Judul: Keindahan Cinta dalam Doa
Penulis: Mulyani
Kategori: Buku Puisi
Terbit: Januari 2013
Tebal: 112 Halaman
ISBN: 978-602-17143-9-3
Harga: Rp33.000,-
ENDORSMENT:
Sekumpulan puisi yang berangkat dari realita kehidupan sehari-hari. Mulyani, penulis buku ini, membungkus realita itu lalu mengemasnya menjadi kata-kata penuh makna dan berjiwa
-Muhammad Subhan, Ketum FAM Indonesia
Puisi-puisi sederhana namun menyentuh. Pengalaman hidup menjadi cirri khas Mulyani merangkai kalimat dalam kumpulan puisi tunggal pertamanya. Semoga penulis akan semakin produktif dalam berkarya.
-Aliya Nurlela, Sekjen FAM Indonesia
Merenungi puisi-puisi Mulyani adalah merenungi sisi kehidupan dalam sebuah lingkup kebersahajaan dan kesederhanaan sebagai hamba Tuhan yang penuh rasa syukur. Banyak keteladanan yang bisa kita petik saat menyimak bait-bait puisinya yang mencerminkan kesetiaan, ketegaran, kasih saying dan ketaqwaan, yang ke semua itu mungkin kita anggap hal-hal yang biasa namun kadang sering kita lupa bahkan lepas dari koridor sebagaimana yang digariskanNya. Dengan menyelami puisi-puisi Mulyani, kita seakan terbimbing untuk selalu berusaha menjadi insan yang baik dan berguna agar kehidupan di akhir dunia kita tidak akan tergolong orang-orang yang merugi. Penulisan kata-kata yang mudah dicerna, maka sangat paslah bila penyair ini kita katakana telah berdakwah bil qalam dengan sebenarnya.
-Refdinal Muzan, Penyair, Cakacab FAM Wilayah Bukittinggi
[Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre 0812 5982 1511, atau via email forumaktifmenulis@yahoo.com, dan kunjungi web kami di www.famindonesia.com]
Penulis: Mulyani
Kategori: Buku Puisi
Terbit: Januari 2013
Tebal: 112 Halaman
ISBN: 978-602-17143-9-3
Harga: Rp33.000,-
ENDORSMENT:
Sekumpulan puisi yang berangkat dari realita kehidupan sehari-hari. Mulyani, penulis buku ini, membungkus realita itu lalu mengemasnya menjadi kata-kata penuh makna dan berjiwa
-Muhammad Subhan, Ketum FAM Indonesia
Puisi-puisi sederhana namun menyentuh. Pengalaman hidup menjadi cirri khas Mulyani merangkai kalimat dalam kumpulan puisi tunggal pertamanya. Semoga penulis akan semakin produktif dalam berkarya.
-Aliya Nurlela, Sekjen FAM Indonesia
Merenungi puisi-puisi Mulyani adalah merenungi sisi kehidupan dalam sebuah lingkup kebersahajaan dan kesederhanaan sebagai hamba Tuhan yang penuh rasa syukur. Banyak keteladanan yang bisa kita petik saat menyimak bait-bait puisinya yang mencerminkan kesetiaan, ketegaran, kasih saying dan ketaqwaan, yang ke semua itu mungkin kita anggap hal-hal yang biasa namun kadang sering kita lupa bahkan lepas dari koridor sebagaimana yang digariskanNya. Dengan menyelami puisi-puisi Mulyani, kita seakan terbimbing untuk selalu berusaha menjadi insan yang baik dan berguna agar kehidupan di akhir dunia kita tidak akan tergolong orang-orang yang merugi. Penulisan kata-kata yang mudah dicerna, maka sangat paslah bila penyair ini kita katakana telah berdakwah bil qalam dengan sebenarnya.
-Refdinal Muzan, Penyair, Cakacab FAM Wilayah Bukittinggi
[Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre 0812 5982 1511, atau via email forumaktifmenulis@yahoo.com, dan kunjungi web kami di www.famindonesia.com]

Comments
Post a Comment