Skip to main content

Ulasan Artikel "Al Maut" karya Brian Aditya (FAMili Jombang)

Artikel ini berisi tentang nasihat yang mengingatkan kita akan kebesaran Allah Swt. Terkadang manusia lalai, bahkan membiarkan diri terjerat oleh nikmat duniawi yang kerap menggoda, sehingga tak lagi dapat membedakan mana yang benar, mana yang tidak benar. Maka apakah yang demikian dapat menjamin keselamatan seseorang kelak di kehidupan yang abadi? Jawabnya tentu tidak.

Artikel ini mengajak kita merenungi kembali kepada apa yang telah kita perbuat. Sudahkah kita siap pada kepastian dari Allah berupa kematian? Sudahkah kita siap bahwa kelak akan ada waktu di mana balasan atas perbuatan-perbuatan semasa hidup di muka bumi tiba? Kematian adalah sesuatu yang pasti, namun tidak dapat diprediksi kapan kematian itu datang.

Akan tetapi artikel ini hanya terdiri dari satu paragraf saja, dan itu pun teramat panjang. Saran Tim FAM, agar penulis dapat mengembangkannya menjadi beberapa paragraf dengan tidak mengabaikan pokok pikiran dari setiap paragrafnya. Penulis juga dapat menyisipkan cerita tentang kehidupan sehari-hari, misalnya. Sebagai gambaran atau contoh kepada pembaca tentang inti tulisan yang ingin disampaikan oleh penulis. Dalam hal ini tentang kematian.

Beberapa koreksi dari Tim FAM Indonesia adalah dari penulisan "ALLAH" dan "AL MAUT". Sebaiknya ditulis: "Allah" dan "Al Maut". Kemudian beberapa kata yang terpisah oleh imbuhannya masing-masing, seperti: "gemerlap nya", "genggaman nya", "pernah kah", "menyingkir kan", dan "alam mu", seharusnya tidak dipisah. Sedangkan dari segi EYD, "nafasmu" yang benar adalah "napasmu", "kemana" yang benar "ke mana", serta "berhembus" semestinya "berembus".

Terakhir kesalahan ada di penggunaan tanda koma pada beberapa akhir kalimat yang kurang sesuai (yang sebaiknya ditutup dengan tanda titik). Perhatikan mana kalimat yang dapat berdiri sendiri dan mana kalimat yang tidak dapat berdiri sendiri. Karena dari sana dapat kita ketahui penggunaan yang paling tepat untuk tanda koma dan titik.

Terus berkarya dan jangan berhenti menebar kebaikan lewat tulisan.

Salam santun, salam karya!

TIM FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

[BERIKUT TULISAN KARYA PENULIS YANG DIPOSTING TANPA EDITING TIM FAM INDONESIA]

AL MAUT
Karya: Brian Aditya (IDFAM1836U)

Wahai hamba ALLAH yang begitu lemah, yang berjalan lengah di atas reranting takdir, seraya menatap nikmat & gemerlap nya dunia, berpesta ria dengan sagala gelimangan harta, bercengkrama dengan buaian & nafsu duniawi, pernah kah terlintas dalam otak kecilmu tentang kematian?? Pernah engkau berfikir akan datang nya AL MAUT?? Yang setiap saat siap untuk menghujammu, ingatlah wahai saudaraku bahwa ia selalu mengintaimu, ia begitu dekat dengan nafasmu, kemana engkau akan lari? Kemana engkau akan bersembunyi? Ia jua akan menjemputmu, tak bisa pula engkau menghindar dari genggaman nya, semua hamba ALLAH sungguh akan mengalaminya, ia hadir tak pernah engkau duga, tak pernah engkau tau waktu dan tempat nya, tak peduli siapa engkau & keadaanmu, ia hadir bagai kilatan cahaya cahaya, begitu cepat untuk memutus urat nadimu & menghentikan detak jantungmu, jikalau hari itu telah datang, sungguh ia akan mematahkan semua harap & mimpimu, melebur nikmat duniamu, menyingkir kan kesombonganmu, tiada dayamu untuk melawan, tiada dayamu lagi untuk ingkar, bila nafasmu tak lagi berhembus, mata terpejam untuk selamanya, mulut tertutup tanpa kata, hanya menangis tanpa suara, ragamu terkapar dalam sejengkal tanah yang begitu sempit & gelap, alam mu pun seketika akan berubah, menjadi alam penantian, mampukah engkau menjawab semua tanya munkar dan nakir, yang siap untuk membuatmu remuk dan hancur, hanya do'a dan amal mu lah yang mampu menolong, dari hantaman munkar nakir & siksa kubur.

RUDI HARIYANTO, IDFAM1836U, JOMBANG, JAWA TIMUR

Sumber gambar ilustrasi: www.digaleri.com

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...