Skip to main content

Laki-laki yang Tidak Memakai Batu Cincin

Judul: Laki-laki yang Tidak Memakai Batu Cincin
Penulis: Badaruddin Amir
Kategori: Cerpen
Terbit: April 2015
Tebal: 176 hal; 14 x 20 cm
ISBN: 978-602-335-023-0
Harga: 38.000,- (Harga di luar ongkir)


***

Banyak hal yang tak terduga diungkapkan dalam antologi cerpen ini. Dan saya menikmatinya sebagai sebuah panaroma kultural tentang sebuah masyarakat dari belahan dunia yang selama ini seperti tersembunyi. Dengan begitu, buku antologi ini laksana sebuah ensiklopedia yang disajikan dalam bentuk cerpen yang kadang-kadang seperti lelucon, parodi, atau penyadaran betapa kita cenderung abai pada dunia di sekitar kita. Itulah salah satu kekuatan Badaruddin Amir menawarkan gagasannya!”

~Maman S. Mahayana, Kristikus Sastra, Guru Besar Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia dan Dosen Tamu pada Hankuk University of Foreign Studies, Korea Selatan

“Sebuah buku yang sederhana. Dalam buku ini Badaruddin Amir mampu memadukan realitas keseharian yang dipungut dari pengalaman dan profesinya sebagai seorang guru pada daerah pedalaman dengan realitas imajiner yang suspensif, indah dan memukau. Bukan itu saja, Badaruddin Amir juga punya perhatian luas pada fenomena lain yang terjadi di sekitar kita. Beberapa cerpennya dalam buku ini diakhiri dengan ending yang meletup dan kadang-kadang menggelikan.”

~Prof. Dr. Nurhayati Rahman, M.Hum, Guru Besar Universitas Hasanuddin dan Peneliti La Callgo

“Buku kumpulan cerpen ini menjadi sebuah wujud nyata dari imaji yang terangkum dalam diksi-diksi indah sang penulis. Jalinan kata yang telah terangkai dalam kalimat demi kalimat yang tertera di dalam beragam cerita pendek tersebut menjadi suguhan menawan yang menghibur hati para pembacanya. Terus berkarya dan tetap semangat, Badaruddin.”

~Fanny Jonathan Poyk, Sastrawan dan Wartawan

“Saya selalu menyukai cara berkisah Badaruddin Amir. Cerpen-cerpennya menawarkan permainan yang mengasyikkan. Terkadang ia ‘sengaja’ memberi kesan apa adanya, atau membuat kita berputar-putar dalam labirin yang ia bangun, justru karena itu ia hendak menunjukkan ketekunannya mengolah alur dan konflik. Satu-dua temannya mengingatkan saya pada cerpen-cerpen Budi Darma atau Putu Wijaya, yakni kesintingan manusia yang tengah merajalela.”

~Muhary Wahyu Nurba, Penyair dan Penggiat Institut Aksara

“Judul kumpulan cerpen ini sangat menggoda. Badaruddin Amir pandai menangkap momentum yang sedang terjadi di sekitar kita. Kepekaannya menangkap momentum itu sungguh layak dikagumi.”

~Farick Ziat, Penulis dan Editor Majalah Gadis, Jakarta

***

[Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre 0812 5982 1511, atau via email forumaktifmenulis@yahoo.com]

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...