Skip to main content

Kopdar ke-1 FAM Bukittinggi, “Silaturahim Literasi dari Bukittinggi ke Padangpanjang”

FAM BUKITTINGGI DI KEDIAMAN KETUM FAM
Laporan: Palla-La (Aulia Rahman, Bukittinggi)

Kopdar atau kopi darat. Sebuah istilah yang tak asing lagi di telinga masyarakat. Minggu (28/9/2014), anggota Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia yang berdomisili di Kota Bukittinggi dan sekitarnya mengadakan pertemuan, atau yang lebih dikenal dengan istilah kopdar.

Kopdar ini diadakan di Lapangan Kantin Bukittinggi pada pukul 10.00 WIB.  Adapun tujuannya adalah untuk mempererat tali silaturahim sesama anggota FAM yang berdomisili di Bukittinggi dan sekitarnya. Selama ini, perkenalan dan interaksi antaranggota FAM Bukittinggi hanya berkembang di dunia maya, sehingga timbullah keinginan untuk mewujudkannya di dunia nyata. Tak hanya saling mengenal, tujuan lain dari acara ini adalah untuk menambah ilmu dan wawasan tentang kepenulisan, serta saling memotivasi.

Dari Lapangan Kantin, acara dilanjutkan ke kediaman Bunda Lili Asnita, Guru SMAN 4 Bukittinggi, yang juga merupakan anggota FAM Indonesia. Beliau telah menetaskan banyak karya, di antaranya : Kumpulan Cerpen “Merajut Asap” yang diterbitkan FAM Publishing, Divisi Penerbitan FAM Indonesia.

“Saya sangat senang dengan kedatangan ananda-ananda semuanya,” ujar Bunda Lili Asnita ketika memberi sambutan dengan suasana keakraban. Di sini anggota FAM Bukittinggi mendapatkan suntikan motivasi dan kiat-kiat menulis untuk pemula.

Tak tamat di sini, dari Kota Jam Gadang, anggota FAM Bukittinggi yang terdiri dari Aulia Rahman, Maryam Syarief, Iie Gustiawan, Oktavia, Rahmi, Rhatna, juga dihadiri nonanggota Yeni dan Roza, beranjak mengunjungi Kota Serambi Mekah, Padangpanjang yang terletak di kaki gunung Singgalang. Tujuan adalah ke kediaman Ketum FAM Indonesia, yaitu Bang Muhammad Subhan. Kedatangan anggota FAM Bukittinggi ini pun disambut hangat Bang Muhammad Subhan. Tak ingin anggota FAM pulang ke Bukittinggi dengan tangan hampa, beliau pun memberi motivasi dan berbagi ilmu tentang trik-trik agar karya menembus media massa. Diskusi semakin hidup ketika Pak Refdinal Muzan, seorang guru dan penyair yang juga anggota FAM Bukittinggi turut hadir.

Kopdar berakhir dengan harapan  pertemuan seperti itu bukan untuk sekali saja, namun terus dilakukan dengan berkesinambungan. Terutama adanya rencana membentuk kepengurusan resmi FAM Cabang Bukittinggi. Sebab, jumlah anggota FAM dari Kota Jam Gadang itu terus bertambah, sayang jika tidak direkat-eratkan lewat kepengurusan yang solid dan aktif.

Insya Allah, dalam waktu dekat, FAMili Bukittinggi akan kembali bertemu, membicarakan langkah-langkah pembentukan kepengurusan itu. Semoga. (*)

Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Klik caranya DI SINI.

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...