Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2013

Ulasan Cerpen “Lelaki dalam Mimpi” karya Murniati (FAMili Padangpariaman)

Cerpen “Lelaki dalam Mimpi” menceritakan kegelisahan aku, yang belum juga menemukan jodohnya di usia tiga puluh tujuh tahun. Sama seperti wanita pada umumnya, sebagai seorang anak sulung, tentu saja orangtua terus mendesak agar anak perempuannya segera menikah. Tapi itu bukanlah perkara sederhana. Kegelisahan aku akan jodohnya hingga terbawa mimpi. Mimpi yang membuat aku malu hati, mimpi duduk berdua dalam rapat bersama Pak Camat. Mengapa pula aku malu hati? Bisa saja, dalam mimpi itu hatinya bergetar, entahlah. Cerpen yang ditulis Murniati ini sebenarnya dapat dikembangkan menjadi lebih luas. Penulis masih dapat menuangkan konflik dan kemudian diakhiri dengan manis atau tragis (pilihan ide cerita ada pada penulis). Jadi, lelaki dalam mimpi itu dapat dijelaskan lebih detail, tidak mengambang. Sebenarnya ini adalah ide cerita yang cukup menarik, konflik umum wanita yang belum bertemu jodoh sementara usia terus mengejarnya. Namun, dari segi penulisan masih ditemukan kesalahan dalam pen...

Buku Puisi “Keindahan Cinta dalam Doa” karya Mulyani

Judul: Keindahan Cinta dalam Doa Penulis: Mulyani Kategori: Buku Puisi Terbit: Januari 2013 Tebal: 112 Halaman ISBN: 978-602-17143-9-3 Harga: Rp33.000,- ENDORSMENT: Sekumpulan puisi yang berangkat dari realita kehidupan sehari-hari. Mulyani, penulis buku ini, membungkus realita itu lalu mengemasnya menjadi kata-kata penuh makna dan berjiwa - Muhammad Subhan , Ketum FAM Indonesia Puisi-puisi sederhana namun menyentuh. Pengalaman hidup menjadi cirri khas Mulyani merangkai kalimat dalam kumpulan puisi tunggal pertamanya. Semoga penulis akan semakin produktif dalam berkarya. - Aliya Nurlela , Sekjen FAM Indonesia Merenungi puisi-puisi Mulyani adalah merenungi sisi kehidupan dalam sebuah lingkup kebersahajaan dan kesederhanaan sebagai hamba Tuhan yang penuh rasa syukur. Banyak keteladanan yang bisa kita petik saat menyimak bait-bait puisinya yang mencerminkan kesetiaan, ketegaran, kasih saying dan ketaqwaan, yang ke semua itu mungkin kita anggap hal-hal yang biasa namun kadang sering kita...

Buku “Andai Aku Tahu Dosa Itu Ada” Jilid 3 Karya Drs. Mukhlis Dendros

Judul: Andai Aku Tahu Dosa Itu Ada (Jilid 3) Penulis: Mukhlis Denros Kategori: Non fiksi Terbit: 12 Oktober 2012 Tebal: 254 halaman ISBN:978-602-98158-8-7 Harga: Rp. 49.700 SINOPSIS: Tidak semua orang menyadari kalau yang dipikirkan, dirasakan, dan  diperbuatnya merupakan kesalahan dan dosa, sehingga berdampak kepada diri, keluarga dan masyarakatnya. Dosa itu adalah rasa malu bila yang dilakukan diketahui oleh orang lain, sehingga Rasul menyatakan bila sudah tidak ada lagi rasa malu itu maka berbuatlah sekehendak hatimu. Sehingga kita menyaksikan orang-orang yang mengaku beragama Islam, mengaku beriman, menegakkan shalat, melakukan puasa, membayar zakat dan menunaikan ibadah haji tapi masih terlibat juga dengan perbuatan dosa. Rasulullah SAW menyatakan bahwa siapa saja yang melakukan perbuatan dosa maka ketika itu imannya lepas dari dirinya sebagaimana dia melepaskan pakaian dari tubuhnya, sehingga dapat dipastikan tidak beriman ketika itu orang yang sedang berbuat dosa. Dosa yan...

Ulasan Cerpen “Dipersatukan di Rumah Allah” Karya Salawati (FAMili Aceh)

Tersebutlah seorang Nadiyatul Rahmah, mahasiswi yang juga aktif di LSM di Kota Banda Aceh. Ia kemudian bertemu dengan seorang pemuda Turki, Ezmir. Karena mereka sering bertemu, diam-diam ada perasaan sayang di hati Nadiya pada pemuda itu. Pemuda saleh yang sangat menghormatinya dan tak pernah menyentuhnya sekalipun. Tapi kesakitan dirasakannya ketika diam-diam Ezmir menghilang dan pulang ke negaranya. Namun tiga tahun kemudian Ezmir kembali untuk melamarnya. Nadiya masih ragu, tapi Allah telah memilih jodoh yang terbaik untuknya. Mereka menikah di Masjid Baiturrahman Banda Aceh. Cerpen yang berjudul “Dipersatukan di Rumah Allah” karya Salawati mencerminkan bahwa dua pemuda-pemudi yang kerap bertemu di masjid dan akhirnya di masjid mereka bersatu dalam ikatan pernikahan. Namun dalam penulisan cerita, masih belum memenuhi kaidah EYD. Banyak sekali ditemukan kesalahan-kesalahan penulisan (baca naskah tanpa editing). Selain itu, penulis tidak meletakkan penggunaan huruf kapital pada temp...

Paket Penerbitan FAM Publishing 2013

Salam, para penulis Indonesia! Kami dari FAM Publishing, sebuah penerbit independen yang merupakan divisi penerbitan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, sekarang  telah menyediakan berbagai jenis paket penerbitan untuk buku Anda. Anda tinggal memilih paket mana yang cocok untuk menerbitkan naskah terbaik Anda. Kami menerima naskah fiksi (novel, cerpen, puisi, dll) maupun nonfiksi. Naskah dapat dikirim terlebih dulu ke email: forumaktifmenulis@yahoo.com, untuk dilihat kelayakan terbit. Isi naskah  bersifat umum (tidak harus Islami) dengan catatan tidak berbau SARA dan tidak mengandung pornografi. Kami juga menyediakan jasa editing bagi penulis yang naskahnya memerlukan pengeditan. Khusus bagi anggota FAM Indonesia yang menerbitkan naskahnya di FAM Publishing, sejak Juli 2013 mendapat potongan biaya penerbitan Rp50.000,- dan tambahan bukti terbit 1 eksemplar (menjadi 2 buku bukti terbit). Adapun paket-paket penerbitan yang dapat Anda pilih adalah: 1. PAKET GRATIS a. Seluruh p...

Buku Kumpulan Cerpen “Tulisan” Karya Asrival dkk

Judul: Tulisan Penulis: Asrival dkk Penerbit: FAM Publishing & Rumah Kayu Tebal: 122 halaman ISBN: 978-602-7956-0 Harga: Rp35.000,- (di luar ongkos kirim)   Kenapa judul buku ini adalah "Tulisan"? Adakah judul ini tidak menarik? Atau tidak adakah judul yang lebih indah dari ini? Apa pentingnya judul ini dengan isi buku? Sebenarnya banyak judul cerpen dan puisi yang lebih menarik di dalam buku ini. Seperti "Senja", "Penantian", "Mama Kedua", "Bocah Berseragam Merah Putih", "Daun-Daun Cinta", "Masih Menikmati Mimpi". Tetapi “Tulisan” memiliki posisi tersendiri di hati buku ini. Bunyi dan pesan yang hendak disampaikan. Pengucapan “Tulisan” memiliki keindahan nada dan bunyi. Padanya menumpang proses kreatif 13 penulis, nama-nama baru yang sedang berproses. Ini bukan hanya persoalan isi, buku ini persoalan catatan sejarah terhadap proses kreatif 13 orang penulis. Di sisi lain Tulisan adalah salah satu judul karya ...

Ulasan Puisi "Ode untuk Kemanusiaan" Karya Muhammad Fadhly (FAM Padang)

Puisi ini berisi sebuah gambaran tentang fenomena hukum di Indonesia. Tak hanya itu, hati nurani yang seolah buta ketika harta menjadi ukuran layak-tidaknya hidup seseorang, turut diangkat. Ibarat kata, siapa yang miskin, dia yang kalah. Artinya, hukum seolah dapat dibeli dengan uang. Keadaan ini tentu sangat memprihatinkan, menjadikan jarak antara kaya dan miskin itu kian kentara. Sayangnya, garis mencolok antara keduanya jarang sekali menjadi bahan renungan untuk memperbaiki kesenjangan. Termasuk mereka yang acapkali menegaskan bahwa "Hukum itu tidak pandang bulu." Penulis cukup baik menyampaikan sindiran atas hal ini. Lewat bait-bait puisinya, penulis seolah bercerita. Sosok "nenek tua" dan "bocah" yang kelaparan sebagai gambaran dari kemiskinan. Ini nampak pada bait pertama. Kemudian pada bait kedua, kita mulai melihat sebuah nasib, di mana nenek itu secara tak sadar memasuki jebakan hukum. Ya, ia benar-benar masuk ketika dengan terpaksa mengambil ...

Buku Cerpen “Pigura Retak” Karya Laura Crismadhani

Judul: Pigura Retak Penulis: Laura Crismadhani Kategori: Kumpulan Cerpen Terbit: 12 Oktober 2012 Tebal: 114 halaman ISBN: 978-602-18971-1-9 Harga: Rp 38.600,- (di luar ongkos kirim) SINOPSIS: Aku menatapnya berulang kali. Tak kutemukan jawaban. Sebuah pigura dengan kaca retak yang tak sengaja kutemukan saat membersihkan gudang sebulan yang lalu. Tampak seorang ibu dan anak perempuan sedang duduk di taman dalam foto tua tersebut. Bergelayut pertanyaan muncul dalam pikiranku. Aneh. Kurasa aku mengenal anak perempuan ini, batinku. Kucari album fotoku semasa kecil. Ternyata benar dugaanku, anak perempuan itu adalah aku. *** ENDORSMENT: Cinta adalah tema yang tak habis-habisnya ditulis. Sejak zaman Shakespeare hingga zaman Laura Chrismadani, cinta itu dikemas dengan begitu indah walau selalu berujung masalah. Inilah kumpulan cerpen yang berpigura cinta dengan berbagai warnanya. ~ Muhammad Subhan , Ketum FAM Indonesia Kumcer “ Pigura Retak “ karya Laura Chrismadani menyuguhkan cerpen-cerpe...

Buku Andai Aku Tahu Dosa Itu Ada Jilid 2 Karya Drs. Mukhlis Dendros

Judul: Andai Aku Tahu Dosa Itu Ada Jilid 2 Penulis: Drs. Mukhlis Denros Kategori: Non fiksi Terbit: 12 Oktober 2012 Tebal: 250 halaman ISBN: 978-602-98158-8-7 Harga: Rp 49.000 SINOPSIS: Tidak semua orang menyadari kalau yang dipikirkan, dirasakan, dan  diperbuatnya merupakan kesalahan dan dosa, sehingga berdampak kepada diri, keluarga dan masyarakatnya. Dosa itu adalah rasa malu bila yang dilakukan diketahui oleh orang lain, sehingga Rasul menyatakan bila sudah tidak ada lagi rasa malu itu maka berbuatlah sekehendak hatimu. Sehingga kita menyaksikan orang-orang yang mengaku beragama Islam, mengaku beriman, menegakkan shalat, melakukan puasa, membayar zakat dan menunaikan ibadah haji tapi masih terlibat juga dengan perbuatan dosa. Rasulullah SAW menyatakan bahwa siapa saja yang melakukan perbuatan dosa maka ketika itu imannya lepas dari dirinya sebagaimana dia melepaskan pakaian dari tubuhnya, sehingga dapat dipastikan tidak beriman ketika itu orang yang sedang berbuat dosa. Dosa ...

Cara Membuat Pembaca Ketagihan Membaca Novel Kamu

Mau bikin pembaca nggak bisa berhenti membaca novel kita? Ya, iya dong. Apa sih rahasia di balik hal itu? Konflik dan tegangan. Tapi… novelku bukan thriller, kok! Siapa bilang konflik dan tegangan hanya untuk genre thriller? Konflik adalah inti dari cerita. Tanpa konflik, cerita kamu nggak ada artinya. Misal, cerita kamu tentang perjalanan pergi ke kantor. Kalau tokoh kamu cuma berangkat dari rumah, masuk mobil, nyetir, lalu sampai kantor, huaaah, boring! Siapa yang peduli dengan cerita semacam itu? Tapi kalau tokoh kamu berangkat terlambat padahal ada presentasi penting di kantor, diminta pacar mengantar laundry, lalu di tengah jalan malah tabrakan, nah, mendadak ceritanya jadi (mudah-mudahan) lebih menarik. Definisi sederhana dari konflik adalah: tokoh kamu menginginkan sesuatu (misalnya, tiba tepat waktu di kantor agar bisa memberikan presentasi yang memukau), tapi muncul penghalang sehingga dia sulit/tidak bisa mencapai tujuannya (terlambat bangun, mesti mampir ke rumah pacar, di...

Sastra versus Pop

Setiap penulis cerpen atau novel (fiksi) yang bernapas panjang, setelah berhasil mentas dari masalah teknik, pastilah mulai berpikir tentang kesastraannya. Ya, pada level tertentu, hal ini kerap menjadikan penulis jadi gamang pada dirinya sendiri, takut untuk menulis lagi, lebih banyak merenung, berpikir, dengan fokus hanya pada: “Karyaku sastra atau pop ya?” Saat pertama kali berkenalan dengan dunia kreatif menulis fiksi, Agustus 1995, saya mendengar wacana ini: sastra versus pop. Kian intens saya menulis fiksi, kian rapat saya bergaul dengan komunitas-komunitas seni-sastra, kian deraslah pertarungan dua kutub itu di kepala saya. Bahkan, di sela keduanya, saya juga mengenal istilah yang terasa cukup genit, yakni “pop yang nyastra atau sastra yang ngepop”. Tentu saja, sudah khittah-nya, menjadi penulis cerpen atau novel seharusnya berkarya dengan kreatif. Kreatif dalam artian bahwa dari waktu ke waktu, karya-karyanya kian menanjak mutunya. Tidak mengulang. Tidak template. Tidak berhe...

Ulasan Cerpen “Selimut Kebohongan Ibunda” Karya Pertiwi Yuliana (FAMili Jakarta)

Anna, adalah seorang gadis yatim yang dibesarkan oleh ibunya. Ibu yang merupakan sosok mulia, yang selalu berbohong untuk kebahagiaan anaknya. Mengatakan dia kenyang padahal dia lapar, mengatakan dia belum mengantuk tapi dia lelah dengan mata berkantung, menyatakan dia kuat padahal ia begitu rapuh. Kesedihan yang sempurna pula dihadirkan oleh saudara kandungnya yang berandal dan terlibat pencurian motor. Namun. kasih sayang sayang dari ibu, nenek dan perhatian wali kelasnya membuat Anna bertekad akan membahagiakan mereka sekaligus membuat mereka bangga. Dengan kekuatan cinta ibu, ia akhirnya sukses menjadi seorang penulis terkenal. Cerpen yang berjudul “Selimut Kebohongan Ibunda” (Pertiwi Yuliana, FAM 1510U) cukup menyentuh hati dan emosi. Ide cerita sebenarnya biasa saja, tapi penulis cukup apik menceritakan kebohongan-kebohongan ibu yang dilandasi kasih sayang semata untuk kebahagiaan anaknya. Seorang anak yang cukup menyintai ibunya, ibu yang wajib untuk dibahagiakannya. Kesulitan...

Ulasan Puisi "Kita Adalah Pondasi" Karya Andik Chefasa

Indonesia adalah negara kepulauan dengan penduduk yang terdiri dari berbagai macam suku, agama, dan ras. Maka, tidaklah heran jika 'perbedaan' akan selalu menjadi hal yang paling kentara di mata kita. Melalui puisi ini, penulis mencoba menyampaikan pesan positif kepada kita, bahwa sejatinya persatuan adalah modal utama dalam membangun kekuatan sebuah bangsa. Dalam hal ini, jelas terlihat bahwa pondasi mewakili sebuah kekuatan. Akan tetapi kekuatan itu tak hanya dilukiskan dalam bentuk fisik semata, melainkan juga keteguhan dan kesadaran hati. Seperti yang ada pada bait terakhir baris ketiga dan keempat yang berbunyi: Marilah bertekad Menjadi pondasi yang kuat Kemudian juga dapat kita temui beberapa teguran halus pada mereka yang seolah tak mau peduli pada keadaan bangsanya yang tengah diterpa berbagai permasalahan. Mereka seolah sibuk dengan urusan sendiri, 'memperkaya' diri sendiri, bersenang-senang tanpa sudi mendengar, atau melupakan saudara sebangsa setanah air ya...

Abdul Hadi Sang Sufi yang Gelisah

Jika ditanya siapa penyair Madura yang sajaknya selalu membuat saya tergetar, dengan cepat saya akan jawab Abdul Hadi W.M. Bukan mengecilkan arti Zhawawi Imron, namun bagi saya Abdul Hadi adalah seorang sufi. Penyair yang menjauh dari peradaban; Abdul Hadi seperti memiliki daya magis untuk meramu kata jadi doa. lewat puluhan telaah yang ia tulis mengenai dunia sufi tanah air, ia pun membuat kita terperangah, betapa luasnya pemikiran dan pengetahuan beliau. Perkenalan saya dengannya bermula dari buku tentang Hamzah Fansuri, penyair sufistis asal Barus, Sumatera Utara. Dalam buku itu ia beberapa kali memberikan pengantar. Karena penasaran, akhirnya saya memutuskan mencari tahu siapa dan apa karya Abdul Hadi. Seperti kelasi yang menemukan pulau setelah lama melaut, sajak-sajaknya, saya kira, adalah sebuah ekstraksi dari pergulatan seorang penyair. Sajak-sajak yang ia susun terasa sangat dekat, mistis, juga melenakan. Seperti pelukan seorang kekasih yang telah lama tak berjumpa. Atau ses...

Ulasan Cerpen “Astaka Keinginan” Karya Guy Le Fleur (FAMili Riau)

Cerpen “Astaka Keinginan” ini bercerita tentang keinginan yang kuat tokoh “aku”, untuk mencapai suatu impiannya. Impian yang tak pernah bisa dipahami orang-orang sekitar dan lingkungan. Orang-orang yang memandangnya sebelah mata, menganggapnya aneh dan disepelekan. Tapi, “aku” tak pernah putus asa dan sangat meyakini segenap langkah yang diayunnya akan membuahkan hasil. Langkah yang dibiarkannya normal saja, bergerak secara alami dan naluriah karena cepat atau lambat akan mencapai tujuannya. Guy Le Fleur mampu menuliskan keinginan dan suasana hati tokoh cerita dengan apik dan baik. Suasana hati yang tergambar dengan jelas, sehingga pembaca ikut hanyut pada sebuah langkah perjuangan. Tokoh cerita (aku) yang sendirian, berjalan berjuang tak berteman. Tapi, tulisan ini tidak dapat dimasukkan dalam kategori cerpen. Tulisan ini sebuah curhatan (curahan hati) atas keinginan tokoh untuk mencapai tujuan. Tidak ada tokoh lain dalam cerita, dialog maupun konflik. Baiklah, Guy Le Fleur, terusla...