RIYANTI KUSUMA DEWI. Anak ketiga dari empat bersaudara. Lahir pada tanggal 25 Juli 1994 di Desa Bandar Sakti, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung. Mahasiswi di Universitas Sriwijaya Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Jurusan Kimia. Hobi membaca dan mendengarkan musik.
KAKI MUNGIL DAN TAMAN
Nampak senyumnya mengembang lebar
Hingga giginya yang ompong melompong
Kaki mungilnya melompat lincah
Seperti rusa di taman ragunan
Tawanya ringan, namun renyah didengar
Tiba-tiba sejenak terhenti, hening.
Sibuk memerhatikan satu anak berkacamata
yang berdiri gagah di atas kursi taman
Terlihat memberi instruksi
Berlari menyebar ke segala arah
Mencari tempat persembunyian
Serius melakoni perannya
Membentuk tangannya sehingga seperti senjata tajam
Dor-doran terdengar riuh, laksana perang sunggguhan
Entah gagasan dari mana
Lampu taman terlihat biasa, tanpa cahayanya
Kuncup bunga mulai bermekaran
Merah, kuning, biru, dan hijau mewarnai taman
Sorotan mentari masih melirik menambah keindahan
Bagi mereka yang berkaki kecil dan mungil indah itu berlarian
Dan memainkan lakon dalam film semalam
ADALAH AKU
Adalah aku
Yang hanya bisa terdiam terpaku
Adalah aku
Hidup seperti tak bermutu
Adalah aku
Jiwa yang selalu bersembunyi seperti kutu
Adalah aku
Tak pernah melihat bayanganku
Adalah aku
Menjadi sesosok hantu
Adalah aku
Penjahat yang sembunyi di ketiak ibu
Adalah aku
Yang tak tahu
Siapa diriku
Ingin menerbitkan buku dan cetak majalah sekolah? Hubungi FAM Publishing di 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com.
KAKI MUNGIL DAN TAMAN
Nampak senyumnya mengembang lebar
Hingga giginya yang ompong melompong
Kaki mungilnya melompat lincah
Seperti rusa di taman ragunan
Tawanya ringan, namun renyah didengar
Tiba-tiba sejenak terhenti, hening.
Sibuk memerhatikan satu anak berkacamata
yang berdiri gagah di atas kursi taman
Terlihat memberi instruksi
Berlari menyebar ke segala arah
Mencari tempat persembunyian
Serius melakoni perannya
Membentuk tangannya sehingga seperti senjata tajam
Dor-doran terdengar riuh, laksana perang sunggguhan
Entah gagasan dari mana
Lampu taman terlihat biasa, tanpa cahayanya
Kuncup bunga mulai bermekaran
Merah, kuning, biru, dan hijau mewarnai taman
Sorotan mentari masih melirik menambah keindahan
Bagi mereka yang berkaki kecil dan mungil indah itu berlarian
Dan memainkan lakon dalam film semalam
ADALAH AKU
Adalah aku
Yang hanya bisa terdiam terpaku
Adalah aku
Hidup seperti tak bermutu
Adalah aku
Jiwa yang selalu bersembunyi seperti kutu
Adalah aku
Tak pernah melihat bayanganku
Adalah aku
Menjadi sesosok hantu
Adalah aku
Penjahat yang sembunyi di ketiak ibu
Adalah aku
Yang tak tahu
Siapa diriku
Ingin menerbitkan buku dan cetak majalah sekolah? Hubungi FAM Publishing di 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com.

Comments
Post a Comment