Skip to main content

Ingin Memberikan Inspirasi Karya untuk Semua Orang

Klaten, 11 Desember 2012

Ydh. FAM
di tempat

Asalamualaikum Wr. Wb.

Salam termanis buat FAM. Hai FAM? Akhirnya aku menulis surat lagi untukmu. Semoga engkau masih mengingatku di relung jiwamu. Aku seakan merasa jari-jemariku gatal ingin kembali menulis surat untuk engkau. Dengan bantuan kuasa Ilahi, aku bangkit dari sebuah kegelapan menjadi terang karenamu, FAM. Engkau terus memotivasi dan memacu semangatku dari mulai nol hingga aku bisa berdiri tegak. Kepercayaan aku kepadamu untuk terus berkarya tidak mungkin surut oleh waktu.

FAM, aku turut bangga melihat keberadaanmu yang semakin pesat saat ini. Inginku sepertimu FAM, tapi aku hanyalah binatang jalang yang lemah terhadap takdir Sang Rabbi. Kau penyejuk hatiku untuk bisa terus menulis dan berupaya untuk terus semangat walau karang penghalang terus ada tapi akan aku tembus dengan sekuat tenaga yang aku bisa.

FAM, ingin aku mencurahkan hati apa yang aku pendam saat ini. Seandainya aku bisa menjadi penulis terkenal, aku tak akan melupakanmu FAM. Engkaulah yang membuatku tetap tersenyum kala ku sendiri. Engkaulah sanubari yang menyinari hatiku di mana awal aku bisa menulis dengan kata-kata yang indah berkat pelajaran yang engkau beri.

Fam, dalam benakku ingin sekali aku bisa menjadi penulis terkenal yang akan memberikan inspirasi kepada semua orang melalui karyaku. Seperti yang dilakukan bunda Aliya Nurlela dan bapak Muhammad Subhan Senang sekali aku bisa seperti mereka yang memberikan semangat bagi siapa saja untuk aktif dalam menulis.

FAM, aku ingin sekali menjadi penulis terkenal yang tidak besar kepala terhadap buah penanya. Maka dari itu aku akan menerima kritik dan saran terhadap buah pena yang aku buat untuk menjadikannya lebih baik. Walaupun, buah penaku hanya sedikit sekarang dan belum memenangkan suatu perlombaan satu pun. Aku yakin suatu saat ada jalan yang diberikan Allah SWT kepadaku untuk tetap terus berkarya dan tetap terus bersyukur kepada Sang Pencipta.

FAM, setiap penulis terkenal tidak mampu berdiri sendiri tetapi Sang Rabbi bisa berdiri sendiri dengan sifat wajibnya qiyamuhu binafsihi. Dari hal itulah aku akan menjalin persahabatan dengan siapa saja tidak membedakan Suku, Agama, Ras dan Antar golongan (SARA). Sebagai kader Lembaga Dakwah Kampus (LDK) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), aku ingin sekali merajut ukhuwah terhadap siapa saja.

FAM, satu impianku lagi yaitu anugerah terindah jika aku menjadi penulis terkenal yang mampu membahagiakan orangtua dan membuat mereka tetap tersenyum terutama aku bisa memberangkatkan mereka menyambut seruan Ilahi untuk menunaikan ibadah haji ke Masjidil Haram. Aku tidak akan melupakan jasa-jasa orangtuaku yang merawatku dengan jerih payah dari kecil hingga aku bisa seperti ini.

Akhir kata, aku hanyalah orang biasa yang ingin menjadi orang luar biasa yang mempunyai tekad untuk berkarya. Semoga aku bisa mengukir tinta emas yang mampu memberikan manfaat bagi siapa saja. Namun aku hanya manusia yang sangat renta terhadap kodrat Ilahi.

Itulah yang aku inginkan FAM, jika aku menjadi penulis terkenal. Semoga keinginanku terwujud dengan engkau FAM. Engkaulah yang menemaniku hingga tua nanti dan aku bisa menceritakan kepada cucuku tentang engkau FAM. Engkau yang menyemangatiku aku hingga aku bisa percaya diri untuk menulis dengan tanganku sendiri menuliskan buah pikiranku di dunia tulis ini.

Terima kasih FAM,
Salam Santun...
Salam Aishiteru Menulis !
Wasalamualaikum Wr.Wb.

Sahabat Penamu,

Fredi Setyono
Klaten-Jawa Tengah
Email: setyonofredi@yahoo.co.id

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...