Skip to main content

Satu Kalimat Inspiratif Antarkan Thurneysen Simanjutak Raih Juara Satu Lomba Kata Mutiara FAM Indonesia


FAMNEWS, Kediri—Thurneysen Simanjuntak, lahir di Kabanjahe, 22 september 1975. Profesinya sebagai guru membuat kontributor buku antologi Dahsyatnya Milist (PROFEC), antologi Ensiklopedi Penulis Indonesia Jilid 6 (FAM Publishing), dan antologi Naskah Finalis Artikel Ilmiah (Kemdikbud) ini banyak menuangkan gagasannya dalam sebuah tulisan yang ia publikasikan melalui berbagai media cetak. Thurneysen sendiri sudah rutin menulis puisi dan membuat Teka-Teki Silang sejak duduk di bangku menengah pertama.

Memenangkan lomba penulisan kata mutiara bertema pendidikan yang diselenggarakan oleh Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, diakui penulis yang sekaligus blogger ini, dirinya termotivasi untuk menginspirasi orang lain melalui kata mutiara. Selain itu, aktif mengikuti berbagai lomba sejak tahun 2014 lalu merupakan salah satu cara untuk menuangkan pengalaman dan pemahaman yang ia dapatkan terutama di bidang pendidikan. “Kata mutiara yang saya ikutkan ialah “Mengajarkan berbagai ilmu tanpa mendidik, seperti berjalan satu kaki”, dan berhasil meraih juara satu. Senang tentunya, dan saya semakin semangat serta berkomitmen untuk tetap berkarya,” ungkapnya.


Menurutnya, Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia sejauh ini telah membuka peluang kepada orang banyak untuk terlibat aktif menulis, dan membuka seluas-luasnya bagi mereka yang ingin menerbitkan buku. Sebelumnya, Thurneysen juga pernah menjuarai Writing Contest 2014 yang diselenggarakan oleh Bisnis Indonesia, dengan judul tulisan ‘Presiden Harapanku’. Kendati meraih juara favorit, dirinya tetap antusias dan menjadikannya sebagai cambuk penyemangat dalam berkarya. Lalu pada tahun 2015, dirinya kembali terpilih sebagai Finalis Writing Contest 2015 yang kali ini diselenggarakan oleh SKK Migas, TOTAL, dan Bisnis Indonesia dengan judul tulisan ‘Hemat Energi (Listrik) Tanggung Jawab Siapa?’ “Writing Contest ini saya menjalani tiga tahap seleksi, hingga berhasil melaju ke babak final yang diselenggarakan oleh panitia di Kalimantan Timur, pada tanggal 3-5 Juni 2015 lalu,” tambah guru kelas ekstrakurikuler menulis ini.

Peraihan lainnya sepanjang 2016 hingga 2018 ialah sebagai juara menulis tentang sosok pada perayaan 45 tahun Tempo, dengan judul tulisan “Guru Di Atas Garis”. Masuk nominasi dalam menulis kata mutiara di Forum Aktif Menulis Indonesia (FAM Indonesia) 2016, dalam rangka hari pendidikan, hari kemerdekaan dan idul fitri. Sebagai Juara Utama Lomba Menulis Sosok yang diselenggarakan Neurobion yang tulisan tersebut telah diangkat menjadi Iklan Layanan Masyarakat, sekaligus menjadi pemeran guru dalam iklan tersebut. Kemudian juara pertama menulis Kata Mutiara FAM Indonesia, Juara 2 Menulis di OBIDA : Pemenang Lomba Foto Hari Kartini, Arvana Keramiks, Pemenang di DBS dalam menuliskan pertanyaan yang akan diajukan ke Menteri Keuangan. Juara Ketiga Blog Competition yang diselenggarakan oleh KODAM HASANUDDIN, Makassar. [TIM Media FAM]

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...