DEDI SAEFUL ANWAR. Anggota Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Wilayah Jawa Barat. Lahir di Cimahi, 10 November 1972. Menyelesaikan pendidikannya di Universitas Terbuka Jurusan Manajemen serta Jurusan Pedagogik di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Kesehariannya bertugas di sebuah MTs di Kabupaten Cianjur. “Senyum Nolina” adalah buku kumpulan cerpen perdananya yang diterbitkan FAM Publishing (2013).
TASBIH HUJAN
hujan mengetuk pintu
dengan gerbong rindu
mengirim kabar
bahwa ramadan segera berlalu
ada haru yang menua
di sela jendela jelaga
di sela arus tadarus
mengalun ngugun
menggenap selaksa doadoa
: akankah angka usia kembali menjejak
di rumah Ramadan-Mu kelak.
2016
LELAKI BERTUBUH KATA
-Iwan B. Setiawan
hujan menyiram deras rindu
menjadi perahu bagimu
yang tidak letih mengeja jagat ayat-ayat kauniyah
tubuh menggelepar saat jemari berhenti menari
atau mampet mengusik diksi-diksi dan imaji diri
kebun kopi dan ladang bakau tempat paling jalang,
saat mengasah pedang kata,
bahkan sesekali mpu pengasah belati hati
zikir kata di sepenggalan matahari naik,
adalah sajian roti tanpa selai stroberi
di setiap pagi dan perapian hari menyucuk ujung kepala
"aku masih terus mencoba ke baitullah di hati sendiri," ujarmu bersujud dalam tubuh kata
2016
Ingin menerbitkan buku dan cetak majalah sekolah? Hubungi FAM Publishing di 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com.
TASBIH HUJAN
hujan mengetuk pintu
dengan gerbong rindu
mengirim kabar
bahwa ramadan segera berlalu
ada haru yang menua
di sela jendela jelaga
di sela arus tadarus
mengalun ngugun
menggenap selaksa doadoa
: akankah angka usia kembali menjejak
di rumah Ramadan-Mu kelak.
2016
LELAKI BERTUBUH KATA
-Iwan B. Setiawan
hujan menyiram deras rindu
menjadi perahu bagimu
yang tidak letih mengeja jagat ayat-ayat kauniyah
tubuh menggelepar saat jemari berhenti menari
atau mampet mengusik diksi-diksi dan imaji diri
kebun kopi dan ladang bakau tempat paling jalang,
saat mengasah pedang kata,
bahkan sesekali mpu pengasah belati hati
zikir kata di sepenggalan matahari naik,
adalah sajian roti tanpa selai stroberi
di setiap pagi dan perapian hari menyucuk ujung kepala
"aku masih terus mencoba ke baitullah di hati sendiri," ujarmu bersujud dalam tubuh kata
2016
Ingin menerbitkan buku dan cetak majalah sekolah? Hubungi FAM Publishing di 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com.

Comments
Post a Comment