Skip to main content

Bedah Buku "Jangan Mengukur Baju dengan Badan Orang Lain" Banyak Ibrah yang Bisa dipetik



FAMNEWS, Kediri - Jangan Mengukur Baju dengan Badan Orang Lain, sebuah motivasi yang ditulis berdasarkan hasil perenungan dan pengalaman pribadi saat mengikuti seminar. Nardi, guru di Yayasan Masjid Muhajidin Surabaya ini membukukan karyanya melalui FAM Publishing pada Mei 2017 lalu, dengan harapan buku tersebut dapat memotivasi pembaca, agar menjadi manusia yang lebih baik.

Beberapa saat lalu, Nardi yang kelahiran Sumenep 06 April 1983 ini juga berkesempatan membedah bukunya tersebut bersama Ustaz Habibullah Irsyad, M.Pd.I--Ketua Pemuda Muhammadiyah Kenjeran--, Ahad (20/1/18). Bertempat di Madrasah Ibtida’iyah Muhammadiyah 25 Surabaya, Ustaz Habibullah dan penulis sendiri secara garis besar menyampaikan makna bahagia yang sesungguhnya, seperti yang termaktub dalam buku tersebut.

Diakui Nardi, dirinya merasa perlu menulis buku tersebut karena tidak sedikit manusia yang mengukur kebahagiaan, dengan memandang kehidupan orang lain yang--secara kasat mata-- seolah-olah mereka menemukan kebahagiaan sejati dengan segala yang dimilikinya. Lantas, bagaimana cara meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat berdasarkan agama? Nardi memaparkannya dalam buku "Jangan Mengukur Baju dengan Badan Orang Lain".

"Sementara kita lupa, bahwa kita tidak tahu apa yang tersirat di balik semua itu, apa derita yang terpendam atau sengsara yang tak diungkapkan. Maka kebahagiaan itu bukan diukur dengan kesuksesan orang lain tetapi diukur dengan sejauh mana ketaatan kita kepada Allah" papar penulis Teologi Cinta ini, yang sekaligus anggota Badan Dakwah Mujahidin (Masjid Mujahidin Perak).


Di tengah terpaan gelombang dahsyat arus global yang cenderung destruktif ini, menurut Nardi, buku tersebut sangat cocok dibaca oleh generasi muslim sebagai bekal untuk membentengi akidah dan moral. "Mengingat perkembangan dunia tekhnologi komunikasi dan informasi yang semakin pesat, disamping memiliki aspek positif tentu juga banyak aspek negatif, yang apabila kita tidak mampu menyaringnya secara bijak maka akan membawa dampak buruk terhadap generasi kita," ujar pria yang kerap menulis artikel di beberapa harian dan majalah Islam di Surabaya ini.

Tak kurang dari 100 peserta yang terdiri dari Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), anggota OSIS SMP dan SMA sekolah sekitar turut memadati aula kegiatan. "Alhamdulillah, tanggapan mereka positif dan senang, karena di dalam buku tersebut berisi tentang pelajaran-pelajaran yang dapat dijadikan ibrah," tutupnya. [TIM Media FAM]

Keterangan foto: 1. Nardi (kanan) jadi pembicara.

2. Nardi menyerahkan buku kepada salah satu peserta.

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...