Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2015

Piagam Kontributor Buku Puisi “Duhai Ayah, Duhai Ibu Kau Inspirasi Puisiku”

Pengurus Pusat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh kontributor buku Antologi Puisi Akrostik "Duhai Ayah, Duhai Ibu Kau Inspirasi Puisiku" yang diterbitkan FAM Publishing, Divisi Penerbitan FAM Indonesia. Seluruh kontributor mendapatkan piagam seperti contoh ini. Piagam dikirim ke email masing-masing penulis. Antologi ini adalah kumpulan puisi akrostik bertema nama orangtua. Ikuti event kepenulisan FAM Indonesia lainnya. Salam aktif! FAM INDONESIA Lihat buku-buku karya anggota FAM Indonesia DI SINI

Lomba Menulis Resensi Buku Berhadiah Uang Tunai!

Penerimaan naskah: 1 Mei 2015 Ditutup (Deadline): 30 Juli  2015 Pengumuman Pemenang: 17 Agustus 2015 Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70, Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia menggelar Lomba Menulis Resensi Buku Berhadiah Uang Tunai. Selain uang, bagi pemenang utama juga akan menerima paket buku dan piagam penghargaan. Anda tinggal memilih buku-buku di bawah ini jika Anda telah memiliki koleksinya untuk Anda resensi, yaitu: 1. Lukisan Cahaya di Batas Kota Galuh (Novel/Aliya Nurlela) 2. Sepucuk Surat Beku di Jendela (Kumcer/Aliya Nurlela) 3. 100 % Insya Allah Sembuh (Nonfiksi/Aliya Nurlela) 4. Flamboyan Senja (Kumpulan Cerpen/Aliya Nurlela) 5. Fesbuk (Kumpulan Cerpen/Muhammad Subhan & Aliya Nurlela) 6. Rinai Kabut Singgalang (Novel/Muhammad Subhan) 7. Sajak-Sajak Dibuang Sayang (Kumpulan Puisi/Muhammad Subhan) Nah, setelah menentukan pilihan (atau ingin meresensi semua buku di atas), ikuti ketentuan/kriteria lomba sbb: 1. Peserta terbuka untuk umum,...

Laki-laki yang Tidak Memakai Batu Cincin

Judul: Laki-laki yang Tidak Memakai Batu Cincin Penulis: Badaruddin Amir Kategori: Cerpen Terbit: April 2015 Tebal: 176 hal; 14 x 20 cm ISBN: 978-602-335-023-0 Harga: 38.000,- (Harga di luar ongkir) *** Banyak hal yang tak terduga diungkapkan dalam antologi cerpen ini. Dan saya menikmatinya sebagai sebuah panaroma kultural tentang sebuah masyarakat dari belahan dunia yang selama ini seperti tersembunyi. Dengan begitu, buku antologi ini laksana sebuah ensiklopedia yang disajikan dalam bentuk cerpen yang kadang-kadang seperti lelucon, parodi, atau penyadaran betapa kita cenderung abai pada dunia di sekitar kita. Itulah salah satu kekuatan Badaruddin Amir menawarkan gagasannya!” ~ Maman S. Mahayana , Kristikus Sastra, Guru Besar Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia dan Dosen Tamu pada Hankuk University of Foreign Studies, Korea Selatan “Sebuah buku yang sederhana. Dalam buku ini Badaruddin Amir mampu memadukan realitas keseharian yang dipungut dari pengalaman dan profe...

Selayang Pandang Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia

Suharyanto World Book and Copyright Day Hari buku dan hak cipta sedunia lebih dikenal dengan sebutan “Hari Buku” World Book Day. Merupakan  sebuah perayaan bagi pengarang, ilustrator, buku dan literasi yang diadakan setiap tahun di seluruh dunia.  Pertama kali ditetapkan oleh Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Budaya (UNESCO) pada tanggal 23 April 1995. Indonesia pertama kali melaksanakannya di tahun 2006 dengan prakarsa Forum Indonesia Membaca yang didukung oleh berbagai pihak, baik itu pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas dan masyarakat umum. UNESCO membuat batasan buku di antaranya; buku terdiri dari lembaran-lembaran kertas bercetak; kertas-kertas bercetak itu digabungkan menjadi satu dalam bentuk jili dan; kertas-kertas bercetak itu mempunyai kulit (sampul) yang biasanya menggunakan kertas lebih tebal dan berbeda jenis dengan teks; kertas-kertas bercetak itu mengandung lebih dari 49 halaman; dan cetakannya tidak dilakukan dalam masa-masa terten...

Kopdar ke-4 FAM Cabang Kediri & Tulungagung

Diskusi FAM Tulungagung & Ciamis Pare (FAMNews) -- Rabu, 22 April 2015 pukul 15.00 WIB-16.30 WIB, FAM Cabang Kediri & Tulungagung mengadakan Kopdar ke-4 di Taman Kilisuci, Pare. Meskipun sebelum acara hujan deras mengguyur Kota Pare, namun tidak menyurutkan niat para FAMili untuk menghadiri acara tersebut. Acara rutin bulanan yang sudah tiga kali mengambil tempat di Taman Kilisuci ini, diisi dengan silaturahim antar anggota. Selain itu diisi motivasi menulis dan dikusi interaktif yang dipandu Aliya Nurlela, Sekjen FAM Indonesia. Aliya Nurlela memberikan tips-tips menulis karya fiksi, khususnya cerpen dan novel. Para peserta diminta mengungkapkan pendapatnya untuk setiap tips yang diberikan. Hal ini dalam rangka merangsang daya tangkap dan ungkap mereka dalam menerima  informasi. Di samping itu, untuk membiasakan para anggota bersikap responsif, sehingga diskusi menjadi hidup. Tak lupa, Aliya Nurlela memberikan motivasi agar terus dan konsisten menulis dengan membiasaka...

Ulasan Esai ‘Garuda Kembali Ke “Sangkar” Pancasila’ Karya Ichsan (FAMili Padangpanjang)

Salam literasi. Tim FAM Indonesia mengapresiasi esai ini sebagai manifestasi kecakapan “membaca” yang dimilikinya. Bukan sekadar cakap dalam membaca perkembangan kondisi dalam negeri, namun juga membaca dengan pikiran, hingga melahirkan analisis dalam bentuk tulisan. Tema yang diangkat juga cukup aktual dan bisa menjadi bahan diskusi. Namun, Tim FAM Indonesia memberikan beberapa catatan terhadap esai ini, di antaranya sebagai berikut: Penulisan judul harus mengikuti kaidah penulisan judul menurut aturan EYD. Judul sebaiknya tidak terlalu panjang, maksimal empat kata saja, namun mengundang hasrat pembaca untuk mengikuti uraiannya. Misal: “Garuda Kembali ke Pancasila”. Atau “Reaktualisasi Nilai-Nilai Pancasila”. Esai ini akan menjadi lebih ilmiah jika dilengkapi dengan teori-teori ilmiah para pakar yang relevan dengan tema yang dibicarakan, misal: teori-teori demokrasi. Masih terjadi kesalahan penulisan di beberapa bagian. Sekadar contoh, di paragraf pertama kalimat pertama, kata “Pemi...

Apam

Judul: Apam Penulis: Ikhsan Hasbi, dkk Kategori: Antologi Cerpen Terbit: 1 April 2015 Tebal: 282 hal; 14 x 20 cm ISBN: 978-602-335-012-4 Harga: Rp50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) *** 10 Cerpen Terbaik: Apam (Ikhsan Hasbi), Mamak (Raflis Chaniago), Gerdu Papak (Farihatun Nafiah), Nyadran (Reffi Dhinar), Tenong Bu Sri (Latifah Fajar Rahayu), Saat Katiow Berbuah (Jane Yova C), Charles,Aku Keturunan Mandailing (Ana Nasir), Wamena oh Wamena (Cinta Okta Edverliano), Satu Nol Nol Nol Lebih Alasan (Ajeng Mawaddah Puyo), Prahara Meugang (Amrul Fajri) 25 Cerpen Nominasi: Antara Nelayan, Depik, dan Danau Laut Tawar (A. Marzuki), Merindu di Bawah Purnama (Anis Marzela), Asa Jingga Sang Penari (Ardhya Endrowati Iriani), Pituah Kato Nan Ampek (Aulia Rahman), Basa-Basi yang Tak Pernah Basi (Hartati), Doa Anak-Anak Santri (Hastira Soekardi), Sebungkus Nasi dalam Daun Jati (Heri Sutrisno), Kaghati Kolope di Langit Muna (Hermin Pujihartari), Mawar Merahku Tumbuh di Suku Sasak (Izzan Anindya Aska...

Ensiklopedi Penulis Indonesia (Jilid 2)

Judul: Ensiklopedi Penulis Indonesia Penulis: Azwan, dkk Kategori: Non Fiksi Terbit: Maret 2015 Tebal: 152 hal; 14 x 20 cm ISBN: 978-602-7956-81-0 Harga: Rp50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Pertanyaan yang sering menjadi momok banyak penulis adalah, “sebenarnya untuk apa saya menulis?” Jawabannya tentu beragam. Ada yang bersungguh-sungguh, ada yang sekadar bermain, ada pula yang ikut-ikutan sehingga semangatnya naik-turun. Tetapi itu lumrah, dialami banyak orang. Dan, yang benar-benar mewujudkan dirinya sebagai penulis sungguhan adalah yang istiqamah di dunia kepenulisan. Tapi, itu jumlahnya sangat terbatas. Nah, di posisi manakah Anda berada? Lewat buku ini, Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia menggali proses kreatif sejumlah penulis, sejak awal mereka menulis plus dengan segala macam cerita ‘jatuh bangunya’ hingga menghasilkan karya. Buku ini diterbitkan berseri, ditulis oleh banyak penulis muda yang punya mimpi dan ingin membagi mimpi mereka kepada pada banyak orang. *** [Inf...

FAM Cabang Bukittinggi Gagas Penerbitan Buku Antologi Cerpen

Kopdar ke-7 FAM Bukittinggi Bukittinggi (FAMNews) -- Kopi Darat (Kopdar) ke-7 FAM Cabang Bukittinggi yang diadakan, Minggu, 12 April 2015, pukul 10.00 WIB, di Taman Ngarai Maaram Ateh Ngarai Bukittinggi berjalan sukses. Kegiatan menggagas pembuatan buku Antologi Cerpen. “Alhamdulillah! Acara kali ini sangat meriah sekali dan ramai. Para anggota sangat antusias mengikuti acara, serta mengemukan pendapat masing-masing,” ujar Rahmi Intan, Humas FAM Cabang Bukittinggi. Kopdar diikuti anggota FAM Bukittinggi, yaitu Maryam Syarif, Ii Gustiawan, Rahmi Intan, M. Harizon, Tri Adnan, Oktavia, Zifano Ozhie Caniago, Hendri Efendi, Kak Zora, Erni, Desi Fitria, Doni Alfajri. Untuk anggota lainnya ada yang tidak bisa hadir sebab berhalangan (sakit dan izin), di antaranya: Eca, Rhatna Dewi, Jhel Lhif, Dilla Rahmi, dan Aulia Rahman. Kopdar itu melahirkan beberapa kesimpulan, di antaranya: FAM Cabang Bukittinggi berencana akan membuat buku antologi cerpen dan puisi bertema “NEGERI PENCITRAAN”. Sela...

Piagam Penulis Buku Antologi Cerpen "Sepasang Mata untuk Khaira"

Pengurus Pusat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh kontributor buku Antologi Cerpen "Sepasang Mata untuk Khaira" yang diterbitkan FAM Publishing, Divisi Penerbitan FAM Indonesia. Seluruh kontributor mendapatkan piagam seperti contoh ini. Piagam dikirim ke email masing-masing penulis. Antologi ini adalah kumpulan cerpen bertema persahabatan. Ikuti event kepenulisan FAM Indonesia lainnya Salam aktif! FAM INDONESIA Lihat koleksi buku-buku karya anggota FAM Indonesia DI SINI

Surat-surat Dibuang Malang

Singgalang, Minggu (12/4/2015) Judul: Lukisan Cahaya di Batas Kota Galuh Penulis: Aliya Nurlela Penerbit: FAM Publishing Terbit: Mei 2014 Tebal: 505 hlm; 13 x 21 cm ISBN: 978-602-7956-53-7 Resensiator: Resensi Acet Asrival Ada banyak cara untuk menyatakan cinta, mengekspresikan cinta, dan menjaga cinta agar tetap utuh. Setiap orang memilki cara tersendiri untuk memaknai perasaan itu. Ada yang menggunakan ungkapan langsung (lisan) ada juga yang menggunakan surat (tulisan) untuk menyampaikan perasaan kagum, rindu, dan cinta. Ada pula cinta yang diperlihatkan dengan sikap dan perhatian. Novel Lukisan Cahaya di Batas Kota Galuh karya Aliya Nurlela ini telah mewakilkan berbagai cara dalam menyatakan cinta itu. Amila sebagai tokoh utama dalam novel ini adalah objek cinta itu sendiri. Amila menerima banyak ungkapan cinta dari laki-laki yang ikut berperan dalam cerita. Banyak cara yang mereka lakukan untuk membuat Amila menyukainya. Cara yang dominan dipakai adalah melalui surat. Surat yan...

Yuk, Nulis Cerpen Bareng Sekjen FAM Indonesia

Penerimaan Naskah: 10 April 2015 Deadline: 10 Mei 2015 Hallo, FAMili. Apa kabarmu di bulan April ini? Ah, tidak terasa, 2015 menuju pertengahan tahun. Sudah berapa buku kamu tulis? Nah, menambah daftar buku karyamu, FAM Indonesia mengajak kamu untuk nulis buku cerpen bareng Sekjen FAM Indonesia, Mbak Aliya Nurlela. Dianjurkan yang ikut nulis di buku ini adalah pelajar dan mahasiswa, tetapi jika ada ibu-ibu rumah tangga atau lainnya yang mau gabung juga, sangat terbuka kesempatan. Nah, dengan sebuku ini, semoga semangat menulismu semakin membara. Cobalah, kirim karya terbaikmu. Apa saja syaratnya? Ini beberapa point yang bisa kamu catat dan pedomani: 1. Penulis terbuka untuk umum (pelajar & mahasiswa). Laki-laki dan perempuan. 2. Tema dan bentuk cerpen bebas, dianjurkan seputar kehidupan manusia dengan segala permasalahannya. 3. Naskah cerpen ditulis di microsoft word 2003 atau 2007, ukuran kertas kuarto A4, jenis huruf Times New Roman, ukuran 12 pt. Panjang naskah maksimal 3-4 ha...

Belajar Kehidupan dari Seorang Gadis Desa

Harian Galamedia Bandung, edisi Rabu, 8 April 2015 Oleh Deffy Ruspiyandy Peminat Buku di Bandung Sebuah novel hadir dengan mengambil seting Pasundan, tepatnya di Kabupaten Ciamis. Tokoh Amila merupakan tokoh sentral yang menjadi daya pikat novel ini hadir dengan segala bentuk perjuangan hidup dari sejak kecil sampai mendapatkan pasangan hidup. Ia wanita yang selalu diliputi kegalauan tatkala rasa cinta berkecamuk dalam hatinya. Dia berusaha mendapatkan cinta sejati yang diharapkannya, namun takdir Tuhan pulalah yang menentukan siapa jodoh terbaik bagi dirinya. Amila, adalah sosok wanita yang lahir dari keluarga yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama serta menghindari nilai-nilai negatif dalam kehidupan yang dapat merusak kepribadian tokoh utama dari novel setebal 502 halaman ini. Pergulatan batin harus dialami Amila, bahkan ia cenderung menjadi “pemberontak” untuk lepas dari kemapanan yang ada, dalam arti positif. Walau seorang gadis desa namun ia memiliki pemikiran yang maju dem...

Putra Aceh Tulis Buku Sejarah Singkil untuk Generasi Muda

Harian Serambi Indonesia (Aceh) Singkil (FAMNews) – Seorang putra Aceh asal Singkil Utara, Aceh, Sadri Ondang Jaya, menulis buku untuk generasi muda berjudul “Singkil dalam Konstelasi Sejarah Aceh”. Buku itu diterbitkan FAM Publishing, Divisi Penerbitan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia. Sadri Ondang Jaya yang pernah menjadi Kabag termuda di Sekdakab Aceh Singkil, yaitu Kabag Humas, Protokoler, dan Infokom serta pernah ‘mangkal’ di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Aceh Singkil, ini menyebutkan, buku yang ditulisnya salah satu buku yang mengisahkan tentang kehebatan dan kejayaan Singkil di masa lalu serta hubungannya dengan kejayaan Kerajaan Islam Aceh Darussalam. “Buku ini memaparkan dengan jernih kronika dan heroik perang antara pasukan Belanda dengan rakyat Singkil. Sehingga memunculkan pahlawan-pahlawan kesuma bangsa termasuk sosok pahlawan wanita, Siti Ambia namanya,” kata Sadri Ondang Jaya, Jumat (27/3). Buku setebal 304 halaman ini juga mengisahkan pernak-pernik dan d...

Merekonstruksi Potret Sosial Lewat Cerpen

Koran Madura Judul buku: Sepucuk Surat Beku di Jendela Penulis: Aliya Nurlaela Penerbit: FAM Publishing Cetakan: I, 2015 Tebal: 152 Halaman Dewasa ini karya sastra di Indonesia terus tumbuh seperti bunga-bunga yang bermekaran di taman. Demikian pula komunitas pencinta sastra yang terus bergeliat dan menjadi sendi terhadap nasib karya sastra itu sendiri. Tetapi, yang menarik disimak adalah karya sastra sebagai salah satu corong untuk menyuarakan aspirasi rakyat. Selain itu, karya sastra—apa pun bentuknya—dijadikan sebagai fungsi kontrol sosial yang ada di masyarakat. Buku Sepucuk Surat Beku di Jendela ini tampaknya betul-betul menguatkan pandangan tersebut. Kumpulan cerita pendek yang terhimpun dalam buku karya cerpenis Aliya Nurlaela tersebut banyak menyajikan potret sosial yang lekat dengan kehidupan sehari-hari. Dalam cerpen yang berjudul Bell’s Palsy, misalnya. Si penulis dengan jitu memberikan penggambaran yang lugas mengenai penyakit yang menyebabkan kelumpuhan saraf wajah sep...

Aliya Nurlela Rilis Buku Cerpen “Sepucuk Surat Beku di Jendela”

Metro Andalas Kediri (FAMNews) – Pegiat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, Aliya Nurlela, kembali merilis buku terbarunya. Kali ini buku kumpulan cerpen berjudul “Sepucuk Surat Beku di Jendela” (FAM Publishing, 2015). Buku tersebut merupakan buku fiksi berikutnya karya perempuan asal Ciamis, Jawa Barat itu, setelah tahun sebelumnya buku cerpen “Flamboyan Senja” dan novel “Lukisan Cahaya di Batas Kota Galuh” yang berlatar Kota Galuh (Ciamis) terbit. Buku cerpen ini, menurut Aliya Nurlela, telah diluncurkan secara resmi bertepatan dengan perayaan Ulang Tahun ke-3 Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia yang digelar pada 1 Maret 2015 di Pare, Kediri, Jawa Timur. “Ada 17 cerpen beragam tema di buku ini, di antaranya tentang kematian, karma, hukum adat, penipuan, konflik rumah tangga, persaingan bisnis, kehilangan, pengkhianatan, juga persoalan cinta,” ujar Aliya Nurlela, Senin (30/3). Dia mengungkapkan, cerpen-cerpen di buku itu ditulisnya sepanjang kurun waktu 2013-2014 dan sebagiannya ...