Skip to main content

Mengulik Cerpen Cinta Semusim dan Agus Yulians


Sejak ditetapkan FAM Indonesia sebagai juara I lomba menulis cerpen bertema Ibuku Surgaku, Agus Yulians, pria kelahiran Karanganyar 27 Juli 1987 itu tentu merasa lebih lega. Agus pun ketika dihubungi Tim FAM, dengan santai bercerita tentang proses kreatif penulisan cerpen yang berhasil dimenangkannya. Agus menuturkan, ide awal dalam cerpen Cinta Semusim ia dapatkan melalui pengembaraan imajinasi.

Dia mencoba meliarkan imajinasi yang ada dalam pikiran, agar hasil dari cerita ini berbeda dan mengejutkan untuk pembaca. Agus pun ingin mengangkat sebuah tema cinta tapi memiliki nilai sendiri. ”Sebab selama ini ketika menulis yang bertemakan Ibu dan surga, pasti hanya berputar dalam dunia sikap bakti seorang anak pada ibunya. Aku ingin menampilkan sesuatu yang berbeda;  antara cinta dan telepati rasa seorang ibu, begitu penulis Perjamuan Kopi Di Kamar Kata ini berujar.

Ibu, lanjut Agus, bukan hanya pemberi restu. Namun ibu juga memiliki masa lalu yang perlu diangkat. Di cerpen Cinta Semusim ini, kekuatan masa lalu seorang ibu aku munculkan lebih kuat di hati pembaca. Judul Cinta Semusim merupakan salah satu judul yang menarik dan memiliki nilai jual tersendiri.  “Aku tidak tahu juga kenapa dalam pikiranku muncul begitu saja judul Cinta Semusim ini. Aku sangat suka sekali perpaduan antara cinta dengan waktu tertentu yang bertalian dengan iklim. Menurutku itu suatu hal yang menarik, ungkap pemilik lapak buku Agus Yulians di Dusun Ngemplak, Karanganyar, Jawa Tengah itu. 

Cinta Semusim merupakan sebuah gambaran realita kehidupan yang Agus kemas dalam fiksi. Kita dapat mengambil hikmah. bahwa tidak ada cinta yang abadi tanpa restu seorang ibu. Ibu dapat melihat lebih jernih dengan rasa tentang seseorang yang kita cintai. Apakah pantas untuk menjadi pendamping hidup kita atau sebaliknya.

Cinta semusim merupakan lomba menulis FAM Indonesia kedua yang ia ikuti. Sebelumnya Agus sempat mengikuti lomba menulis puisi dari FAM. Cerpen Cinta Semusim ini sendiri memang sudah lahir sebelum lomba menulis cerpen bertema Ibuku Surgaku digaungkan oleh FAM Indonesia di beberapa laman daring. “Kebetulan saja tema yang diangkat sesuai dengan cerpen yang aku tulis. Salah satu yang membuat saya tertarik dalam mengikuti lomba ini adalah hadiahnya, hehe. Sebenarnya aku hanya coba-coba saja. Kalau rezeki pasti tidak akan ke mana, tutur Agus.

Agus selama ini memang bergelut di banyak kegiatan literasi. Beberapa organisasi literasi seperti Forum Lingkar Pena, Komunitas Sastra dan lain sebagainya menuntut tanggung jawabnya untuk mengembangkan budaya literasi di Karanganyar. Agus pun kerap mengisi workshop menulis kreatif. Selama bergelut di dunia kepenulisan sudah lahir buku-buku antologi maupun tunggal, baik puisi, cerpen dan esai. Ada 20-an buku antologi puisi,cerpen dan esai yang lahir dari tangan dinginnya bersama rekan-rekan penulis lainnya. Sementara untuk buku tunggal ialah kumpulan esai yang berjudul Gado-gado Pendidikan, dari Indie Publishing. Tidak hanya itu, buku antologinya pun ada yang sempat dibidani penerbit mayor. Agus juga pernah memenangkan Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional LPM ARENA UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tahun 2019 dan mendapat juara II, serta Juara I Lomba Cipta Cerpen FAM tahun 2019.

Buku antologi puisi terbarunya Perjamuan Kopi di Kamar Kata (2018), dan berikut rekam jejak Agung dalam dunia literasi diantaranya, Prosa Pendek Pengkhianatan (2018), kumpulan esai Pendidikan Abad 21 Program Pascasarjana UPI (2018), Buku terbarunya kumpulan esai Gagasan Guru Konyol Gado-gado Pendidikan, oleh Natural Media Publishing(2018), Buku duet motivasi The Notes of Love (2019) Penerbit OASE Pustaka Solo, Antologi Semarak Sastra Malam Minggu Sepasang Camar Simalaba Penerbit Perahu Litera (2018), Antologi kumpulan esai Aku, Buku dan Masa Depanku  penerbit Diva Press (2019), kumpulan kisah Memoar Bahagia Bersama Ibu Tercinta  Penerbit DIOMEDIA Solo (2019), dll. Selain itu beberapa  Cerita Pendek, Cerita Anak, Puisi, dan beberapa esainya pernah dimuat di koran Harian Umum Solopos, Harian Umum Joglosemar, Majalah on line Simalaba, Majalah Nur Hidayah, Nusantara News, Flores Sastra, Majalah Hadila, portal Islam Pos dan lain sebagainya. [Tim Media FAM]

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...