Lomba Menulis Puisi Akrostik Berhadiah Novel Lukisan Cahaya di Batas Kota Galuh dan Rinai Kabut Singgalang
Dibuka: 1 Oktober 2014 Deadline: 5 November 2014 Pengumuman Pemenang: 15 November 2014 Salam literasi! FAMili, apa kabar Anda hari ini? Semoga sehat dan terus aktif berkarya. Kali ini FAM mengundang keaktifan Anda kembali dalam event menulis berikutnya, yaitu: “Lomba Menulis Puisi Akrostik”. Ini adalah lomba bulanan di grup FAM Indonesia. Anda pernah mendengar Puisi Akrostik? Untuk penulis pemula yang ingin belajar menulis puisi, kiat menulis Puisi Akrostik ini patut dicoba. Jika terus dilatih, kelak Anda akan mahir menulis puisi, bahkan berpeluang menjadi penyair hebat. Nah, lalu apa itu Puisi Akrostik? Puisi Akrostik adalah puisi yang huruf-huruf pangkalnya bila dibaca dari atas ke bawah membentuk nama orang, terutama nama penulisnya. Tapi boleh juga nama orang lain, atau nama-nama yang Anda kenal, misal nama gunung, nama kota, nama jalan, nama gedung, dan lain sebagainya. Contoh Puisi Akrostik (Perhatikan Huruf Besar di Kata Pertama Setiap Baris Puisi): NAJLA Nanti, di suatu hari ...