FAMNEWS, Kediri - Alvin Shul Vatrick benar-benar tidak menyangka, saat dirinya dinobatkan sebagai Marketing Teraktif sepanjang 2017 lalu pada awal 2018. Pria kelahiran Luwu,18 Oktober 1977 ini mengaku, memasarkan layanan jasa FAM Publishing merupakan bentuk pengabdiannya terhadap sastra Indonesia. "Membantu mereka yang memiliki bakat menulis untuk mengabadikan karyanya dalam bentuk buku, yang saya percayakan kepada FAM Publishing dalam hal penerbitan, murni sebagai wujud cinta saya kepada literasi. Terutama kepada FAM Indonesia," ujar pemilik nama Shul Vatrick ini. Pada dasarnya Alvin--nama pena Shul Vatrick--bukanlah orang Marketing. Namun bagi Koordinator FAM cabang Luwu ini, menjadi marketing yang paling mudah ialah dengan memaksimalkan kualitas cetak, memaksimalkan promo buku-buku terbitan FAM Publishing, terutama karyanya sendiri. Selain itu, meningkatkan kontrol terhadap cabang-cabang FAM agar terjalin hubungan yang lebih baik lagi antara sesama pengurus, dengan l...
Komunitas Penulis, dari Pare untuk Dunia