Skip to main content

Pengumuman Pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif Bertema Membaca 2017


Pengurus Pusat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia hari ini mengumumkan nama-nama pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif bertema Membaca.

FAM Indonesia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang sangat antusias mengikuti lomba ini. Dari lebih 600-an naskah kata mutiara yang masuk ke meja Tim FAM Indonesia, FAM menyeleksi 3 (tiga) Kata Mutiara Terbaik dan 20 (dua puluh) Kata Mutiara Terpilih.

Setelah membaca, menimbang, menilai, lalu menetapkan, maka Tim FAM Indonesia memutuskan inilah 3 (Tiga) Pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif Terbaik 2017 yang diselenggarakan FAM Indonesia:

TERBAIK 1: FRIZKA ARLYFIA FIRDHA SHAFARA (SEMARANG)
Kata Mutiara:
“Membaca tak semahal narkotika, namun ia membuatmu bebas berfantasi tanpa ganja, bersenang-senang tanpa kokain, dan bereuforia tanpa morfin. Percayalah, jika kau telah terpikat, membaca selalu menjadi candu paling nikmat.”

TERBAIK 2: RIZKI AMALIA OKTISAH  (KARIMUN, RIAU)
Kata Mutiara:
“Jika buku adalah mata dunia yang jauh menembus angkasa, maka membaca adalah kacamata rabun paling efektif untuk melihatnya”

TERBAIK 3: ALAN ZAKIYA (JEMBER)
Kata Mutiara:
"Hidup ini sejatinya adalah buku tebal yang terbuka. Kita butuh berkali-kali membaca untuk paham akan makna yang terkandung di dalamnya."

SELAMAT KEPADA 3 (TIGA) PENULIS KATA MUTIARA TERBAIK!

Tim FAM Indonesia juga menetapkan 20 (dua puluh) Kata Mutiara Pilihan, masing-masing sebagai berikut:

TERPILIH 1: ALDI ADI PRATAMA (BANYUMAS)
Kata Mutiara:
Bilamana sebuah buku dapat berkata “Aku akan menemanimu, hingga di liang kubur mu”

TERPILIH 2: ALFI MANZILATUR ROKHMAH (SIDOARJO)
Kata Mutiara:
Membaca itu magic. Karena dengan membaca seakan kamu berselancara dalam dunia yang tak pernah dikenal sebelumnya

TERPILIH 3: AULIZA RAMADONA (PADANG)
Kata Mutiara:
Ilmu itu manja tak akan datang bila tak di jemput

TERPILIH 4: BUDI RAHMAH PANJAITAN (MEDAN)
Kata Mutiara:
“Jika diksi di kepalamu sedang habis, maka waktunya untuk memahami diksi yang ada. Bacalah! Niscaya kau akan lebih memahami”

TERPILIH 5: DENIK A NURAMALIYA (MALANG)
Kata Mutiara:
“Usia memang mampu mengancammu pada penyakit lupa. Dan membaca buku adalah obat mujarab yang sanggup mencegahnya.”

TERPILIH 6: ELLYS MARDIANA (SURABAYA)
Kata Mutiara:
"Jika kata adalah udara, kalimat adalah tanah, paragraf adalah samudra, dan cerita adalah dunia. Maka dengan membaca, kau sudah menggenggam segalanya."

TERPILIH 7: FISSABIL ADAM AP (MALANG)
Kata Mutiara:
Membaca buku sama halnya, membaca jalan pikiran perempuan.
Kadang susah dipahami. Kadang sukar dimengerti. Rumit juga unik.
Walau begitu, buku dan perempuan sama sama menjadi candu yang mengasyikkan.

TERPILIH 8: FUJI LESTARI (TASIKMALAYA)
Kata Mutiara:
"Membaca itu seperti menabung, selembar demi selembar kertas kita baca, maka akan terkumpul ilmu untuk menata masa depan yang lebih baik."

TERPILIH 9: NISHFI YANUAR (NGAWI)
Kata Mutiara:
"Membaca buku akan menambah wawasanmu. Membaca kehidupan akan memengaruhi pola pikirmu. Membaca Alquran akan menjadi penolongmu."

TERPILIH 10: ILYAS IBRAHIM HUSAIN (GOWA)
Kata Mutiara:
Sangat sederhana. jikalau hari ini saya tidak membaca, maka saya akan menulis. Jikalau hari ini saya tidak menulis, maka saya akan membaca.

TERPILIH 11: KHAIRANI (BANDUNG)
Kata Mutiara:
"Bagiku buku adalah Wonderland. Tidak pernah berhenti membuatku takjub."

TERPILIH 12: TATIEK PURWANTI (MALANG)
Kata Mutiara:
“Perpustakaan adalah kampusku.
Membaca adalah jurusan pilihanku.
Dan aku merasa tidak kunjung lulus dari situ.”

TERPILIH 13: MUH. SALDIN SAFAR (LUWU UTARA)
Kata Mutiara:
"Membaca itu bagaikan seutas tali yang mengikat erat antara diri dengan masa depan"

TERPILIH 14: REFFI DHINAR S (SIDOARJO)
Kata Mutiara:
Membaca akan membuatmu kaya. Tak hanya untuk otak, tetapi juga untuk jiwa.
  
TERPILIH 15: WARDATUL MALIKAH (JEMBER)
Kata Mutiara:
“Membaca itu seperti oksigen yang sangat dibutuhkan oleh otak dan jiwa kita karena tanpa membaca otak dan jiwa kita akan mati tak berdaya.”
  
TERPILIH 16: BAHRUL FIKRI ANZWAR (MALANG)
Kata Mutiara:
“Membaca membuat otakmu tidak perawan lagi”
  
TERPILIH 17: WANDRI (LIMA PULUH KOTA)
Kata Mutiara:
Membaca itu ibarat sebuah candu
Semakin sering melakukannya
Semakin ingin untuk selalu didekatnya
  
TERPILIH 18: HERMANSYAH LUBIS (MEDAN)
Kata Mutiara:
“ Jika ingin bertutur kata dengan sopan dan santun, maka membacalah.
 Membaca tulisan yang baik akan mengajarimu bertutur kata dengan baik
Membaca melatih bibir mengucapkan kalimat-kalimat indah hingga kau dapat disenangi banyak orang ”
  
TERPILIH 19: ALUS MUSYHAR LAILY (RIAU)
Kata Mutiara:
Sehari tanpa buku hidupku sunyi dan sepi.
Sehari tanpa tinta hidupku tak bersuri dan sendiri.
  
TERPILIH 20: PIPIN PIRMANSYAH (BANDUNG)
Kata Mutiara:
"Membaca menjadikan sinar kehidupan bagi insan, memupuk gudang ilmu sebagai inspirasi yang harus diamalkan"

SELAMAT KEPADA 20  (DUA PULUH) PENULIS KATA MUTIARA PILIHAN!

Sebagai tanda apresiasi, FAM Indonesia memberikan hadiah sebagai berikut:

TERBAIK 1:
Paket 4 buku + Voucher pulsa + Piagam Penghargaan

TERBAIK 2:
Paket 3 buku + Voucher pulsa + Piagam Penghargaan

TERBAIK 3:
Paket 2 buku + Voucher pulsa + Piagam Penghargaan

DUA PULUH KATA MUTIARA PILIHAN DAN SELURUH PESERTA AKAN MENERIMA PIAGAM PENGHARGAAN DARI FAM INDONESIA

Demikian pengumuman ini disampaikan. Keputusan Tim FAM Indonesia sebagai Dewan Juri bersifat mutlak, tidak dapat diganggu gugat, dan tidak diadakan surat menyurat.

Bagi peserta yang belum beruntung, ikuti event-event kepenulisan FAM Indonesia lainnya.

Khusus bagi pemenang kata mutiara (Terbaik 1, 2, 3) alamat lengkap dan nomor HP mohon dikirim via email: aishiterumenulis@gmail.com.


Salam literasi!
TIM FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...