Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2017

Pengumuman Pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif Bertema Membaca 2017

Pengurus Pusat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia hari ini mengumumkan nama-nama pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif bertema Membaca. FAM Indonesia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang sangat antusias mengikuti lomba ini. Dari lebih 600-an naskah kata mutiara yang masuk ke meja Tim FAM Indonesia, FAM menyeleksi 3 (tiga) Kata Mutiara Terbaik dan 20 (dua puluh) Kata Mutiara Terpilih. Setelah membaca, menimbang, menilai, lalu menetapkan, maka Tim FAM Indonesia memutuskan inilah 3 (Tiga) Pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif Terbaik 2017 yang diselenggarakan FAM Indonesia: TERBAIK 1: FRIZKA ARLYFIA FIRDHA SHAFARA (SEMARANG) Kata Mutiara: “Membaca tak semahal narkotika, namun ia membuatmu bebas berfantasi tanpa ganja, bersenang-senang tanpa kokain, dan bereuforia tanpa morfin. Percayalah, jika kau telah terpikat, membaca selalu menjadi candu paling nikmat.” TERBAIK 2: RIZKI AMALIA OKTISAH  (KARIMUN, RIAU) Kata Mutiara: “Jika buku adalah mata dunia yang ja...

Sebait Pesan Selepas Hujan

Judul: Sebait Pesan Selepas Hujan Penulis: Aliya Nurlela Kategori: Kumpulan Cerpen ISBN: 978-602- 335- 272-2 Terbit: November 2017 Tebal:  viii + 168 hal; 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Hujan selalu menawarkan kenangan, kerinduan, keindahan, kesegaran, termasuk menyelipkan pesan. Ada pesan di masa kanak-kanak, remaja dan masa dewasa. Pesan itu, selalu berbeda di setiap masa. Hujan demikian berkesan. Cukup sebait pesan untuk mewakili suara hati. Di sana akan kautemukan hati bicara, hati bergumam, hati mendesah, hati berharap dan suara hati lainnya, yang selama ini tersembunyi. Bacalah saat mentari tersenyum, siang berdendang, senja berkemas atau saat malam berdenyut. Lebih baik lagi, jika dibaca selepas hujan! Cerpen-cerpen yang terangkum di dalam buku ini, terdiri dari beragam tema. Sebagiannya, pernah terbit di media massa. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 0812 5982  1511/081350051745, atau v...

Hal-Hal yang Harus Dipelajari oleh Penulis Pemula

by: Najla Al-faiq Menjadi seorang penulis itu sebenarnya susah-susah gampang. Kita memang bebas berekspresi dengan ide masing-masing, namun itu bukan berarti ide-ide kita bisa diterima dengan baik oleh orang lain. Sebagaimana ada yang menyukai tulisan kita, tentu ada juga orang yang tidak menyukai tulisan kita. Di sinilah letak kesulitannya, apakah kita akan terus menulis atau berhenti.  Penulis pemula--sebagaimana sebutannya--adalah seorang penulis yang baru eksis di dunia kepenulisan. Para penulis pemula ini sering rawan dengan yang namanya “galau”. Terlebih seperti yang telah disebutkan di paragraf sebelumnya. Seorang penulis pemula sangat berharap mendapat respon yang baik dari pembacanya, namun tidak semua pembaca akan memberi respon seperti itu. Jika mental penulis pemula ini lemah, sekali mendapat kritik, dia akan langsung berhenti menulis. Padahal siapa tahu ke depannya dia bisa menjadi seorang penulis terkenal andai dia tetap lanjut menulis.  Inilah kenapa...

FAM Cabang Palembang, Sharing Pengalaman Secara Live di Sriwijaya Tv

FAMNEWS, Palembang - Bagi kawula muda kota Palembang, program B'Dalu (Palembang; bermalam) yang dimiliki oleh stasuin televisi lokal seperti Sriwijaya Tv itu sudah tidak asing lagi di telinga. Untuk diketahui, program inspiratif ini selalu menyajikan hal-hal menarik khususnya yang berbau entertaiment dan edukasi. Malam ini, FAM Indonesia melalui cabang Palembang diundang untuk hadir sebagai narasumber dalam bincang santai yang ditayangkan secara LIVE tersebut. Mengusung tema "Goresan Tinta yang Bermanfaat", M Irfan Erik dan Iswadi hadir menyapa pemirsa Sriwijaya Tv pukul 21.00 WIB, Kamis (28/09). Selaku pelaksana ketua FAM cabang Palembang, Erick mengaku bangga atas kepercayaan televisi yang kental menyuarakan budaya kota Pempek itu kepada FAM Palembang, meski demikian ia merasa memang masih banyak evaluasi yang harus dilakukan FAM Palembang. "Sangat antusias bisa sharing pengalaman secara live dan disaksikan remaja Kota Palembang dan sekitarnya, tapi kami sendi...

Lomba Cipta Puisi Tingkat Pelajar SLTP/SLTA Bertema “Sekolahku Kebanggaanku” Berhadiah Uang Tunai + Novel, 60 Naskah Terpilih Dibukukan!

Dibuka: 28 September 2017 Deadline: 20 Oktober 2017 Yuk, segera kirimkan naskah terbaikmu! SYARAT & KETENTUAN LOMBA 1. Peserta terbuka untuk pelajar tingkat SLTP/SLTA, baik berdomisili di Indonesia maupun luar negeri. 2. Peserta mengirimkan maksimal 2 (dua) puisi. Puisi bertema “Sekolahku Kebanggaanku”. 3. Panjang naskah setiap puisi maksimal 1 (satu) halaman, cukup 1 (satu) spasi. 4. Naskah diketik di microsoft word 2007, font Times New Roman ukuran 12, jarak 1 spasi, panjang maksimal 1 (satu) lembar ketikan. 5. Naskah original, belum pernah terbit di media mana pun (termasuk website, blog dan media sosial). 6. Naskah dilampirkan biodata narasi, foto diri, alamat email, dan nomor kontak yang dapat dihubungi. 7. Naskah dikirim ke email:  lombafamindonesia@gmail.com . Subjek email: Lomba Puisi Sekolahku Kebanggaanku_Nama Penulis. Paling lambat diterima tanggal 20 Oktober 2017. Naskah yang masuk akan mendapat balasan dari admin FAM Indonesia (jam kerja). Bal...

Update Final Peserta Lomba Menulis “Kata Mutiara Inspiratif” Bertema Membaca

Jumat, 29 September 2017 Update berdasarkan urutan huruf Abjad A-Z [Penerimaan naskah ditutup] 1. A.In’amullah Al-faruqi (Madura) 2. Abdul Rokhim (Bojonegoro) 3. Adah (?) 4. Ai Prtiwi (Indramayu) 5. Aida Fitriyati (Malang) 6. Afifah (Banjarmasin) 7. Ainur Rofi’a (Sidoarjo) 8. Amna Wati (Lhokseumawe) 9. Ananda Putri Safitri (Malang) 10. Anju Eranti (Kalimantan Barat) 11. Andrew A. Navara (?) 12. Anggi Wahyu Risqiani (Tulungagung) 13. Ariyanto (Riau) 14. Arnawisah (Seruyan) 15. Alan Zakiya (Jember) 16. Aldi Adi Pratama (Banyumas) 17. Alfi Manzilatur Rokhmah (Sidoarjo) 18. Alus Musyhar Laily (Riau) 19. Amelia Ananda (Bandung) 20. Akhir Tsaniy (Lombok) 21. Aliyah Khumaini (Jombang) 22. Agung Purnomo (Cirebon) 23. Abdul Mutholib (Cirebon) 24. Anas Arrosyid Hanafi (Gresik) 25. Annisa Ratrisnawati (Yogyakarta) 26. Anisa Nuraini (Sampang) 27. Annisa Umami (Banyuwangi) 28. Asmiani Halid (Wajo) 29. Anggiyani Larasati  (Bekasi) ...

Temu Pemustaka, Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

FAMNEWS, Kediri - Guna meningkatkan budaya dan minat baca  masyarakat serta memperingati bulan kunjungan perpustakaan,  Dinas Kearsipan dan Perpustakaan kabupaten Kediri menggelar  temu Pemustaka yang bertempat di Pendopo Ex Korcam Pare,  Kediri-Jawa Timur, Rabu (27/09). Hadir dalam acara tersebut Dr Ir Moch Saleh Udin, M.M selaku  Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakan Kabupaten Kediri sebagai  pemateri, didampingi dua pemateri lainnya, Drs Sunaryo, M. Pd  dan RM Hendro, S.E, M.M. Dalam kesempatan tersebut, ketiga pemateri menyampaikan  beberapa hal terkait upaya meningkatkan minat baca masyarakat,  diantaranya melalui peningkatan kualitas layanan perpustakaan  Mastrip, dan pengelolaan perpustakaan di era modern dengan  mengaplikasikan sistem informasi teknologi atau perpustakaan  digital, serta Online Public Acscess Catalog (OPAC) yang  diharapkan dapat menarik antusiasme masyarakat di lingkungan  Perpustaka...

Penerbitan Buku Antologi Puisi Bertema “Hujan”

Yuk, bukukan naskah puisimu! Dibuka: 27 September 2017 Deadline: 30 Oktober 2017 Hujan? Banyak sekali tulisan bertema hujan. Mungkin kamu bosan  dengan tema tersebut, tapi tahukah? Hujan selalu menjadi  inspirasi. Tidak habis untuk dikupas; dari hujan rintik-rintik,  hujan lebat, hujan yang disertai halilintar dan lainnya. Semua  tentang hujan, sangat menarik untuk dituliskan jadi puisi yang  inspiratif. So, kirimkan naskahmu untuk dibukukan ya. Karya Anda yang lolos seleksi akan dibukukan. Hanya dipilih 50  karya penulis! Bagaimana cara mengirim puisi dan diterbitkan di buku ini? Pertama, penulis umum (baik anggota FAM Indonesia maupun  nonanggota), baik berdomisili di Tanah Air maupun di  Mancanegara. Kedua, naskah puisi ditulis di microsof word 2003 atau 2007,  ukuran kertas kuarto A4, jenis huruf Time New Roman, ukuran  huruf 12. Ketiga, panjang naskah setiap puisi maksimal 1 (satu) halaman,  cukup 1 (satu) spa...

FAM Indonesia Bawa Angin Segar untuk Dunia Dongeng

Kediri (FAMNews)--Setelah sukses dengan pembukuan antologi menulis dongeng pada Juli 2015 dan Mei 2016 lalu, Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia kini kembali menggelar lomba dongeng yang telah dibuka secara online, sejak 1 September 2017 dan akan ditutup pada 5 Oktober 2017 mendatang. Diakui Aliya Nurlaela,  Sekjen FAM Indonesia, lomba dongeng ini sendiri merupakan event pertama yang diadakan oleh FAM Indonesia. Meski di dua tahun terakhir telah dibukukan antologi menulis dongeng dengan judul "Cerita dari Waktu ke Waktu" (2015) dan "Sangkar Kertas" (2016). Minat anak-anak terhadap dongeng yang tidak diimbangi dengan terbitnya buku-buku kumpulan dogeng yang 'segar' baik dari ide maupun jalan cerita, menjadi alasan utama FAM Indonesia untuk menggagas ide ini. Tentunya hal ini dapat menjadi 'angin segar bagi dunia dongeng'. Menurut pihaknya, buku-buku dongeng yang banyak beredar saat ini dominan cetakan ulang dari karya-karya lama. Sangat disayang...

Kopdar FAM Wilayah Surabaya; Mengupas Buku "Mana Jejak Kita?" Karya Yudha Prima

Surabaya -(FAM) Kamis (21/9), pukul 11.00 WIB, bertempat di Perpustakaan Kebun Binatang Surabaya, FAM Cabang Surabaya mengadakan kopdar untuk membahas inti penulisan buku “Mana Jejak Kita?” karya Yudha Prima. Lewat 19 artikel yang ada di buku tersebut, si penulis mencoba mengungkap segala paradoks yang terjadi di negeri ini, mulai dari level keluarga hingga negara. Sebagaimana testimoni yang disampaikan Reffi Dhinar, salah satu pembaca buku "Mana Jejak Kita?", buku ini memang tidak menawarkan solusi dalam setiap permasalahan yang diangkatnya.Tapi setidaknya buku ini telah mencoba membangunkan banyak orang yang lama terninabobokkan ilusi kemapanan, Memang tidak mudah menjadi penulis yang tidak ingin hidup di menara gading. Untuk menjadi penulis berkarakter kuat, perlu kerendahan hati untuk terus belajar,keindependensian dan kejujuran dalam menyikapi realita dan keberanian bersikap yang didasari kuatnya ilmu dan data akurat. Dalam kopdar ini Yudha Prima memaparkan inti d...

Kopdar, FAM Palembang; Agendakan Seminar Literasi "Sumpah Pemuda"

FAM-Palembang. Menyusul dibentuknya Forum Literasi Palembang Darussalam oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan kota Palembang, FAM Palembang kembali melanjutkan debut literasi. Menggiatkan literasi di kancah Sumatera Selatan (Sumsel) memang bukan hal yang mudah, meski terkadang tak sulit juga mengumpulkan dan mengajak anak-anak muda bumi Sriwijaya yang penuh sejarah dan kenangan pra merdeka itu untuk membangun kembali geliat berliterasi. Melalui Forum Aktif Menulis (FAM) regional Palembang, agaknya kreativitas dan semangat anak muda meng-kampanyekan dunia literasi itu kian terasa. Sabtu (23/09) kemarin, bertempat di kantor Radio Trijaya FM Palembang, Laura Sylvia - member FAM dan beberapa FAMILI Palembang melakukan silaturahmi (kopi darat) sekaligus rapat internal FAM Palembang. Dalam kesempatan tersebut, FAMILI Palembang turut membahas project jangka pendek dan jangka menengah FAM Palembang untuk geliat literasi yang menyasar kepada generasi muda masa kini. Didampingi oleh Fatkhurro...