Skip to main content

Ingin Jadi Penulis yang Menghasilkan Karya Indah dan Bermanfaat

Kepada FAM Indonesia

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Hai sobat FAM, perkenalkan saya Mar’atus Sholihah. Saya berterima kasih sekali atas kesempatan yang sobat FAM berikan pada saya dan semua anggota grup Forum Aishiteru Menulis (FAM) Indonesia, atas diadakannya lomba menulis surat ini. Dan saya pun bisa ikut menulis dan mempersembahkan surat ini kepada sobat FAM.

Menulis, semua orang pasti bisa melakukan. Merangkai kata? Semua juga bisa. Tapi tak semudah membalikkan telapak tangan, bagiku, perlu latihan untuk menghasilkan tulisan yang baik dan bermakna, bukan sembarang merangkai kata. Menjadi penulis, itulah mimpi dari beribu-ribu mimpi yang ingin kugapai, bukan sekadar menjadi penulis biasa, ataupun menjadi penulis terkenal saja, akan tetapi aku ingin menjadi penulis yang semua karyaku akan dikenang sepanjang masa.

Awalnya, aku pernah berhenti dari hobiku menulis, karena suatu hari buku dairyku pernah dibaca kakakku di depan almarhumah Umiku. Aku sangat malu, lalu aku musnahkan buku dairy itu termasuk semua tulisan-tulisan, puisi puisi yang aku tulis di buku lain. Itu kala aku masih duduk di bangku SMP. Dan saat aku duduk di bangku SMK, seorang guru Seni Budaya bernama Pak Tabah Murnianto, ia membangkitkan gairah menulisku lagi, kata-katanya yang penuh motivasi, mendorongku untuk menulis kembali. Hingga suatu saat ada pemberitahuan mengenai perlombaan menulis, bisa berupa artikel, opini, maupun puisi yang bertajuk Siswa Melihat Indonesia se Karesidenan Surakarta. “Bagi yang berminat, diharap untuk mengumpulkan tulisannya kepada saya, apapun bentuknya,” kata Pak Tabah. Waktu yang disediakan cuma seminggu, aku berusaha menulis sebuah opini dan aku kumpulkan kepada Pak Tabah. Tak kusangka ternyata aku berhasil menduduki peringkat kedua. Aku menjadi semakin termotivasi kembali untuk menulis.

Sobat FAM yang baik, aku ingin menjadi penulis yang menghasilkan karya-karya nan indah dan bermanfaat. Meski kini aku baru tahap awal belajar, namun aku akan terus berusaha untuk mewujudkan impianku itu. Karena aku ingin melihat senyum bangga Abah atas diriku. Seperti beberapa hari yang lalu, saat tulisanku berhasil dimuat dalam majalah pelajar, aku melihat senyum bangganya untukku, sungguh betapa bahagianya diriku. Andaikan saja Umi masih ada, mungkin ia juga akan tersenyum bangga seperti Abah.

Sobat FAM, jika aku menjadi penulis terkenal, dengan hasil royalti buku-bukuku yang cukup besar, maka aku akan membawa Abah ke Baitullah, menyantuni anak-anak yatim dan fakir miskin, dan masih banyak lagi yang ingin kulakukan. Semua itu hanya dengan maksud untuk membahagiakan sesama, terutama Abahku.

Mungkin cukup sekian surat dari saya sobat FAM, terima kasih sudah membaca surat saya ini.

Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Dari Mar’atus Sholihah

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...