Skip to main content

Pengumuman Pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif Bertema Negeriku


Selamat Anda terpilih!

Pengurus Pusat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia hari ini Kamis, 01 November 2018 mengumumkan nama-nama pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif bertema Negeriku.

FAM Indonesia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang sangat antusias mengikuti lomba ini. Dari lebih 200-an naskah kata mutiara yang masuk ke email panitia, FAM menyeleksi 3 (tiga) Kata Mutiara Terbaik dan 10 (sepuluh) Kata Mutiara Terpilih.

Setelah membaca, menimbang, menilai, lalu menetapkan, maka Tim juri FAM Indonesia memutuskan inilah 3 (Tiga) Pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif Terbaik yang ditaja FAM Indonesia:

TERBAIK 1: Ahmad Nur Fauzi (Jakarta)
Kata Mutiara:
Jangan sekali-kali Kau sakiti rakyat negriku..
Karena negeriku tak pernah mengeluh dalam berjuta peluh..
Cukup Berikan Kami panggung gembira tuk hilangkan sedih kami, maka kami akan bernyanyi.

TERBAIK 2: Eka Pra Setyaningsih (Purworejo)
Kata Mutiara:
Paru- paru dunia julukan untuk negeriku. Di belantara katulistiwa tersimpan pinus yang menjulang, jati yang berjajar tertancap di tanah dan dedaunan hijau yang menghias di antara kepulan asap hitam. Menjaga itu indah.

TERBAIK 3: Mulyanti (Bengkulu)
Kata Mutiara:
Aku masih diam ketika dihina, aku masih tenang ketika kekayaanku di rampas, Tapi aku tidak diam ketika kalian dipecah belah. Suara Merah Putih.

SELAMAT KEPADA 3 (TIGA) PENULIS KATA MUTIARA TERBAIK!

Tim juri FAM Indonesia juga menetapkan 10 (dua puluh) Kata Mutiara Pilihan, masing-masing sebagai berikut:

TERPILIH 1: Bayu Sugara (Lampung)
Kata Mutiara:
Indahnya Negeriku , Di sini Tempat ku Bertahan Hidup, Di sini Pula Tempat ku Menikmati Keindahan Alam

TERPILIH 2: Erina Budi Purwantiningsih (Kediri)
Kata Mutiara:
Selaksa syukur ada di antara cakrawala dan tanah mulia, berpendar di ribuan pulau nan kaya budaya. Tiada indah yang mendua. Hanya satu, Indonesia.

TERPILIH 3: Yesa Wijaya (Sukabumi)
Kata Mutiara:
Negriku tersusun dari jejeran batu permata. Keindahannya bagaikan kelopak mawar yang baru mekar. Wanginya seharum melati. Karena itu negri ini butuh generasi yang ringan tangan untuk menjaga keutuhan bangsa. Tanpa lelah menyirami kelopaknya dengan karya anak bangsa, agar negri ini tetap berkilauan dan harum sepanjang masa.

TERPILIH 4: Saiful Bahri (Sumenep)
Kata Mutiara:
Negeri ini adalah tempat berserah diri membangkitkan segala hal dan kreativitas karya kesopanan-kerukunan. Berkarya bukan hanya dimiliki seorang seniman, musisi, budayawan dan sastrawan. Terlebih tindakan baik di hadapan publik merupakan karya yang paling nyata

TERPILIH 5: Vivi Marlina (Batam)
Kata Mutiara:
Negeriku dibalut kasih Tuhan, luasnya alam, suburnya tanah. Tinggal kita panjatkan doa, gaungkan prestasi. Membawa Indonesia dalam jiwa, menjaga bangsa dalam persatuan. Indonesia, yang terus kubangun, dengan Jiwa Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

TERPILIH 6: Wardatul Malikah (Jember)
Kata Mutiara:
Negeri ini seperti sebuah ladang, apabila diolah dan dirawat dengan baik akan menuai panen melimpah. Begitupun dengan negeri ini, apabila dididik dan dibina dengan akhlak yang baik akan tercipta negeri yang berkah.

TERPILIH 7: Nabila Laeli (?)
Kata Mutiara:
dibangun bukan dasar keegoisan, 
Di kukuhkan dengan semangat darah juang.

TERPILIH 8: Masturah Amelia (Palembang)
Kata Mutiara:
Aku tak mampu menjadi emas apalagi permata untuk menghias wajah indahmu, Ibu. Namun aku berusaha agar tidak menjadi sampah yang mengotori keindahanmu itu wahai Ibu Pertiwi

TERPILIH 9: Maradona Sihombing (Banda Aceh)
Kata Mutiara:
Sejauh mana aku pergi. Seindah apa aku menatap dunia. Negeriku, Indonesia tetaplah nomor satu di hatiku.

TERPILIH 10: Zuraini (Bangka Belitung)
Kata Mutiara:
ia bukan hanya tempat peristirahatan, buang hajat, dan canda tawa tapi ia adalah surga Tuhan.

SELAMAT KEPADA 10 (SEPULUH) PENULIS KATA MUTIARA PILIHAN!

Sebagai tanda apresiasi, FAM Indonesia memberikan hadiah sebagai berikut:

TERBAIK 1:
Paket 4 buku + Voucher pulsa + Piagam Penghargaan

TERBAIK 2:
Paket 3 buku + Voucher pulsa + Piagam Penghargaan

TERBAIK 3:
Paket 2 buku + Voucher pulsa + Piagam Penghargaan

SELURUH PESERTA AKAN MENERIMA PIAGAM PENGHARGAAN DARI FAM INDONESIA

Demikian pengumuman ini disampaikan. Keputusan Tim FAM Indonesia sebagai Dewan Juri bersifat mutlak, tidak dapat diganggu gugat, dan tidak diadakan surat menyurat.

Bagi peserta yang belum beruntung, ikuti event-event kepenulisan FAM Indonesia lainnya.

Khusus bagi pemenang kata mutiara (Terbaik 1, 2, 3) alamat lengkap dan nomor HP mohon dikirim via email: aishiterumenulis@gmail.com.

Piagam akan dikirim bertahap mulai 10 November 2018 sd 30 November 2018.

Salam literasi!
TIM FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...