Skip to main content

Bagaimana Cara Menulis Esai yang Baik?

Assalamualaikum. Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan ke Tim FAM Indonesia, yaitu:

1. Bagaimana cara menulis esai yang baik?
2. Apakah esai berbeda dengan artikel? Kalau iya bisa dijelaskan apa bedanya.
3. Apa saja yang harus disiapkan untuk menulis esai?

Terima kasih atas perhatian dan kesempatan yang diberikan. Saya tunggu balasannya ya admin.

Salam aktif.
YESSI
IDFAM 2200M, Bukittinggi

Jawaban Tim FAM indonesia:

Waalaikumussalam, Yessi. Pertanyaan tersebut dapat kami jawab sebagai berikut:

1. Menulis esai yang baik adalah dengan banyak-banyak membaca esai karya orang lain. Dengan membaca itu, Anda akan memahami bagaimana gaya tulisan beragam penulis esai. Di mana bisa mendapatkan sumber bacaan itu? Banyak sekali, terutama di surat kabar, majalah, buku, maupun di situs-situs online. Nah, setelah paham bagaimana para penulis itu menulis esai mereka, coba belajar menulis esai sendiri. Tentu tidak satu-dua esai saja, sebanyak-banyaknya, agar Anda mahir menulis dan kelak akan paham sendiri gaya kepenulisan Anda.

2. Ya, esai dan artikel beda, walau banyak yang mengatakan sama (baca: mirip). Namun esai ditulis lebih bebas aturan dan gayanya, bahkan tak jarang penulis-penulis esai memasukkan unsur sastra di dalam esainya. Esai cenderung ditulis dengan pandangan subjektif penulisnya. Sering juga penulisnya menggunakan kata “saya” dalam tulisannya. Sedangkan artikel ditulis lebih serius, kadang penuh dengan sumber referensi yang sedikit mengerutkan kening ketika membacanya.

3. Persiapan menulis esai tidak terlalu rumit. Yang paling penting adalah bagaimana Anda menguasai bahan tulisan itu. Di mana Anda bisa mendapat bahannya? Tak ada lain selain memperbanyak sumber bacaan, jika perlu melakukan riset. Esai-esai yang ditulis oleh penulis-penulis senior dan enak dibaca, tentu karya mereka tidak instan. Mereka bertekun-tekun menulis, di rumah mereka penuh dengan buku, dan tak ada hari tanpa menulis.

Nah, Anda pun dapat menjadi penulis esai yang hebat kelak, asalkan terus berlatih, banyak membaca buku dan membaca karya orang lain, sering berdiskusi agar wawasan terbuka, serta segera menulis dan mengirimkannya ke media massa.

Demikian jawaban Tim FAM Indonesia. Semoga cukup membantu atas pertanyaan yang diajukan tersebut.

Salam santun, salam aktif!
TIM FAM INDONESIA

Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Klik caranya DI SINI.

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...