Skip to main content

Keterbatasan Fasilitas Jangan Surutkan Semangat Berkarya

Oleh Aliya Nurlela*)

Sahabat FAM yang saya sayangi, sering sekali saya mendapat keluhan dari para anggota yang mengatakan kesulitan menghasilkan karya karena faktor keterbatasan. Keterbatasan waktu, fasilitas, dukungan orang terdekat termasuk kesulitan membangkitkan semangat diri sendiri untuk tidak malas berkarya. Hmmm... memang keterbatasan adakalanya menjadi kendala. Tetapi ssst... tahukah sahabat? Keterbatasan adakalanya justru memicu kita menjadi semakin semangat dalam berkarya. Semua kembali kepada kita.

Empat buku saya tulis dalam kondisi benar-benar penuh keterbatasan. Buku pertama, saya tulis ketika sakit lumpuh selama kurang lebih tiga bulan. Dalam kondisi tubuh teronggok di tempat tidur dan kaki tak mampu digerakkan. Alhamdulilah, masih memiliki tangan untuk menulis, otak untuk berpikir dan hati untuk merasakan. Buku kedua, saya tulis ketika baru saja terlepas dari sakit parah yang tidak terdeteksi medis. Ketika dokter sudah angkat tangan dan menyarankan dirawat di rumah saja. Katanya, tak ada harapan sembuh. Buku ketiga saya tulis di tengah ke’gaptekan’ teknologi. Baru memiliki netbook tetapi belum pandai menggunakannya. Buku keempat, saya tulis di tengah-tengah kesibukan mengelola wadah FAM Indonesia yang memerlukan kecepatan, ketepatan dan kecermatan. Di sela-sela HP berdering setiap waktu, pesan inbox facebook full, pesan di email juga penuh dan berkantor setiap hari di kantor FAM Pusat. Benar-benar di sela-sela harus memberikan pelayanan terbaik kepada para anggota FAM baik secara online maupun offline.

Ternyata keterbatasan waktu, fasilitas, dan lain-lain bukan alasan untuk tidak menghasilkan karya. Saya selalu berpesan pada diri sendiri dan orang-orang terdekat, “Berkaryalah, sebelum kehilangan semuanya. Kehilangan waktu, kesempatan termasuk kesempatan hidup.” Baiklah, sahabat FAM mari kita semangat kembali berkarya, bertekad menjadi orang yang berguna dan bersikap peduli pada sesama. Meskipun kondisi kita berada pada ambang ‘keterbatasan.’

Salam santun, salam karya!

*) Sekjen FAM Indonesia.

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...