Skip to main content

FAM Indonesia Rayakan Ulang Tahun ke-5


Pare, Kediri – Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia merayakan ulang tahun ke-5, Kamis (2/3), di kantor pusat FAM Indonesia, Pare, Kediri, Jawa Timur. Memasuki tahun ke-6, FAM Indonesia bertekad membumikan literasi di hati anak negeri.

Ada yang berbeda dalam perayaan milad tahun ini, tidak ditandai pemotongan tumpeng atau workshop menulis—seperti tradisi tahun-tahun sebelumnya. Menurut Aliya Nurlela, Sekjen FAM Indonesia “Tahun ini seluruh cabang di berbagai kota, dipersilakan untuk membuat perayaan atau tasyakuran di tempat masing-masing.” Sementara itu, tasyakuran milad di Kantor FAM dibatasi hanya untuk 20 peserta dari berbagai kalangan yang sengaja diundang.


Pada kesempatan tersebut, diumumkan agenda acara rangkaian dari ulang tahun ke-5 FAM yaitu Gebyar Launching Massal 60 buku dan Lomba Baca Puisi Tingkat SLTP/sederajat se-Kabupaten Kediri. Acara akan berlangsung tanggal 25 Maret 2017 di Perpustakaan Daerah Mastrip Pare. Rencananya acara tersebut akan dimeriahkan dengan bazaar buku dan talkshow kepenulisan.

Sekjen FAM Indonesia Aliya Nurlela menyebutkan, di usia 5 tahun FAM Indonesia telah melalui proses panjang di dunia literasi, meski banyak yang harus dibenahi. Sejumlah cabang FAM di kota-kota besar di Indonesia telah terbentuk, dan anggota didominasi kalangan pelajar dan mahasiswa.


Sementara itu menurut Koordinator FAM Jawa Barat Dedi Saeful Anwar, “Di usia yang terbilang masih belia ini, FAM Indonesia telah banyak berkiprah dalam memajukan dunia literasi terutama di kalangan pelajar, remaja dan para penulis pemula. Hal ini ditunjukkan  FAM Indonesia dengan tetap menggelorakan semangat membaca dan menulis melalui berbagai kegiatan pelatihan menulis, kopdar, diskusi, bedah buku, dll. Mulai dari pusat hingga ke daerah-daerah lain di seluruh Indonesia yang bekerjasama dengan berbagai FAM perwakilan wilayah dan cabang yang terorganisir dengan baik. Selain itu FAM Indonesia juga telah menerbitkan ratusan buku, baik fiksi maupun non fiksi melalui Divisi Penerbitan-FAM Publishing. Semoga FAM istiqomah dalam jalur dakwah bil qolam. Selamat Milad ke-5.”

“FAM Indonesia telah memberikan ruh semangat bagi saya pribadi dan generasi muda, serta masyarakat umumnya dalam dunia literasi. Sehingga lahirnya penulis-penulis baru dari berbagai latar belakang pendidikan, profesi maupun usia. Semakin pesatnya perkembangan teknologi, jangan sampai dunia literasi ditelan bumi. Harus ada dan terus sampai akhir zaman. Semangat terus FAM Indonesia,” ujar Muhammad Suharto, selaku Koordinator FAM Depok.


“Di usia yang ke-5 ini semoga FAM semakin sukses. Sebagai Koordinator FAM Luwu Raya banyak pengalaman di dunia kepenulisan, sejak bergabung dengan FAM. Termasuk di dunia penerbitan. FAM bukan hanya sebagai pengembang di bidang kepenulisan, namun juga mewadahi karya—baik yang terbilang pemula maupun senior. Saya sudah menerbitkan banyak buku melalui FAM Publishing. Semoga FAM makin berkembang dan menyentuh hingga ke daerah di pelosok negeri,” ujar Alvin Shul Vatrick, Koordinator FAM Luwu Raya

Sementara Ketum FAM Indonesia, Muhammad Subhan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota FAM Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri yang telah ikut membesarkan komunitas ini.


“Tanpa keaktifan seluruh anggota FAM Indonesia, komunitas ini tidak pernah ada. Mari terus berkarya,” ujar Muhammad Subhan yang juga seorang novelis. (FAM)

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...