Skip to main content

Ulasan Puisi "Sang Pewakil Kami" Karya Eka Susanti (FAMili Sumbar)

Sumber ilustrasi: www.harianaceh.co.id
Puisi ini merupakan bentuk kekesalan seorang rakyat kepada wakil rakyat yang mudah menebar janji sekaligus melupakannya. Begitulah kebanyakan yang terjadi. Seperti halnya syair, obral janji itu terdengar begitu indah di telinga. Namun bedanya, syair tidak sekadar omong kosong, sedangkan janji palsu itu sebatas omong kosong.

Penulis berusaha membandingkan kebenaran seorang penyair yang "berpikir" lewat kata-kata indahnya, dengan politisi yang lebih "tidak berpikir" dengan kata-kata yang sama indahnya. Maka, jelaslah tampak mana yang benar dan mana yang salah.

Koreksi dari Tim FAM ada pada penulisan kata "kedepannya", yang seharusnya ditulis "ke depannya". Ada pula kesalahan ketik pada "rangakaipun", yang sebetulnya "rangkai pun".

Terus berkarya.
Salam santun, salam karya!

TIM FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

Sang Pewakil Kami
Eka Susanti (IDFAM685U)

Tampangmu begitu gagah dan bengis, penuh kewibawaan dan percaya diri
Meyakini setiap lontaran kata yang diulurkan, tanpa mengingat kedepannya
Mengobral-obralkan janji yang begitu murah, tak semurah BBM yang kau tawarkan. Tak seharga sembako yang kau janjikan sebelumnya

Katamu indah sebagaimana kata mereka, kau pandai bermain merangkai kata sehingga kami terpedaya. Kau rangkai kata demi kata bak seorang penyair menyalurkan inspirasinya. Inspirasimu berbeda dengan penyair, kata yang kau rangakaipun berbeda dengan seorang penyair.
Kau tak memikirkan siapa yang akan menikmati katamu, kau juga tak memikirkan analisis yang akan dilakukan pendengarmu. Kedepannya,

Semarak Korupsi di Meja Bundar

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...