ~Diposting tanpa editing FAM Indonesia Delapan Puluh Tujuh Tahun Pramoedya Ananta Toer 6 Feb 1925-2012 Menoleh Sejenak Kepenulisan Pramoedya Ananta Toer Oleh: Arbi Syafri Tanjung Jasad dan raganya telah menyatu dengan tanah dan bumi tempat dia bersuara, berjuang dan bertahan, sekaligus negara tumpah darah yang selalu dia percikan cinta padanya, yaitu Indonesia. Lima tahun lalu, Minggu 30 April 2006 ketika sebagian anak kecil dikota besar dan pelosok mengisi waktu liburnya dengan mempelototi program kartun Doraemon atau kartun lainnya. Jam dinding menunjukkan pukul 08.55 WIB, ruang bathin orang sekelilingnya terusik dan terhenyak. Mungkin juga ruang bathin Indonesia, karena pagi itu Pramoedya Ananta Toer yang lebih sering disapa Pram, sastrawan Tierra Humana atau sastrawan Bumi Manusia menghembuskan nafas terakhirnya, pergi meninggalkan Bumi Manusia yang dia huni.

Ulasan Puisi karya Rila Muspita

RILA MUSPITA Puisi RILA MUSPITA, calon anggota FAM wilayah kota Padang, Sumatera Barat (dicopy dari tulisan asli tanpa editing): “Aku pun Mengharap Ridho-Nya” (Padang, 28 September 2011) Sesampai pada saat perjumpaan yang berujung duka Sesal tertinggal bila asrat tak disampaikan Mengalun indah pada bait-bait kebisuan Menggema dalam jiwa yang terus berguman

Desri Erniza, Bertekad Menulis Sepanjang Hayat

DESRI ERNIZA Desri Erniza, lahir di Solok pada tanggal 26 Desember 1986. Kini ia berdomisili di Padang. Ia adalah seorang wanita yang sangat mencintai dunia tulis menulis. Kecintaan itu dibuktikannya dengan menuliskan lembaran-lembaran curhatnya sejak ia mulai duduk di kelas 4 Sekolah Dasar, semenjak ditinggal oleh ayah kandung tercinta. Wanita yang pernah menempuh pendidikan di STIE Dharma Andalas Padang ini, sangat terobsesi suatu saat kelak menjadi seorang penulis hebat. Saat kuliah meski tidak fokus menulis, tetapi obsesinya itu tidak pernah pudar. Demikian pula ketika telah menjadi seorang karyawan di perusahaan swasta, keinginan menjadi seorang penulis semakin menggebu. Hingga terjadi pertentangan batin dalam dirinya. Pilihannya adalah memutuskan keluar dari pekerjaannya dan berniat fokus menulis. Untuk menjadi seorang penulis, yang bisa menghasilkan karya yang disukai orang banyak sekaligus menghasilkan materi dari hasil menulis. Meski, keputusan itu ditentang oleh ...

Ulasan Cerpen “Tanpa Restu Ibu” karya Desri Erniza (Padang)

DESRI ERNIZA Mendapat restu ibu adalah harapan semua anak. Restu ibu adalah kekuatan, doa, juga harapan. Anak-anak yang memperoleh restu ibunya tidak mudah galau. Ia akan berjalan santai mengejar cita-citanya. Mematuhi ibu adalah tuntunan agama, agar anak tidak dianggap durhaka. Nabi menasehati, “surga di bawah telapak kaki ibu”. Tapi apa yang terjadi bila anak tidak mendapat restu ibunya seperti yang dihadapi tokoh “Aku” dalam cerpen karya Desri Erniza ini? Tersebutlah ibu tokoh “Aku” dulunya seorang pekerja keras, tegar, tidak pernah mengeluh, tak kasar kepada anak-anaknya dan menunjukkan kasih sayang yang berlebih. Tetapi semua itu tiba-tiba hilang ketika kehidupannya sudah mulai mapan terutama setelah memiliki dua orang menantu. Setelah tokoh “Aku” bergelar sarjana muda (A.Md), sang ibu mulai berubah sikapnya khususnya terhadap tokoh “Aku”. Sang ibu menginginkan tokoh “Aku” bekerja di sebuah perusahaan dengan gaji mapan. Sang ibu sangat berharap diberikan uang rut...

Telah Terbit, Buku Cerpen “FESBUK” karya Pengurus FAM Indonesia

Judul: FESBUK Penulis: Aliya Nurlela & Muhammad Subhan Kategori: Antologi Cerpen ISBN: 978-602-225-354-9 Terbit: Maret 2012 Tebal: 139 halaman Harga: Rp. 33.400,00 Fesbuk (facebook) diibaratkan makhluk yang dapat menyaksikan tingkah polah manusia dari berbagai belahan dunia. Dunia seolah terbentang di mata si fesbuk. Ia bisa ikut tertawa, terharu, tersenyum, menangis hingga kecewa. Ada banyak tingkah manusia yang menyebalkan, yang disaksikannya setiap saat. Hingga, membuatnya ingin memblokir orang–orang menyebalkan tersebut. Tapi apalah daya, ia hanyalah alat yang ditugaskan bosnya Mark Zuckerberg untuk menyaksikan para ‘fans’-nya di seluruh dunia, tanpa bisa melakukan pemblokiran. Begitu pula, ia akan ikut bahagia dan terharu melihat para pemakainya mendapat kebahagian setelah memakai jasanya. Satu sisi, kontroversi haram membuat si fesbuk tidak tenang. Ia minta untuk tidak dihakimi atas terjadinya berbagai kejahatan, tipu menipu, perceraian yang terjadi setel...

Ulasan Cerpen “Aku Lesbi?” karya Emma Kaze

FAM INDONESIA VIVIE anak semata wayang Pak Burhan. Ia mendapat perlakuan istimewa di rumah. Kasih dan sayang sang papa berlebihan sehingga apapun yang diminta Vivie diberi. Vivie tidak pernah mendapat belaian kasih sang mama. Papanya seorang single parent. Walaupun demikian, Pak Burhan tidak menginginkan putrinya terjerumus kepada pergaulan bebas di luar rumah. Setiap waktu Pak Burhan menasihati Vivie agar ia berhati-hati dalam bergaul. Di televisi, Pak Burhan sering melihat berita tentang penangkapan remaja karena narkoba, pemerkosaan dan free sex. Wajar saja bila Pak Burhan was-was terhadap Vivie. Walau sering mendapat nasihat dari sang papa, Vivie sering keluar malam. Ia dugem bersama teman-teman sekolahnya. Bahkan pernah sampai pulang pagi. Papanya hanya menegur dan mengingatkan saja. Pak Burhan tidak sampai hati memarahi putrinya itu. Tapi apa yang terjadi kemudian? Suatu hari Vivie pulang dalam kondisi tak sadarkan diri. Dia dibopong teman-temannya di pagi buta. Parahn...

Ulasan Cerpen “My Love Black Berry” karya Rahimah Ib

Rahimah Ib Hari ini, FAM Indonesia menerima kiriman sebuah cerita pendek dari anggotanya, Rahimah Ib (Medan). Cerpen itu berjudul “My Love Black Berry”, bercerita tentang seorang gadis bernama Weni yang kehilangan BB (black barry) lantaran terjatuh dari saku seragam sekolahnya saat ia hendak mengikat tali sepatunya yang lepas. Yang naas, setelah jatuh, BB itu diinjak Resti teman sekelasnya sehingga bertambah hancur bentuknya.

Ulasan Cerpen “Pelajaran” karya Mar’atun Najla Al-Faiq (Jombang)

Mar’atun Najla Al-Faiq Pagi ini FAM Indonesia tergoda membaca cerpen berjudul “Pelajaran” karya Mar’atun Najla Al-Faiq, siswi kelas 8e MTs Negeri Jombang, Kauman, Jawa Timur. Cerpen ini bercerita tentang seorang gadis remaja bernama Hana yang semula enggan memakai jilbab seperti halnya sang mama yang berjilbab. Alasan Hana, memakai jilbab atau tidak itu adalah pilihan dirinya. Hana merasa dirinya sudah dewasa untuk menentukan yang terbaik dalam hidupnya.