Skip to main content

Asri Dyarti, Penulis Buku Puisi "Cahaya Tasbih Semesta"


Asri Dyarti  adalah seorang gadis Bengkulu yang dilahirkan pada tanggal 26 Agustus 1991. Beliau menempuh pendidikan di Bengkulu, tepatnya di TK IT Al-Hasanah Bengkulu, SDN 74 Bengkulu, SMPN 5 Bengkulu, SMAN 3 Bengkulu dan S1 di Universitas Bengkulu dengan program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Saat ini penulis sedang menempuh pendidikan Strata 2 di Universitas yang sama, yaitu Universitas  Bengkulu dengan Program Pascasarjana Bahasa Indonesia. Asri Dyarti pernah mengajar di SMAN 3 Kota Bengkulu pada tahun  2014 dan Asri Dyarti pernah mengajar di Yayasan Surau  Alkarim Islamic Boarding School kota Bengkulu (SMP dan SMA AIBOS) sebagai guru Bahasa Indonesia dan guru SBB selama 1 tahun (2015/2016).

Asri Dyarti sudah senang menulis sejak kecil. Beliau memulai tulisannya dari buku harian. Asri Dyarti adalah Putri Terbaik Angkatan 2009 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Semasa kuliah, Asri Dyarti pernah menjuarai Lomba Menulis Tingkat Provinsi dalam Rangka HUT Rakyat Bengkulu, yakni Juara I Lomba Menulis Surat untuk  Dahlan tepatnya pada tahun 2013. Pada tahun itu Asri Dyarti juga mendapat juara II Lomba Master of Ceremony (MC) pada kegiatan FKIP FAIR 2013. Pada tahun sebelumnya, Asri Dyarti juga mendapat juara II Lomba Baca Berita pada kegiatan Pekan Seni Mahasiswa FKIP UNIB 2012. Asri Dyarti juga pernah meraih Juara Harapan I dalam Lomba Pekan Karya Mahasiswa – Gagasan Tertulis (PKM-GT) dalam bidang media pembelajaran Bahasa Indonesia dengan judul “Racun Nyamuk sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia” Tingkat Universitas Bengkulu. Pada tahun 2010 Asri Dyarti terpilih menjadi Pemakalah dari tingkat mahasiswa dalam Seminar Peringatan Hari Chairil Anwar.

Pada masa SMA, Asri Dyarti aktif di OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) yakni di Sekbid Dua (Sekbid Bela Negara). Semasa kuliah, Asri Dyarti aktif di kegiatan kemahasiswaan seperti Hima Bahtra (Bendahara Umum Hima Bahtra periode 2010/2011) dan BEM FKIP UNIB (Kepala Dinas Ekonomi, Keuangan, dan Investasi periode 2012).

Gadis ini adalah salah seorang Finalis Putri Hijab Bengkulu tahun 2015. Selain itu, Asri Dyarti juga di aktif menjadi MC di berbagai kegiatan kampus. Buku pertamanya yang berjudul “Ada Cinta di Matanya” terbit sebagai sebuah antologi cerpen bersama Guru-Guru SMP Provinsi Bengkulu. Buku keduanya berjudul “Ketupek Bengkulu” terbit sebagai antologi puisi untuk Kota Bengkulu. Buku ketiganya berjudul “Gerhana Matahari di Langit Fort Marlborough” terbit sebagai buku antologi puisi bersama penulis Bengkulu. Saat ini Asri Dyarti sedang menunggu terbitnya buku keempatnya, yaitu Buku antologi cerpen bersama guru SMA se-Provinsi Bengkulu dengan judul “Bidadari Bermata Jeli” yang telah selesai editing. Buku tunggalnya, buku puisi "Cahaya Tasbih Semesta" diterbitkan oleh FAM Publishing. Karya Asri Dyarti yang lainnya bisa dilihat di blog Jejak Penja Cantik. Teman-teman bisa menghubungi Asri Dyarti di email dytanasri@yahoo.co.id.

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...