Judul: Sebait Pesan Selepas Hujan
Penulis: Aliya Nurlela
Kategori: Kumpulan Cerpen
ISBN: 978-602- 335- 272-2
Terbit: November 2017
Tebal: viii + 168 hal; 14 x 21 cm
Harga: Rp 50.000,-
(Harga belum termasuk Ongkir)
Hujan selalu menawarkan kenangan, kerinduan, keindahan, kesegaran, termasuk menyelipkan pesan. Ada pesan di masa kanak-kanak, remaja dan masa dewasa. Pesan itu, selalu berbeda di setiap masa. Hujan demikian berkesan.
Cukup sebait pesan untuk mewakili suara hati. Di sana akan kautemukan hati bicara, hati bergumam, hati mendesah, hati berharap dan suara hati lainnya, yang selama ini tersembunyi.
Bacalah saat mentari tersenyum, siang berdendang, senja berkemas atau saat malam berdenyut. Lebih baik lagi, jika dibaca selepas hujan!
Cerpen-cerpen yang terangkum di dalam buku ini, terdiri dari beragam tema. Sebagiannya, pernah terbit di media massa.
[Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 0812 5982 1511/081350051745, atau via email: aishiterumenulis@gmail.com, dan kunjungi web kami di: www.famindonesia.com]
Penulis: Aliya Nurlela
Kategori: Kumpulan Cerpen
ISBN: 978-602- 335- 272-2
Terbit: November 2017
Tebal: viii + 168 hal; 14 x 21 cm
Harga: Rp 50.000,-
(Harga belum termasuk Ongkir)
Hujan selalu menawarkan kenangan, kerinduan, keindahan, kesegaran, termasuk menyelipkan pesan. Ada pesan di masa kanak-kanak, remaja dan masa dewasa. Pesan itu, selalu berbeda di setiap masa. Hujan demikian berkesan.
Cukup sebait pesan untuk mewakili suara hati. Di sana akan kautemukan hati bicara, hati bergumam, hati mendesah, hati berharap dan suara hati lainnya, yang selama ini tersembunyi.
Bacalah saat mentari tersenyum, siang berdendang, senja berkemas atau saat malam berdenyut. Lebih baik lagi, jika dibaca selepas hujan!
Cerpen-cerpen yang terangkum di dalam buku ini, terdiri dari beragam tema. Sebagiannya, pernah terbit di media massa.
[Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 0812 5982 1511/081350051745, atau via email: aishiterumenulis@gmail.com, dan kunjungi web kami di: www.famindonesia.com]

Comments
Post a Comment