Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2019

Profil Penulis: Siti Sarah (Penulis Buku Puisi Terpilih Terbit Gratis Tahap Empat di FAM Publishing Berjudul “Terlahir dari Secangkir Puisi”)

Siti Sarah lahir di Karawang 10 Agustus 1995. Aktif bergiat di Sanggar Sastra Purwakarta. Alumnus prodi Hukum Ekonomi Syariah UIN Walisongo Semarang ini juga Aktif di Lembaga Pers Mahasiswa Justisia, PMII Rayon Syariah, Basmalah (Buletin Santri Ma’had Al-Hikmah) dan nyantri di Pondok Pesantren Puteri Tahfidzul Quran Al-Hikmah Tugurejo Tugu Semarang. Penulis sering mengikuti sayembara sastra khususnya puisi dari tingkat provinsi hingga Nasional.  Beberapa karya puisi dan essainya termuat dalam Liksa (Lingkar Kajian Sastra) terbitan Justisia, majalah Justisia dan beberapa puisinya tersebar dalam antologi puisi bersama milik penerbit Oksana, Dasta media, Rasibook, Forum Aktif Menulis (FAM), Prasasti Kasih, Yayasan Hari Puisi Indonesia dan beberapa penerbit lain. [FAM]

Tanpa Laptop Tulisan pun Jadi

Oleh: Gunawan Tak sedikit teman saya yang ingin punya karya tulis dan bahkan buku. Namun, ada saja alasan yang membuat mereka itu tak kunjung mewujudkan impian tersebut. Salah satu alasan yang kerap saya dengar, adalah tak punya laptop. Padahal, jika seseorang benar-benar ingin punya karya tulis dan buku, alasan semacam ini tak akan mungkin dilontarkan. Mengapa? Sebab, masih banyak media lain yang bisa digunakan untuk menelurkan tulisan demi tulisan. Masih banyak alat bantu lain yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan buku demi buku. Anda bisa memanfaatkan buku tulis dan pulpen untuk merangkai kata dan kalimat. Ya, jika tak punya laptop pribadi, gunakan saja buku tulis. Tulis saja di situ, sedikit demi sedikit. Nanti kalau sudah dirasa naskah telah cukup, boleh pinjam komputer/laptop teman untuk kemudian diketik lagi tulisan tangan tersebut. Atau, boleh juga Anda memanfaatkan warung internet.  Saya sendiri sudah pernah melakukan hal semacam ini. Buku solo saya yang pe...

Terbukanya Jendela Dunia

(Reportase FAM Surabaya) "Lebih suka lihat mana, jendela yang tertutup atau terbuka tirainya?" tanya Kak Yudha dari FAM Surabaya kepada 40 siswa kelas 5 SD Santa Theresia 2. "Yang terbuka," jawab anak-anak. "Mengapa?" tanya Kak Yudha kemudian. "Karena bisa lihat pemandangan di balik jendela," jawab sebagian siswa. "Juga ada cahaya luar yang masuk," begitu pendapat siswa lainnya. "Nah seperti itu juga dengan buku. Buku yang tak pernah dibaca seperti jendela tertutup tirai. Beda dengan buku yang dibaca. Jadi, membaca buku berarti membuka jendela dunia. Terbukanya jendela dunia akan membuat kalian bisa mengetahui banyak hal." Itulah gambaran kampanye budaya literasi yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur bekerjasama dengan FAM Surabaya pada hari Senin pagi, 27 Mei 2019. Dibuka dengan sosialisasi keberadaan Perpustakaan Provinsi oleh Kak Tono dan rekan-rekannya, kampanye dilanjutkan oleh Kak Ev...

Profil Penulis: Novi Handra (Penulis Buku Puisi Terpilih Terbit Gratis Tahap Empat di FAM Publishing Berjudul “Segelintir Dapur Hari”)

Novi Handra S.Pd.I, Anak bungsu (ke- tiga) dari Kaharudin dan Murni setelah Desmawarni dan Asril ini lahir dan dibesarkan di Limo Kampuang, Sungai Pua, Agam, 27 November 1988. Ia merupakan alumni IAIN Bukittinggi dengan jurusan PAI yang memiliki hobi membaca dan menulis. Selain kecintaannya terhadap bidang keagamaan ia juga menekuni dunia literasi secara otodidak. Saat ini ia berprofesi sebagai guru PAI di SD Islam Raudhatul Jannah Payakumbuh Sumatera Barat. Karena cintanya terhadap dunia literasi, ia juga aktif melatih dan membimbing peserta didiknya dalam kegiatan ekstrakurikuler Cipta dan Baca Puisi serta Cipta Syair. Puluhan tropi telah diraih sejak 2015 baik tingkat Kota, Propinsi dan Nasional bahkan setiap tahunnya kejuaraan di tingkat Nasional dalam ajang KPCI, OSEBI, LITERASI, dan PORSADIN. Selain berhasil membimbing banyak peserta didik menjadi Sang Juara sampai Nasional, ia juga telah memenangkan berbagai event menulis dan membaca puisi serta menulis karya tulis ilmi...

Profil Penulis: Rusdi El Umar (Penulis Buku Puisi Terpilih Terbit Gratis Tahap Empat di FAM Publishing Berjudul “Setajam Rindu Abandira”)

Rusdi El Umar lahir dan besar di Kota Sumenep Madura. Suka membaca dan menulis sejak duduk di bangku SMP. Hingga kemudian mencoba lebih menekuni dunia menulis di awal tahun 2013 dan sempat menerbitkan buku pertamanya “Menjadi Guru Yang Kreatif, efektif, dan Menyenangkan,” sebuah kumpulan artikel tentang pendidikan yang sebagian di antara artikel di dalamnya dimuat di media massa, Jurnal Pendidikan Disdik Sumenep. Seterusnya beberapa buku antologi, baik cerpen, puisi, dan artikel, serta sebuah novelit bergendre anak-anak. Berikut beberapa buku yang sempat diterbitkan: Menjadi Guru Kreatif, Aplikatif, dan Menyenangkan, Penerbit: CV Bisnis Mulia Kinsultama, Mei 2013, ISBN: 997-602-1522-01-1;Menghujat Tuhan; Penerbit: Ihya Press, Juli 2015; ISBN: 978-602-389-005-7; Keluarga Sumekar; Tadarus Kerinduan (Antologi Puisi); Penerbit, Ihya Press, April 2015; ISBN, 978-602-0937-73-1; Rahasia Cinta Awet Muda (Memahami Pasangan Agar Bahagia); Penerbit, Pustaka Jingga, Juli 2013; ISBN, 978-602-7...

Lomba Cipta Puisi Bertema “Membungkus Mimpi” Berhadiah Uang Tunai + Voucher Pulsa

100 Naskah Terpilih Dibukukan! Dibuka: 25 Mei 2019 Deadline: 25 Juni 2019 Yuk, segera kirimkan naskah terbaikmu, berhubung penerimaan naskah hanya 30 hari.  SYARAT & KETENTUAN LOMBA 1. Peserta terbuka untuk umum tanpa dibatasi usia, baik di Indonesia maupun luar negeri. 2.Peserta mengirimkan maksimal 2 (dua) puisi. Puisi bertema “Membungkus Mimpi”. 3. Panjang naskah puisi maksimal 1 (satu) halaman, cukup 1 (satu) spasi. 4. Naskah diketik di microsoft word 2007, font Times New Roman ukuran 12, jarak 1 spasi, panjang maksimal 1 (satu) lembar ketikan. 5. Naskah original, belum pernah terbit di media mana pun (termasuk website, blog dan media sosial) 6. Naskah dilampirkan biodata narasi, foto diri, alamat email, dan nomor kontak yang dapat dihubungi. 7. Naskah dikirim ke email: : lombafamindonesia@gmail.com. Subjek email: Lomba Puisi Arti Kehidupan_Nama Penulis. Paling lambat diterima tanggal 25 Juni 2019. (Tidak ada tanya-jawab naskah sudah keterima/belum)....

Ketua FAM Indonesia Cabang Bosowasi Didaulat Baca Puisi dan Juri

Tepatnya 19 Ramadan, Jumat, 24 Mei 2019, telah digelar Lomba Pementasan Musikalisasi Puisi. Kegiatan bertajuk Senandung Sajak 2019 dan digelar oleh Mahasiswa Semester VI Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP Universitas Puangrimaggalatung. Salah satu juri yang diundang yakni Ketua Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Cabang Bosowasi, Muhsyanur Syahrir. Selain didaulat sebagai dewan juri, ia juga diberikan kesempatan untuk membaca puisi. Sekadar diketahui, kegiatan ini diketuai oleh Indo Tenri Angka. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari panitia pelaksana, kegiatan pementasan ini digelar sebagai salah satu prasyarat untuk melulusi salah satu mata kuliah yang dibina oleh Jumadi, S.Pd., M.Pd. Kegiatan dilangsungkan di Pelataran Kantor Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Puangrimaggalatung, Sengkang, Kabupaten Wajo-Sulawesi Selatan. Kegiatan pun dibuka langasung oleh Dekan FKIP, Dr. H. Muhammad Basir, M.Pd. Hadir pula dalam kegiatan ini yait...

Aliya Nurlela Rilis Novel Remaja Terbaru “Ketua Gank Tupai Putih Abu”

Kediri_FAMNews. Aliya Nurlela kembali melahirkan buah karyanya, sebuah novel remaja bertajuk “Ketua Gank Tupai Putih Abu”, yang berkisah tentang Gank Tupai Putih Abu dengan kejahilan-kejahilannya menganggu tokoh Al. Perseteruan, permusuhan, hingga persaingan sempat terjadi antara tokoh Al dan anggota Gank Tupai. Walau kemudian di akhir cerita, terjadi persahabatan yang indah. Kisah ini bergulir di tahun 90-an dengan latar cerita di SMAN 3 Ciamis, tempat di mana penulis pernah menimba ilmu.  Diakui Aliya Nurlela selaku penulis beberapa judul novel, bahwa novel ini adalah novel remaja kedua yang telah terbit. Novel sebelumnya, “Memori Angkot 08” sudah terbit April 2018. Disusul novel “Ketua Gank Tupai Putih Abu” yang diterbitkan oleh FAM Publishing bekerjasama dengan DEM Media dengan tebal 150 halaman lebih. Selama kurun waktu 2018 sd 2019, Aliya telah menerbitkan 10 judul novel. “Yang unik dari penulisan novel ini, saya tersambung lagi dengan anggota Gank Tupai. Di mana ketu...

Pengumuman Pemenang Lomba Cipta Puisi Bertema “Arti Kehidupan”

Selamat Anda jadi Pemenang! Pengurus Pusat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, 24 Mei 2019, mengumumkan Pemenang Lomba Cipta Puisi Bertema “Arti Kehidupan”. Setelah membaca keseluruhan naskah (300-an naskah puisi), memilih naskah-naskah terbaik, maka Tim FAM Indonesia memutuskan nama-nama dan judul puisi pemenang sebagai berikut: JUARA 1 Ferril Irham Muzaki (Malang) Judul Puisi: Kehidupan di Asteroid JUARA 2 Desma H (Bandarlampung) Judul Puisi: Tempat di Ruang Sunyi JUARA 3 Bella Safira Rj (Sijunjung) Judul Puis: Dimana Waktu Memang Seharusnya Berlalu SELAMAT KEPADA PARA PEMENANG! SEBAGAI tanda apresiasi dan penghargaan, FAM Indonesia memberikan hadiah sebagai berikut: TERBAIK 1: Uang Tunai Rp150.000 + Voucher Pulsa + Naskah dibukukan + Piagam Penghargaan TERBAIK 2: Uang Tunai Rp100.000 + Voucher Pulsa + Naskah dibukukan + Piagam Penghargaan TERBAIK 3: Uang Pembinaan + Voucher pulsa + Naskah dibukukan + Piagam Penghargaan FAM Indonesia juga akan membu...

Ketua Gank Tupai Putih Abu

Judul: Ketua Gank Tupai Putih Abu Penulis: Aliya Nurlela Kategori: Novel Remaja ISBN: 978-602-335-488-7 Terbit: April 2019 Tebal: viii + 145 hal; 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Al adalah seorang gadis remaja SMA, yang selalu jadi korban ‘gangguan’ ketua Gank Tupai Putih Abu, Ocid dan keempat anggotanya; Harry, Dandy, Hen, dan Heryan. Mereka terbiasa bersuit-suit dan bersikap menggoda, setiap Al lewat pulang sekolah. Otomatis hal itu membuat Al jengkel, emosi dan sering cemberut. Al sakit gigi, hingga harus memakai salonpas di pipi. Sontak, keusilan si ketua gank dan anak buahnya makin menjadi. Ocid yang sejak awal kenal, selalu bersikukuh memanggil Al dengan nama Nurlela, ramai-ramai dengan keempat anak buahnya menyanyikan lagu ‘Nurlela’ yang saat itu sedang hits. Perseteruan antar Al dan Gank Tupai Putih Abu makin meruncing, memanas, guru BP-pun turun tangan hingga guru BP menugaskan Al memimpin baris-berbaris Gank Tupai Putih Abu. Al protes...

Penerbitan Buku Antologi Puisi Bersama Bertema "Seruling Cinta"

Yuk, terbitkan buku puisi bersama! GRATIS! [Puisi Bertema “Seruling Cinta”] Dibuka: 20 Mei 2019 Deadline: 15 Juni 2019 Karya Anda yang lolos seleksi akan dibukukan secara gratis. Hanya dipilih 35 karya penulis! Bagaimana cara mengirim puisi dan diterbitkan di buku ini? Pertama, penulis umum (baik anggota FAM Indonesia maupun nonanggota), baik berdomisili di Tanah Air maupun di Mancanegara. Kedua, naskah puisi ditulis di microsof word 2003 atau 2007, ukuran kertas kuarto A4, jenis huruf Time New Roman, ukuran huruf 12. Ketiga, panjang naskah tiap puisi maksimal 1 (satu) halaman, cukup 1 (satu) spasi. Keempat, masing-masing peserta mengirimkan  1 (satu) judul puisi bertema “Seruling Cinta”. Kelima, di bawah naskah mencantumkan profil penulis dalam bentuk narasi (maksimal 10 baris) serta foto diri, dan mencantumkan alamat domisili, email dan nomor telepon yang dapat dihubungi. Keenam, naskah dikirim ke email: aishiterumenulis@gmail.com. Subjek email: Event Seruli...

Pengumuman 25 Naskah Terpilih Lomba Cipta Puisi Bertema “Arti Kehidupan"

Salam literasi. FAMili, hari ini Rabu, 22 Mei 2019 FAM Indonesia mengumumkan 25 naskah terpilih Lomba Cipta Puisi Bertema “Arti Kehidupan”. Setelah sebelumnya tim juri menyeleksi 300-an  naskah dan mengumumkan 127 nominator yang naskahnya dibukukan, maka terpilihlah 25 naskah terpilih yang berkesempatan menjadi juara 1, 2, 3. Ke-25 naskah tersebut adalah: Update berdasarkan urutan huruf Abjad A-Z 1.             Adrian Syah Abidin, Yogyakarta (Bahagia dalam Sendu) 2.             Aghnia Nur Ziyan, Purwokerto (Hidup Bersama Angin) 3.             Agus Yulians, Karanganyar (Mencari Tuhan) 4.             Aji Itasda, Mandailing Natal (Yang Terdalam) 5.             Alan Zakiya, Jember (Hidup Sang Pengangguran) 6.             Bella Safira Rj, Sijunjung (Dimana Waktu Memang Seharusnya Berlalu) 7. ...

Pengumuman Nominator Lomba Cipta Puisi Bertema “Arti Kehidupan"

Salam literasi. FAMili, hari ini Senin, 20 Mei 2019 FAM Indonesia mengumumkan 127 Nominator Lomba Cipta Puisi Bertema “Arti Kehidupan”. Setelah tim juri menyeleksi 300-an naskah, maka terpilihlah 127  naskah nominator yang berkesempatan menjadi juara dan akan dibukukan. Meskipun tim juri menemukan banyak naskah yang bagus dan layak dibukukan, namun juri harus membatasi hanya 127 naskah terbaik yang dibukukan. Naskah-naskah ini akan diterbitkan dalam satu judul buku. Judul utama buku yang akan dipilih adalah judul puisi juara 1 (satu). Ke-127  naskah tersebut adalah: Update berdasarkan urutan huruf Abjad A-Z 1.             Abimanyu Hanggara Y.P, ? (Meretas Rapuh) 2.             Aditya Irvansyah, Jakarta (Teruslah Berjalan) 3.             Adrian Syah Abidin, Yogyakarta (Bahagia dalam Sendu) 4.             Aghnia Nur Ziyan, Purwokerto (Hidup Bersama An...

Profil Penulis: Tito Nurdiyanto (Penulis Buku Puisi Terpilih Terbit Gratis Tahap Empat di FAM Publishing Berjudul “Ritus Cinta yang Berserak”)

Tito Nurdiyanto, begitulah nama agung yang disematkan oleh kedua orangtuanya ketika dilahirkan. Lulusan S-1 Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sriwijaya Palembang (2017) dengan predikat ‘Dengan Pujian’ ini  sedang menempuh Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Bersubsidi Kajian Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sriwijaya Palembang 2018/2019 dengan Beasiswa Kemenristekdikti. Laki-laki yang mudah bergaul dan supel ini lahir di Musi Banyuasin (Sumatera Selatan), 20 Desember 1995. Putra sulung empat bersaudara dari pasangan Karsiyanto & Nurwiyanti ini adalah alumnus SD Negeri 1 Sumber Harum (2007), SMP Negeri 2 Bayung Lencir (2010), & SMA Negeri 2 Unggul Sekayu (2013). Memiliki adik-adik yang luar biasa bernama Ria Nurjanah (Jurusan Psikologi Universitas Bina Darma Palembang), Ghufron Nur Ridwan (Kelas V SD), & Dyva Rara Nur Rahmah (Kelas III SD). Sejak kecil, ia memang sudah menyukai dunia bahasa dan sastra. Ketika SD pernah menjadi Juara 3...

Mengeja Waktu

Judul: Mengeja Waktu Penulis: 19 Penulis Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-335-478-8 Terbit: April 2019 Tebal:  58 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 70.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Alfina, S.Si, Annisa Hasanah, Aria Titi, Cahyani Mugiarti, Dhiya Rainy, Dwi Fathurrohmah, S.Sos, Erina Budi Purwantiningsih, Ferry Dermawan, Hesti Dwi Rachmawati, Laras Sekar Seruni, Melyani Dwi Astuti, Nandar Ramdani, Nur Dahira, Raden Rita Maimunah, Ri Ramaya (Riri Maretta. R), Siti Nur Komariah, Ulis Fajar Istyaningsih, Wira Sukma, Zakiya Zulfa Rahmah. Waktu, satu kata beragam makna. Waktu tidak hanya tentang detik menit jam. Waktu tidak hanya persoalan angka, tapi juga kenangan. Hanya dengan waktu, luka hati bisa tersembuhkan. Bersama waktu, kita bisa melangkah ke depan dan melupakan yang di belakang. Oleh waktu, kita akan tahu arti kehidupan yang sebenarnya. Mungkin masih ada banyak lagi definisi waktu berdasarkan perspektif setiap orang. Oleh karena itu FAM Publishing ...

Passanderang Hill

Judul: Passanderang Hill Penulis: Osella Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-420-7 Terbit: April 2019 Tebal:  178 hal; 14 x 21 cm Harga: Rp50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Saat itu Lina, Nurul, dan Masriani sedang membaca. Mereka sesekali menengok keluar jendela. Jendela itu pada mulanya adalah jendela kaca, tetapi kaca jendela itu telah lama tidak ada. Ada yang mengatakan kena lemparan dari hutan. Asrama mereka berdampingan dengan hutan. Sesekali, pada malam hari terdengar suara ranting patah dan gemerisik dari hutan itu. pada awalnya suara-suara itu membuat para santri ketakutan. “Kenapa Kak Sri belum muncul?” kata Lina seraya menutup bukunya. Tidak ada yang menjawab. Nurul bahkan meringkuk di selimutnya bersama Masriani. Asrama Zainab berada agak jauh dengan asrama lainya. Ada celah kosong yang memisahkan asrama itu dengan asrama lianya. Tok...tok...! Suara ketukan pintu membuat ketiga santri itu saling pandang. Tidak ada yang berani bangun me...

Update Final Peserta Lomba Cipta Puisi Bertema “Arti Kehidupan”

Jumat, 17 Mei 2019 Update berdasarkan urutan huruf Abjad A-Z [Penerimaan Naskah Sudah Ditutup] 1.               Abimanyu Hanggara Y.P, ? (Meretas Rapuh) 2.               Aditya Irvansyah, Jakarta (Teruslah Berjalan) 3.               Adrian Syah Abidin, Yogyakarta (Bahagia dalam Sendu) 4.               Adrian Syah Abidin, Yogyakarta (Syukur para Pecundang) 5.               Aghnia Nur Ziyan, Purwokerto (Hidup Bersama Angin) 6.               Aghnia Nur Ziyan, Purwokerto (Pena Hidup) 7.               Agit Yunita, Bantul ...