Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2013

Ulasan Puisi "Air Mata yang Setia Berlinang" Karya Arini Ulfa Rahmawati (FAMili Lampung)

Puisi ini berisi tentang cinta seorang ibu. Benarlah apa kata orang, bahwa kasih ibu itu sepanjang masa. Tanpa ibu, kita tak ada di dunia ini. Ibulah yang berjuang sekuat tenaga dan hati selama sembilan bulan lamanya mengandung kita. Meski waktu kian dekat membawa Ibu pada pertaruhan nyawa, cintanya tetap ada, bahkan bertambah besar. Perjuangan yang mampu merenggut nyawa terjadi ketika waktu melahirkan tiba. Pun setelah kita lahir, tak surut cintanya. Dipeluknya dengan kasih saat kita menangis karena lapar atau sakit. Penulis dengan tajam mengambarkan sosok ibu sebagai pejuang yang tak kenal lelah. Meski segala penderitaan ditanggung, tak sekalipun ia bersedih. Ini telah kita rasakan pada beberapa bait awal. "Bibir terus memagut senyum", "derai tawa yang terus diranum", dan "sayup matamu tak kunjung bergeming", cukuplah sebagai bukti bahwa tiada pernah cinta Ibu berdiri di balik maksud tertentu. Ya. Cinta ibu itu tak tertukar oleh apa pun. Bukankah ibu a...

Profil Anggota FAM Indonesia: Makhyatul Fikriyah (FAMili Kediri)

Makhyatul Fikriyah, lahir di Kediri pada 7 Desember 1997, dari pasangan Bapak Mahmud Husaini dan Ibu Nur Amimah. Ia mengenyam pendidikan di TK Kusuma Mulia I, SD-SN Gadungan IV dan MTs Hasanuddin, Pare. Selain pendidikan formal ia juga belajar pendidikan nonformal di TPQ Miftahul Ulum metode Qiroaty dan lulus dalam jangka waktu 15 bulan. Sempat mondok selama 6 bulan untuk mempercepat kelulusan di PP Miftahul Ulum. Kini ia melanjutkan pendidikan Al-Qur’annya di PP Tahfidhil Qur’an untuk mengikuti program tahfidz (menghafal Al-Qur’an). Ia juga aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler di antaranya: 1.    Pramuka sebagai Pratama 2.    Drumband sebagai Mayoret 3.    Tabuh Beduk sebagai Vokalis 4.    OSIS sebagai Ketua 5.    LBB sebagai Komandan Prestasi yang pernah diraih diantaranya: Ketika SD: 1.    Ranking III besar selama di SD 2.    Juara I PU(Pengetahuan Umum) se-Kec 3.  ...

Yola Lavenia Juara 1 Lomba Baca “Puisi Oktober”

AGAM – Yola Lavenia E, siswi MTsN Padang Tarab, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, berhasil meraih Juara 1 Lomba Baca Puisi Bebas Kreatif bertajuk “Puisi Oktober” yang digelar SMP Negeri 1 Sungai Pua, Agam, Senin (28/10), di kantor Wali Nagari Sungai Pua. Disusul Juara 2, diraih Alfiyetti Maysa, siswi SMP Negeri 1 Sungai Pua yang berselisih lima angka dari Juara 1. Sementara Juara 3 diraih Khairunnisa, siswi SMP Negeri 2 IV Koto, Agam. Sementara, di tingkat SMA, Bafinda Putri K, siswi SMA Negeri 1 Tilatang Kamang berhasil merebut Juara 1, disusul Fermando Indraly siswa SMA Negeri 1 IV Angkek yang meraih Juara 2, dan Yeni Wahyuni, siswi SMA Negeri 2 Tilatang Kamang meraih Juara 3. Nama-nama pemenang diumumkan dewan juri yang terdiri dari Rusli Marzuki Saria (Penyair Senior Sumatera Barat), Alizar Tanjung (Penyair dan Pengiat Komunitas Rumah Kayu Padang), dan Muhammad Subhan (Penulis dan Pegiat Forum Aktif Menulis Indonesia). Dewan juri berasal dari Kota Padang dan Kota P...

Ulasan Cerpen "Aku Ingin Sukses MengenalMu" karya Puji Dandelion (FAMili Banten)

Cerpen ini menceritakan kehidupan seorang anak jalanan yang setiap hari bergumul dengan tumpukan sampah demi menyambung hidup. Bocah sembilan tahun ini tinggal berdua dengan ibunya yang lumpuh. Yang menarik dari kisah ini adalah bagaimana bocah itu rajin mendirikan salat di sebuah musala, sampai-sampai selembar sajadah tempat di mana bocah itu bersimpuh, tersentuh melihat betapa hebatnya sosok kecil tersebut. Ide yang diambil memang cukup sederhana namun tak biasa. Di akhir cerita, barulah diketahui bahwa sepanjang cerita berlangsung, itu tak lain adalah ungkapan hati selembar sajadah. Sayangnya penulis kurang dapat menyajikannya menjadi sesuatu yang lebih menyentuh dan mengejutkan. Semestinya ide unik ini dapat diolah menjadi lebih baik lagi. Pemilihan judul juga dirasa kurang tepat. Namun demikian, dibutuhkan sebuah proses panjang untuk itu. Kelebihannya, penulis berhasil menyisipkan nilai-nilai dakwah dalam tulisan ini. Ada beberapa koreksi dari kami. Pertama dari segi EYD. "...

Ulasan Artikel "Al Maut" karya Brian Aditya (FAMili Jombang)

Artikel ini berisi tentang nasihat yang mengingatkan kita akan kebesaran Allah Swt. Terkadang manusia lalai, bahkan membiarkan diri terjerat oleh nikmat duniawi yang kerap menggoda, sehingga tak lagi dapat membedakan mana yang benar, mana yang tidak benar. Maka apakah yang demikian dapat menjamin keselamatan seseorang kelak di kehidupan yang abadi? Jawabnya tentu tidak. Artikel ini mengajak kita merenungi kembali kepada apa yang telah kita perbuat. Sudahkah kita siap pada kepastian dari Allah berupa kematian? Sudahkah kita siap bahwa kelak akan ada waktu di mana balasan atas perbuatan-perbuatan semasa hidup di muka bumi tiba? Kematian adalah sesuatu yang pasti, namun tidak dapat diprediksi kapan kematian itu datang. Akan tetapi artikel ini hanya terdiri dari satu paragraf saja, dan itu pun teramat panjang. Saran Tim FAM, agar penulis dapat mengembangkannya menjadi beberapa paragraf dengan tidak mengabaikan pokok pikiran dari setiap paragrafnya. Penulis juga dapat menyisipkan cerita t...

Buku “Bersurat-Suratan di Bulan Ramadhan” karya Acet Asrival dkk

Judul: Bersurat-Suratan di Bulan Ramadhan Penulis: Acet Asrival dkk Kategori: Kumpulan Surat Terbit: 2013 Tebal: 221 hal Harga: Rp 39.000(Harga belum ISBN: 978-602-7956-26-1 Kontributor: Acet Asrival, Putri Indri Astuti, Santy Nur Fajarviana, Ade Irda Savitri, Arina Nur Permata Ilmi, David Hukom, Dedi Saeful Anwar, Dewi Ari-Ari, Dito Anurogo, Epi Luthfi, Esastri Eviawati, Fandi Andrian Cindra Putra, Fia Fauziah Rahman, Guy Le Fleur, Harianto Wijoyo, Hasan Asyhari, Ii Istiqomah, Ken Hanggara, Nida’ Ufairah, Ovi Annisa Qurrota A’yun, Riska Ayu Purnama Sari, Salma Fauziah A.S, Sandi Iswahyudi, Suharto, Syarifah Hanum, Tri Windari Hesti, Wahyu Prihartini, Warno Adi Susilo, Yusrina Sri Oktaviani, Yulyana Safitri *** Banyak kisah yang indah di dalam kenangan, walau tak dapat lagi diulang. Beragam kenangan itulah yang ditulis para penulis di buku ini; kenang-kenangan yang tak terlupa di bulan Ramadhan, khususnya di masa kecil. Buku yang menggugah sekaligus menghibur. ~ Muhammad Subhan , Peg...

Ulasan Puisi "Rindu Rumah Damaiku, Ibu" Karya Ghoniyatu Rohmah

Puisi ini berisi tentang jeritan hati seorang anak yang rindu karena telah lama tak berjumpa dengan ibunya. Hidup di perantauan membuatnya jauh dari ibu. Ini terlukis sejak awal bait. Luapan rasa yang kian tak terperi pada rumah, sawah, bau tanah dan jabat tangan khas lebaran adalah ungkapan betapa sang anak tak dapat menahankan rindu yang mendera kepada ibu dan kampung halaman. Pada bait berikutnya digambarkan bahwa "aku" mulai tak berdaya. Harapan untuk bertemu dengan ibu di kampung halaman seolah lenyap. Namun seketika pada bait ketiga, ketidakberdayaan ini ia lawan. Ia yakin, cinta antara mereka berdua, tidaklah dapat kalah oleh apa pun, tidak oleh jarak maupun waktu. Mengenai EYD nampaknya sudah tidak ada kesalahan. Pesan untuk penulis, agar terus berlatih, jangan berhenti menulis, dan perkaya perbendaharaan kata Anda. Tetap semangat berkarya. Salam santun, salam karya! Tim FAM Indonesia [BERIKUT PUISI KARYA PENULIS YANG DIPOSTING TANPA EDITING TIM FAM INDONESIA] Rindu...

Novel “Gadis Berbudi” Karya Irzen Hawer

Judul: Gadis Berbudi Penulis: Irzen Hawer Kategori: Novel Terbit: 2013 Tebal: 472 hlm; 13x19 cm Harga: Rp58.000,- ISBN: 978-602-7956-30-8 Untuk Irzen Hawer, ternyata kreativitas, stamina dan produktivitas berlangsung sejajar. Alhamdulillah, saya gembira sekali. Rumah Puisi sebagai almamater bersyukur sekali dengan terbitnya Gadis Berbudi ini, dicatat dalam rumah puisi. Semboyan kita: baca, baca, baca, dan tulis, tulis, tulis. Sekali lagi selamat untuk Irzen Hawer. ~ Taufiq Ismail , Penyair, pendiri Rumah Puisi Aie Angek Tidak satu jalan ke “Mekkah”, Siti sang gadis dari Simawang itu telah mencari jalan untuk mengubah nasibnya. Dengan keyakinan menggapai cita yang senantiasa mengalir dalam dinamika upaya berbingkai keluhuran budi telah mengantarkan Siti pada puncak kebahagiaan yang tak terduga. Irzen Hawer dengan kepiawaiannya mampu membangun ruang imajinasi edukatif, rasa nasionalisme dan kepedulian antar sesama anak negeri. Itu ia bangun berdasarkan serangkaian pengalaman pahit, bai...

Novel “Matahari di Aur Berduri” karya Kasrizal

Judul: Matahari di Aur Berduri Penulis: Kasrizal Kategori: Novel Terbit: 2013 ISBN: 978-602-7956-27-8 Matahari di Aur Berduri adalah sebuah kisah seorang pemuda desa yang berjuang dalam menggapai cita-citanya. Cobaan demi cobaan, hambatan dan kekecewaan silih berganti datang menghampiri perjuangan pemuda desa tersebut. Tapi ia tidak peduli dan tetap percaya akan mimpi, dan mimpi itulah yang ingin ia jadikan realita. Novel ini merupakan torehan sederhana dari pemuda desa yang memiliki seberkas harapan dan sejuta cita-cita. Kisah-kisah yang berada di dalam buku ini adalah pengalaman yang luar biasa yang penulis ingin bagikan kepada pembaca sebagai rasa cinta akan negeri dan desa tempat ia belajar menghirup angin segar kehidupan. Perjuangan pemuda yang ingin kuliah di luar kota yang berangkat dengan semangat dan keyakinan. Terpaan angin kegagalan sempat menggoyahkan pemuda ini. Tapi, itu semua dianggap angin yang berembus sebagai pembelajaran terhebat yang mengajarinya hingga ia benar-b...

Ulasan Cerpen "Sesalku di Pembaringan" karya Ratih Febrian K (FAMili Probolinggo)

Cerpen ini berkisah tentang seorang gadis yang terperdaya oleh cinta yang tidak didasari iman. Ia merajut kasih dengan pemuda bernama Mas Tora. Awalnya hubungan mereka berjalan sebagaimana hubungan percintaan remaja pada umumnya, namun lama-lama sesuatu membuat mereka ingin berbuat lebih dari sekadar berpegangan tangan. Konflik dalam diri tokoh utama muncul setelah pasangan tanpa ikatan nikah ini melakukan perbuatan selayaknya suami istri. Namun sayang, ketika sebuah kejelasan itu ia rindukan, sang kekasih tak jua ingin menikahinya karena alasan ekonomi. Sadar akan dosa yang telah mereka perbuat, tokoh utama pada akhirnya meminta ketegasan dari lelaki yang sebenarnya ia cintai itu. Akan tetapi mereka harus berpisah karena tiada lagi yang dapat diharapkan dari kata-kata manis rayuan. Nasi sudah menjadi bubur, janji tinggallah janji. Cerpen ini memberi kita pelajaran berharga tentang bagaimana menjalin sebuah hubungan yang benar dengan lawan jenis. Bukankah lebih indah bila cinta itu b...

Kado Akhir Tahun untuk Pemilik Piagam dan Buku Terbanyak

Assalamualaikum Wr. Wb. FAMili, FAM Indonesia membuka kesempatan kepada seluruh anggota maupun nonanggota tanpa memandang usia, untuk mendapatkan “kado akhir tahun” berupa Paket Buku yang akan diberikan kepada Anda secara gratis. Caranya: 1. Daftarkan semua Piagam Penghargaan yang pernah Anda terima dari FAM Indonesia (ingat, hanya piagam dari FAM Indonesia). Ketentuan: a. Tuliskan nama, event yang diikuti, nomor ID (apabila anggota FAM). b. Lampirkan foto/scan piagam yang diterima/tuliskan nomor piagamnya c. Kirim ke email: forumaktifmenulis@yahoo.com dengan subyek: Nama Penulis_Piagam FAM Indonesia. d. Akan dipilih 2 (dua) pemenang, yaitu pemilik piagam terbanyak 1 dan 2. Masing-masing akan mendapatkan hadiah paket buku dari FAM Indonesia. 2. Daftarkan judul buku-buku terbitan FAM Publishing yang Anda miliki (ingat, hanya buku-buku terbitan FAM Publishing saja). Ketentuan: a. Tuliskan nama Anda, judul buku, nama penulis, jumlah, termasuk asal buku (yang dimaksud asal buku, dari man...

Sehari Dua Novel Diluncurkan

JAMBI – Dalam sehari, di dua kota berbeda, dua novel diluncurkan. Kedua novel itu berjudul “Matahari di Aur Berduri” karya Kasrizal penulis muda Jambi dan “Gadis Berbudi” karya Irzen Hawer asal Padangpanjang, Sumatera Barat. Novel “Matahari di Aur Berduri” diluncurkan Sabtu (5/10) di aula STMIK Nurdin Hamzah Jambi dan dihadiri 300an peserta yang terdiri dari kalangan mahasiswa dan peminat umum lainnya. Sementara di hari yang sama novel “Gadis Berbudi” diluncurkan di SMA Negeri 1 Batipuh, Kabupaten Tanah Datar dan diikuti 200an peserta yang terdiri dari guru dan siswa di sekolah itu. Kedua novel ini diterbitkan FAM Publishing, Divisi Penerbitan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia. Pegiat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Muhammad Subhan, Senin (7/10) mengungkapkan, dari kedua acara peluncuran buku yang bersamaan di dua kota yang berbeda itu diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat khususnya di kalangan pelajar dan mahasiswa untuk gemar membaca buku dan menulis karangan. “Gerakan ...

Pengumuman Pemenang Lomba Cipta Cerpen Bertema "TKI"

PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA CIPTA CERPEN TINGKAT NASIONAL BERTEMA: “TKI: HUJAN EMAS DI NEGERI ORANG HUJAN BATU DI NEGERI SENDIRI” FAMili. Selamat malam. Inilah malam puncak penentuan Pemenang Lomba Cipta Cerpen Tingkat Nasional bertema “TKI: Hujan Emas di Negeri Orang Hujan Batu di Negeri Sendiri”. Setelah Tim Juri FAM Indonesia melakukan seleksi dalam beberapa tahapan, maka, setelah membaca, memerhatikan, menilai, menimbang, dan memutuskan, inilah nama-nama pemenang: JUARA 1 Judul Cerpen: “Tuan Bahaya” Karya: Muhammad Qadhafi Daerah Asal: Salatiga JUARA 2 Judul Cerpen: “Pengakuan Surtini” Karya: Happy Ratna Astuti Daerah Asal: Semarang JUARA 3 Judul Cerpen: “Jalan Pulang” Karya: Amiruddin Daerah Asal: Sulawesi Selatan TUJUH CERPEN TERPUJI 1. Bunga-Bunga yang Tergadai (Rizka Amalia Fulinda, Purwokerto) 2. Mayat Wanita di Victoria Park (Muhammad Riyan Andrianus, DKI Jakarta) 3. Surat Terakhir Untukmu (Wahyu Prihartini, Pasuruan) 4. Lukisan Perempuan di Victoria Park (Anisah Utari, Jakar...

FAM Surabaya: “Semangat Menyongsong Perjalanan Tahun Kedua”

Alhamdulillah, Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Cabang Surabaya dan Sekitarnya telah melalui 1 tahun perjuangannya di jalur literasi, terhitung sejak digelarnya Kopdar ke-1 awal September 2012. Banyak kisah, suka maupun duka, yang menghiasi perjalanan kisahnya. Di acara tasyakuran 1 tahun FAM Indonesia Cabang Surabaya dan Sekitarnya yang diselenggarakan Ahad 29 September 2013 pukul 10.30 WIB hingga pukul 14.00 WIB di halaman gedung Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga, memang tidak tampak suasana kemewahan. Biarlah kesederhanaan tetap menjadi identitas kami para FAMili dan Sahabat FAM Surabaya dan Sekitarnya pada setiap kopdar. Ditemani manisnya roti pandan, FAMili dan sahabat FAM yang hadir tetap menyalakan semangat dan memelihara harapan untuk bisa terus menjadi agen-agen pencerahan melalui tulisan. Acara sederhana ini dihadiri oleh 18 penggiat literasi, baik itu anggota FAM Indonesia, sahabat FAM, anggota FLP Surabaya, dan juga dihadiri 3 adik-adik hebat yang sukses masuk...

Pengumuman 10 Cerpen Terbaik Lomba Cipta Cerpen Bertema "TKI"

Telah diumumkan Jumat, 4 Oktober 2013, pukul 22.00 WIB di grup "Forum Aishiteru Menulis". FAMili. Selamat malam. Ini adalah malam berikutnya yang menjadi saksi cerpen-cerpen bertema “TKI” memasuki seleksi yang semakin ketat menuju posisi puncak; pemenang 1, 2 dan 3 yang akan diumumkan besok malam. Dari 214 naskah diseleksi menjadi 100 naskah, lalu dipilih 40 naskah dibukukan dan malam ini ditetapkan 10 cerpen terbaik yang berpeluang menang meraih juara 1, 2 dan 3. Kesepuluh cerpen tersebut adalah sbb (nama diurutkan sesuai abjad): 1. Anisah Utari, Jakarta Selatan (Lukisan Perempuan di Victoria Park) 2. Amiruddin, Sulawesi Selatan (Jalan Pulang) 3. Acet Asrival, Sumatera Barat (Percikan Hujan) 4. Erlangga Setiawan, Surabaya (Tentang Wanita yang Dekat Sekaligus Jauh Dariku) 5. Happy Ratna Astuti, Semarang (Pengakuan Surtini) 6. Intan Umyatur Rahmania, Depok (Keputusan) 7. Muhammad Riyan Andrianus, DKI Jakarta (Mayat Wanita di Victoria Park) 8. Muhammad Qadhafi, Salatiga (Tuan...

FAM Jabodetabek Sumbangkan Buku ke SMK Mitra Indonesia

JAKARTA – Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Wilayah Jabodetabek dan sekitarnya menyerahkan sumbangan sejumlah buku untuk menambah koleksi Perpustakaan SMK Mitra Indonesia, Jakarta. Bantuan buku itu mengawali diluncurkannya program FAM Jabodetabek “FAM Goes To School”. Koordinator Wilayah Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Wilayah Jabodetabek Efri S. Bahri, Jumat (4/10), mengatakan, bantuan buku dari FAM Jabodetabek diterima langsung Kepala SMK Mitra Indonesia Zenal Rosidi, S.Pd.I di sekolah itu, Rabu (3/10). “Program ini mengawali kerjasama FAM Wilayah Jabodetabek dengan SMK Mitra Indonesia Jakarta untuk membuka Writing Class bagi Siswa SMK,” jelas Efri S. Bahri. Lebih lanjut dikatakan, acara ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para guru dan siswa untuk mau dan mampu menghasilkan karya tulis. “Kami berharap ke depan akan lahir para penulis handal baik dari para guru maupun siswa SMK Mitra Indonesia. FAM Jabodetabek berkomitmen untuk menyediakan fasilitator dan instrukt...

Pengumuman 40 Cerpen Terpilih Lomba Cerpen Bertema “TKI”

Telah diumumkan pada Kamis, 3 Oktober 2013 di grup “Forum Aishiteru Menulis. Ini nama nominatornya: 1. Anisah Utari, Jakarta Selatan (Lukisan Perempuan di Victoria Park) 2. Anis Swidiastuti, Malang (Tentang Arti Kemerdekaan oleh Diri Sendiri atau oleh Orang Lain) 3. Arina Nur Permata Ilmi, Banyumas (Suratman Ingin Pulang) 4. Arif Rahman Hakim (Pulang) 5. Anugerah Waty, Makassar (Surat Warisan) 6. Ade Ubaidil, Cilegon (Serigala Berbulu Domba) 7. Amiruddin, Sulawesi Selatan (Jalan Pulang) 8. Acet Asrival, Sumatera Barat (Percikan Hujan) 9. Aidil Zulkhan, Riau (Cinta Biru di Taman Kowloon) 10. Biyah Siti Murbiyyah, Jakarta Timur (Korban di Hari Lebaran) 11. Catur Pujihartono, Yogyakarta (Jenasah di Atas Perahu) 12. Dedi Saeful Anwar, Cianjur (Impian Azizah) 13. Erlangga Setiawan, Surabaya (Tentang Wanita yang Dekat Sekaligus Jauh Dariku) 14. Happy Ratna Astuti, Semarang (Pengakuan Surtini) 15. Irhamun, Pulau Punjung (Hujang Ang Pao di Asia) 16. Intan Umyatur Rahmania, Depok (Keputusan) ...

Ulasan Puisi "Pagi" Karya Dyah Sekarwati (FAMili Bandung)

Puisi berjudul "Pagi" ini sederhana, hanya terdiri dari satu bait. Namun bukan berarti dapat membuat makna puisi menjadi terasa sepi. Justru bila diselami, akan kita temukan di dalamnya sebuah perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik. Pagi adalah masa depan yang cerah. Sementara malam, adalah masa lalu yang kadang terasa pedih namun sulit dilupakan. Maka benar apa kata pepatah, bahwa untuk maju kita harus terus berjalan ke depan. Bukankah masa lalu apa pun bentuknya adalah pelajaran berharga untuk menuju masa depan yang indah? Makna dalam puisi ini tentang masa lalu harus segera kita tinggalkan, dapat kita jumpai pada baris yang berbunyi "di malam hari aku bermimpi". Bukankah mimpi itu sesuatu yang tak nyata? Sedang pada baris "di pagi hari aku membuka mata", merupakan langkah bagi mereka yang optimis melihat hidup dengan terus maju, demi tercapainya cita-cita. Saran dari kami agar penulis terus berlatih. Tim FAM memberi apresiasi kepada penulis puisi...

“Gadis Berbudi” Novel Terbaru Karya Irzen Hawer

PADANGPANJANG – Novelis Indonesia asal Kota Serambi Mekah Padangpanjang Sumatera Barat Irzen Hawer kembali “menelurkan” novel terbarunya; “Gadis Berbudi”. Novel yang diterbitkan FAM Publishing, Divisi Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia ini, melepas dahaga pembaca yang menunggu kisah-kisah dengan warna lokal yang ditulis “Pak Guru” ini. “Gadis Berbudi” adalah novel keempat buah karya Irzen Hawer setelah novel-novel sebelumnya ia tulis dan sukses di pasaran. Novel-novel itu adalah “Cinta di Kota Serambi” (2010), “Gerhana di Kota Serambi” (2011), dan “Prosa Cinta di Kota Serambi” (2012). Bila merunut tahun terbitnya, setahun sekali Irzen Hawer menghasilkan satu novel yang terbit dan itu sangat produktif sekali. Guru Bahasa dan Sastra Indonesia SMA Negeri 1 Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat ini menyebutkan, “Gadis Berbudi” dia tulis sejak tahun 2010 setelah novel pertamanya terbit yaitu “Cinta di Kota Serambi”. Namun novel ini tidak buru-buru dirilis dengan alasan dia mela...