Berlanjut pada tahun 1986, guru bahasa Indonesia lahir di Talaok, Bayang, Sumatera Barat 45 tahun yang lalu ini, sempat menjuarai lomba menulis cerpen di FPBS IKIP Padang. Perjalanan guru bahasa Indonesia SMAN 1 Painan di dunia literasi ini tak hanya sampai di situ saja. Pada tahun 2013 hingga 2017, beberapa karyanya berhasil diterbitkan oleh FAM Publishing seperti, buku kumpulan cerpen berjudul “Hati Tukang Sapu dalam Jurang”, kumpulan esai dengan judul “Kebenaran dalam Sastra”, kumpulan cerpen berjudul ‘WC”, dan “Sandal Jepit”.
Baru-baru ini, Raflis kembali melahirkan karyanya berupa cerita pendek Mamak, Ketika Aku ingin Turun dari Rumah, Mesin Tik, Sepatu, Salam, Tragedi Cinta di Batu Kalang, Sandal Jepit, Parabola dan Sepeda Motor, Bisul, serta Idar dan Ulin yang kembali diterbitkan oleh FAM Publishing. “Saya suka menerbitkan buku di FAM, karena penjilidannya rapi dan kuat. Walau bukunya ditekuk-tekuk, halaman-halaman buku tidak akan lepas,” ujar Raflis mengakhiri perbincangan dengan TIM Media FAM. [TIM Media FAM]


Comments
Post a Comment