Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2012

Cara Membuat Cerpen yang Baik

Menulis cerpen (cerita pendek) dapat menjadi permulaan karir yang baik sebagai penulis fiksi. Menulis cerita yang sangat panjang, seperti novel pastilah lebih membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup banyak. Belum lagi mencari penerbit yang mau menerbitkannya. Cerita pendek dapat menjadi terobosan dalam karir menulis. Lebih banyak alternatif bagi penulis cerita pendek untuk dikenal, daripada novel. Majalah dan koran banyak yang menerima cerita pendek. Blog bisa juga menjadi alternatif dimuatnya cerita pendek di internet. Seringnya nama penulis muncul dalam cerita pendek yang dimuat di berbagai majalah dan koran, bisa menjadi pertimbangan positif bagi penerbit, bila penulis tersebut menyodorkan naskah cerita yang lebih panjang seperti novel ke penerbit. Tulisan ini ditujukan pada penulis pemula yang ingin menulis cerita pendek dengan baik. Sesuai namanya, menulis cerita pendek memiliki keunikan tersendiri. TEMA Sebaiknya Anda memiliki tema yang jelas saat menulis cerpen, tentang cerita...

Nama Peserta Penulis Surat Bertema “Jika Aku Penulis Terkenal, Maka Aku Akan…”

Sahabat FAM, selamat malam di penghujung tahun 2012. Semoga Anda sehat selalu. Malam ini kami umumkan nama-nama pengirim surat yang dilombakan FAM sebagai kegiatan bulanan di grup ini. Jika dari nama-nama di bawah ini tidak terdapat nama Anda sedangkan Anda telah memposting surat sebelumnya, silakan konfirmasi. Lomba ini ditutup tanggal 1 Januari 2013. Tanggal 2 Januari 2013 diumumkan 10 nominator sebagai penulis surat terbaik. Sedangkan nama-nama pemenang akan diumumkan pada tanggal 3 Januari 2013. Nama-nama di bawah ini, adalah nama-nama yang didata FAM Indonesia sampai sore pukul 17.00 tadi. Bila ada yang malam ini memposting surat, maka namanya akan disusulkan besok. Dari nama-nama di bawah ini, sebagiannya mengirim dua buah surat. Diharapkan juga kepada seluruh penulis surat agar membubuhkan alamat email untuk memudahkan komunikasi bila nama Anda salah seorang pemenangnya. 1. Adinda Iik Zakiah 2. Ai Cahya Purnawati 3. Andalusiana    4. Arif Hifzul 5. Arinny Fharahm...

Menjadi Penulis Terkenal Bagi Saya Bukanlah Tujuan

K epada Ydh. FAM Indonesia FAM yang baik, sudah lama saya ingin menulis surat kecil seperti ini, tapi tak pernah tahu, akan ditujukan pada siapa? Senang sekali rasanya dapat berbagi di sini. Menjadi penulis terkenal? Tentu saja itulah cita-cita saya. Siapa yang tak ingin meraih impian itu? Tentu, terkenal bagi saya bukanlah tujuan, tetapi bagian dari proses perjalanan kepenulisan saya. Dan nanti, ketika semuanya telah terwujud, saya ingin abi dan umi tersenyum bahwa mereka dapat melihat ka’bah dari dekat, menikmati masa tua mereka dengan beristirahat, tidak perlu banting tulang lagi, seperti yang sudah-sudah.   Sebelum itu, tentu saja saya ingin memberikan pengobatan yang baik dan menyembuhkan untuk ibu saya yang sedang sakit parah. Sembilan bulan sudah beliau menanggung penyakit ini. Tapi entah kekuatan dari mana saya selalu menanamkan pikiran baik pada ibu, seperti: sabar mak, mungkin Tuhan sedang menegur kita, atas kesalahan yang pernah kita buat, tapi kita be...

Ingin Buka Kursus Menulis yang Tersebar dari Sabang Hingga Merauke

Padang, 27 Desember 2012 Yth.Pengurus Pusat FAM Indonesia             di Kediri, Jatim Assalamu’alaikum, Wr.Wb. Bismillahirrahmanirrahim, Untukmu inspirator jejak pikiranku, FAM Indonesia namanya. Sayapmu sudah mulai berkembang ke seluruh pelosok Nusantara tercinta.  Tak sanggup lidah ini berucap akan kasih sayangmu. Menetes air mata, melampiasan keresahan yang ada dalam hati dan benakku. Hanya engkaulah inspirator jejak pikiranku yang cocok akan prinsip hidupku. Malam ini kumenulis sepucuk surat dan ingin menyapa dirimu terlebih dahulu. Apa kabarmu malam ini FAM Indonesia? Semoga setiap gerak langkah kru-kru yang bekerja dibalik layar dibalas dengan pahala yang berlipat hendaknya. Kumulai mengukir perasaan dan pikiran yang ada di benakku lewat setiap ketikan keyboard dengan jejari kedua tangan di rumah tempaanku. Sedikit tantangan pemecah rindu akan dirimu daku pun mencoba menggores setiap bait tentang tema surat yang engkau sugguhi k...

Ulasan Artikel “Metamorfosis” Karya Mawar Rovita Sari (FAM Pekanbaru)

Berikut adalah ulasan artikel berjudul “Metamorfosis” karya Mawar Rovita Sari. Dilihat dari gaya bahasanya, artikel ini segmentasinya untuk remaja, terutama usia SMP dan SMA. Di luar itu, FAM merasa gaya bahasa seperti ini kurang cocok. Misalnya saja pada kalimat “Okelah kalau begitu. Berhubung aku orangnya baik hati, tidak sombong dan rajin maem (he..he.. lebay ah)”. Gaya bahasa seperti ini tidak cocok dibaca orang dewasa. Orang akan “illfill” membaca kalimat seperti itu, terutama pada bagian yang ada di dalam kurung. Apalagi jika penulis memperbanyak bagian tersebut dalam artikelnya. Judul yang digunakan sepertinya kurang tepat, karena tidak menggambarkan isi dari artikel. Inti dari artikel ini adalah impian dan motivasi, sehingga dalam pemilihan judul ada baiknya berhubungan dengan dua hal tersebut. Misalnya saja judulnya “Dahsyatnya Impian” atau yang lainnya. Dari segi penulisan, artikel ini menggunakan bahasa gaul. Akan tetapi ada beberapa kesalahan. Kata “gag” dalam bahasa gaul...

Kaleidoskop FAM Indonesia 2012

Pengantar: Sahabat FAM, sesungguhnya hidup ini adalah pelayaran yang singgah dari satu dermaga ke dermaga lainnya. Di setiap dermaga, selalu ada catatan yang ditinggalkan, baik penting maupun tidak penting, dan melahirkan banyak kenangan. Di usia yang baru 10 bulan, FAM juga mencatat apa yang sudah dilakukan sepanjang waktu menuju Milad ke-1. Catatan itu tentu saja sangat berguna untuk melihat apa yang sudah dilakukan, dan apa yang belum diperbuat untuk cita-cita masa depan. Alhamdulillah, FAM semakin eksis menggerakkan wadah kepenulisan Nasional ini. Tentu tidak mudah. Awalnya banyak aral melintang, onak dan duri, tetapi dengan semangat kerja keras, sabar dan keikhlasan, juga doa yang sahabat-sahabat berikannya, semuanya terlewati walau harus berpeluh-peluh. Alhamdulillah, alhamdulillah... Sejumlah tanggal penting FAM catat sebagai kilas balik (kaleidoskop) perjalanan FAM Indonesia sepanjang tahun 2012 ini (walau belum cukup setahun). Tentu tidak seluruh tanggal itu dituliskan karen...

Mande FAM, Terus Tebarkan Semangat Menulis

S ijunjung 28 Desember 2012 Kepada: Mande FAM Dalam Sawah dan Ladang Assalamualaikum Wr. Wb. Salam Perjuangan Ambo dan Kasih Sayang Mande. Dengan doa dan harapan, semoga Mande FAM selalu sehat walafiat. Sedikit, Ambo ingin bercerita dengan sekujur badan yang mengadung zat cair dan zat padat hingga Ambo mengetik surat ini untuk Mande. Sekarang ini, Ambo sedang di ladang paman, yang sedang membereskan kambing-kambing hitam, Ambo tidak hanya diam sambil melototi paman yang sedang bekerja, bahkan telah menyeret semua kambing-kambing hitam itu ke kandangnya, dengan berkat doa sebuah tulisan Mande. Harapan Ambo proses pembenihan Mande tak akan berhenti hingga akhir waktu, walau semua kambing hitam menjadi putih, yang putih akan menjadi jingga, tak mustahil akan beranjak menjadi unggu. Niscaya kita tak akan bisa melawan kehendak-Nya. Begitu juga Mande telah mengajari dalam bercocok tanam, mengajari dalam memilih benih, dan mengajari membuat pupuk s...

Ulasan Puisi “Hidup dan Rassulullah” Karya Anisa Aulia Rohmat (FAM Purwakarta)

Angin berdesir diantara pepohonan lebat dan hijau Menggelitik telinga dan menyeruhkan dada Seakan masalah hilang dalam sekejap al-qur'an kecil selalu kupegang Ya Rasul... Namamu akan selalu menyertai sholat dan doaku Namamu akan selalu membuatku tenang Semua masalah kehidupan ini akan terbantu oleh shalawat-mu Ya Rasul... Kami rindu padamu, kami ingin menjadi umatmu shalawat yang selalu kami ucapkan sangat berarti bagi kehidupan kami Namamu bagaikan denting piano yang selalu menyegarkan pikiran teman yang tak pernah mendukungku teman yang tak ada saat aku membutuhkannya tergantikan oleh shalawat-mu Awan seputih kapas yang berada di langit biru bagaikan mengukir namamu Ukiran kerinduanku padamu selalu bertambah detik demi detik Ya Rasul... Kami mencintaimu kami merindukanmu Terimalah kami sebagai umatmu ULASAN TIM FAM INDONESIA: Cinta Rasul, adalah sebuah sikap terpuji yang sepatutnya kita lakukan bahkan juga pada umat saat Baginda Rasul masih hidup sampai umat Muhammad di akhir z...

Kelak, Aku Akan Membangun Rumah Karya

Untukmu Penyemangatku, Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia di tempat Terima kasih sebelumnya kepadamu FAM yang telah memberikanku kesempatan untuk ikut dalam lomba menulis surat ini. Hmm... jika aku menjadi penulis terkenal... Aku ingin melakukan banyak hal. Sebelumnya, Aku ingin jadi penulis terkenal seperti Andrea Hirata, Asma Nadia, Habiburrahman, dan yang paling Aku ingin, Aku bisa seperti J.K. Rowling! Pasti menyenangkan.... sekali! Jika buku kita diterjemahkan ke berbagai bahasa dan juga dibaca oleh orang-orang di penjuru dunia. Berikut beberapa list dan planningku kalau nanti Aku jadi penulis terkenal FAM: 1. Aku akan mengumpulkan keuntungan dari buku-bukuku. Lalu, Aku akan membelikan tiket haji untuk kedua orang tuaku dan dua orang adikku. 2. Aku akan mengadakan meet and greet gratis ke sekolah-sekolah. Karena, selama ini, secara pribadi aku merasa kecewa dengan banyak penulis. Kenapa tidak ada yang melakukan meet and greet ke sekolah-sekolah? Padahal, dengan adanya acara sep...

Mobil VW Kesayangan Papa pun Kusulap Jadi Perpustakaan Berjalan

Yogyakarta, 27 Desember 2012 Untukmu, FAM, di sajadah karyaku. Assalamualaikum. FAM yang kurindu, salam cinta, salam hormat. Mereka yang paling bahagia di atas bumi adalah mereka yang senantiasa bersyukur, bukankah begitu, FAM? Rasa syukur yang tidak akan pernah mampu diukur walaupun telah berlama-lama tafakur, dan justru yang tetap ditemui adalah noda-noda dosa bagaikan kumuhnya lumpur. Namun, setidaknya rasa terima kasih seorang hamba pada Sang Khaliq selalu diupayakan dengan gerakan bibir dan kedua tangan yang menengadah, sesekali cukup diucapkan berulang-ulang di dalam hati, atau boleh juga langsung bersujud mencium bumi-Nya dengan uraian air mata murni. Sungguh, saat hamdalah mampu terangkai dengan aura kenikmatan mengingat-Nya, saat itu jualah merpati menari di atas awan-awan putih yang tidak pernah lengah berarak menyinggahi negeri-negeri kecil di berbagai belahan bumi. Kupu-kupu bergandengan tangan dengan kumbang-kumbang taman di sejajaran mawar, kamboja, anggrek bulan, dan b...

Menunggu Anak Batin

Oleh Yori Tanaka*) Guru puisi saya, Toto ST Radik pernah berkata bahwa karya kita ibarat anak batin kita. Karena ia ada dari proses penciptaan yang rumit, gabungan dari berpikir, berimajinasi, menuangkannya dalam tulisan, mengeramnya untuk kemudian merevisinya sampai dirasa benar-benar sempurna lalu jadilah sebuah karya. Karya tersebut bisa dalam bentuk lembaran print out, bisa berupa buku atau mungkin kolom di media massa. Beberapa bulan yang lalu, ketika FAM Indonesia mengadakan event antologi Cinta Bernilai Dakwah di mana FAM Indonesia membuka kesempatan seluas-luasnya kepada penulis Indonesia untuk mengirimkan karya berupa cerpen, saya sangat antusias menyambut event tersebut meskipun ketika itu saya mengirimkan karya saya didetik-detik akhir sebelum deadline. Alhamdulillah cerpen yang berjudul ‘Di Bawah Kaki Bapak’ lolos seleksi dan akan dibukukan oleh FAM Publishing. Lalu tak berselang lama, saya terbang ke Pare, tepatnya ke Kampung Inggris. Di sana saya mengambil program Speak...

Apakah Mungkin Jika Aku Menulis Buku Nanti Akan Laku dan Menguntungkan?

Cilegon, 25 Desember 2012 Assalamualaikum Wr. Wb. Untukmu: Sang penyejuk resah kalbuku, FAM Indonesia Bertalu rindu ingin bertemu, memuncak gelora awal hati mengenalmu. Selamat malam sahabat penaku, bagaimana kabarmu FAM? Kuharap anugerah serta berkah kesehatan selalu meliputimu sepanjang hari. Bahagia rasanya kala Allah masih memberikanku kesempatan untuk menyapamu lagi di suratku yang kedua ini. Aku berpesan padamu, jangan ada kejenuhan yah jika harus membaca suratku lagi dan lagi, hehehe… Sebelum mengalir pada impianku tentang tema “Jika Aku penulis terkenal maka aku akan…” izinkanlah Aku sedikit mengutarakan sebuah lembayung asa yang sempat memudar pada ujung penaku. Dalam dunia mengarangku yaitu yang sedang aku coba geluti saat ini, aku pernah putus semangat tentang menjadi seorang penulis hebat. Aku mulai menulis ketika aku masih duduk di kelas 2 MTs/SMP. Aku pernah menulis sebuah novel yang sampai saat ini belum pernah aku ketik di komputer. Karyaku itu belum rampung sampai se...

Profil Anggota FAM Indonesia: Rendra Pirani (FAM Tangerang)

“Berprestasi dalam Banyak Bidang” Nama lengkapnya Rendra Pirani. Lahir di Tangerang tanggal 20 November 1994. Rendra adalah anak pertama dari dua bersaudara. Ayahnya bekerja sebagai seorang wiraswasta sekaligus pegawai di kantor kelurahan. Rendra pertama kali belajar menulis ketika ia masih duduk di bangku kelas 3 SD. Ia masih ingat, suatu hari di kelasnya diberikan tugas untuk menulis pengalaman pribadi ketika liburan hari raya. Ia pun menulis cerita itu apa adanya. Setelah cerita sederhana itu selesai ditulis, Rendra memperlihatkan kepada ibunya. Ternyata, ibunya tersenyum menanggapinya. Menurut Rendra, “Itulah senyuman pertama yang ditorehkan Ibu saya untuk menanggapi karya saya. Jujur, ketika saya kecil, saya termasuk anak yang pendiam. Tapi prestasi saya di kelas, bisa dibilang cukup gemilang. Selama saya menempuh pendidikan di jenjang SD, saya berhasil meraih peringkat pertama di kelas sebanyak 9 kali berturut-turut, terhitung dari kelas 1 SD sampai dengan kelas 5 SD.” Prestasi...

Ulasan Cerpen “Jilbab Patah Hati” Karya Kirana Octaviana (FAM Tangerang)

Cerpen yang berjudul “Jilbab Patah Hati” ini bercerita tentang seorang mahasiswi bernama Rara yang menjalin hubungan dengan seorang lelaki yang bernama Hakim. Rara termasuk awam dalam pemahaman agama. Ia baru belajar mengenakan hijab secara benar melalui sahabatnya, Husna. Rara tidak tahu kalau pacaran itu dilarang. Dan Husna menjelaskan semua itu. Meski setelah diberitahu, Rara tetap menjalani aktivitas pacaran jarak jauhnya. Suatu hari, Hakim memutuskannya tiba-tiba. Rara pun patah hati. Sejak peristiwa itu, ia bertekad untuk menjadi muslimah yang sesungguhnya. Sebenarnya, pesan yang ingin disampaikan penulis sangatlah baik. Hanya saja, cara penyampaiannya biasa saja sehingga cerita tidak berkesan bagi pembacanya. Hal ini mingkin disebabkan jam terbang dalam menulis masih kurang. Cerpen yang bercerita tentang pacaran sudah sangat banyak. Oleh karena itu, jika ingin menulis kisah tersebut, harus pintar-pintar dalam memilih ‘scene’ cerita dan percakapan yang tepat sehingga orang yang...