Skip to main content

PROFIL 75 PENULIS/PESERTA EVENT TER-AKTIF 2018 FAM INDONESIA; YULLI HARIYANI


Tapak Pena di Tengah Sawit

Yulli Hariyani (Julie) lahir di Trenggalek, 10 Juli 1989. Putri kedua dari pasangan Bapak Nurngaini dan Ibu Sri Pujiati. Lulusan Sastra Indonesia prodi Pendidikan Bahasa Indonesia di Universitas Negeri Malang (UM) ini saat ini menjadi utusan duta pendidik di Sabah Malaysia. Menjadi guru Tahap ke-8 yang diberangkatkan oleh P2TK Dikdas Kemendikbud yang sekarang dinaungi oleh Dirjen GTK. Pada tahun 2017 berangkat ke Malaysia untuk tugas mulia yaitu mendidik anak-anak Buruh Migran Indonesia (BMI) di Distrik Pedalaman Sabah, Malaysia, tepatnya di Pedalaman Bawah. Ia ditugaskan di Community Learning Center(CLC)Gamben Sipitang dan pada tahun 2018 dipindahtugaskan di Community Learning Center Nusa Bangsa Masapol. Ia mengajar siswa setingkat Sekolah Dasar (SD) dan CLC Lumadan Beaufort setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ia juga menyukseskan program kejar paket A, B, dan C di wilayah Mesapol dan sekitarnya.

            Seorang guru adalah tugas yang mulia. Dari tahun 2012 setelah lulus dari perkuliahan ia mengajar di MTS Negeri Kepanjen Malang (saat ini menjadi MTS Negeri 6 Malang). Sejak di sekolah pertama ia bekerja, ia sudah aktif menulis terutama dalam pembimbingan karya tulis ilmiah anak. Karya tulis ilmiah yang ia bimbing mampu menempati urutan kedua wilayah Kepanjen dengan lawan jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Selain itu, pernah menjadi koordinator mading sekolah dan pembina ekstrakurikuler Jurnalistik. Karirnya selama dua tahun di MTS Negeri Kepanjen harus terhenti karena ia memutuskan untuk lanjut kuliah Strata 2 (S2) di Universitas Islam Malang. Ia melanjutkan kuliah pascasarjana prodi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia. Tidak berhenti di situ untuk mengajar. Meski sedang menjalani kuliah, ia menjadi guru bantu di SMK Negeri 7 Malang dan Pondok Pesantren Nurul Ulum Kacuk, Malang. Namun tidak bertahan lama karena ia diterima masuk audisi di SMA Islam Sabilillah Malang.

            Setelah masuk masa audisi tiga bulan di SMA Islam Sabilillah Malang ia masuk tahap selanjutnya yaitu masa percobaan selama setahun. Di sinilah karir mulai berkembang dan banyak aktivitas menulis yang ia geluti. Mulai dari pendamping Karya Tulis Ilmiah Al Quran, Artikel Ilmiah hingga mampu membawa siswa Sabilillah berprestasi dalam bidang kepenulisan. Setelah satu tahun tepat berlalu, ia harus resign karena mendapatkan beasiswa tesis LPDP tahun 2016. Ia harus bisa lulus kuliah tepat waktu. Usai wisuda dan mendapatkan gelar Magister Pendidikan, ia mulai untuk aktif lagi mengajar.

            SMA Negeri 8 Malang menjadi sekolah yang mengantarkannya terbang ke Malaysia. Pengabdian di sekolah ini terbilang singkat tidak sampai satu tahun. Lalu ia mendaftar menjadi pendidik yang akan ditugaskan ke Malaysia. Awalnya hanya bermula dari keinginannya untuk dapat menginjakkan kaki ke luar negeri. Ternyata ia lolos terpilih menjadi pendidik untuk anak-anak Indonesia di Malaysia. Alhasil, ia benar-benar ke luar negeri secara nyata.

            Saat berada di tempat penugasan bersama guru-guru Indonesia menerbitkan buku antologi puisi anak-anak buruh migran yang berjudul Jalan Setapak. Bermula karya inilah ia sangat tertantang untuk mengikuti event yangdiadakan oleh FAM Indonesia. Mengikuti untuk ikut membuat karya dan iseng-iseng mengikuti lomba yang diselenggarakan FAM Indonesia juga. Pengalaman berharga ternyata tetap membekas di jiwa dan menjadi seonggok semangat yang mengisi perjalanan di tempat penugasan.

Pada bulan November 2018 pernah juga mengikuti lomba inovasi belajar (Inobel) khusus Guru Bina dan mampu meraih juara II lomba Inobel Guru CLC se-Sabah dan Sarawak. Pada lomba inobel tersebut yang dilombakan adalah karya Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Guru. Ia menulis penelitian Peningkatan Kemampuan Menulis Naskah Drama Pada Siswa Kelas 6 CLC Nusa Bangsa Masapol dengan Teknik Makrocoze. Mungkin jika dibaca sekilas penelitian terlihat biasa, namun ia kembangkan secara luar biasa sehingga mampu memikat hati juri. Juri-juri berpengalaman di antaranya Kepala Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, Ahli PTK sekaligus dosen Universitas Terbuka, dan Ahli penelitian dari SIKK. Saat ini ia juga menyiapkan Jurnal Ilmiah yang akan diterbitkan melalui Sekolah Indonesia Kota Kinabalu. Meski tidak terlalu bersinar di bidang kepenulisan buku, namun dalam kancah penelitian bisa menjadi hal yang membuat ia semangat berkarya dalam kepenulisan. Jangan pernah berhenti menulis karena malas, malasmu harus dikalahkan dengan semangat berkarya. Sebenarnya yang mampu membuat dirimu berkarya adalah dirimu sendiri. Jadi mulai dari sekarang yuk menorehkan prestasi untuk negeri dengan pena hingga tercipta karya. Selalu semangat menulis ya! [FAM]

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...