Skip to main content

Katsujiro Ueno Bawa FAM Go Internasional

Katsujiro Ueno, sumber:http://katsujiro-ueno.blogspot.com
Oleh Efri S. Bahri*)

Baru saja saya sampai di kantor, segelas air putih yang begitu bening sudah menunggu. Saya pun meminumnya. Alhamdulillah segarnya. Saya pun mulai bersiap untuk bekerja. Alat kerja yang saya gunakan adalah komputer. Bersyukur komputer di sini online terus sehingga kami bisa mengakses internet secara gratis.

Baru saja saya membuka facebook (FB), saya langsung surpraise. Sebuah pesan masuk dari FB Mr. Katsujiro Ueno. Saya langsung buka linknya. FAMili semua bisa baca tulisan terbarunya dengan judul Membaca adalah "Menulis", kata sahabat saya Wilson Lalengke. Tulisan ini memuat informasi Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia.

Saya sudah menduga bahwa Mr. Ueno akan menulis pertemuan kami bertiga beberapa hari lalu di Hotel Sahid Jakarta, yakni antara saya (Efri S. Bahri), Wilson Lalengke (Ketum PPWI Nasional) dan Mr. Katsujiro Ueno (Sekjen Perkumpulan Persahabatan Indonesia Tochigi [PPIT]) asal Jepang. Karena memang Mr. Ueno sangat memberikan perhatian terhadap budaya menulis dan membaca. Perhatian ini diwujudkannya dengan menerbitkan sebuah direktori 10 tahun.

Dengan dimuatnya FAM Infonesia di blog beliau, membuat FAM betul-betul “mengglobal” melengkapi keberadaan anggota FAM yang sudah ada di luar negeri. Tantangan bagi kita khususnya saya pribadi bagaimana mulai belajar bahasa global seperti: Bahasa Jepang, Inggris, Jerman, Arab dan lainnya. Lalu tantangan kedua adalah bagaimana kita bisa menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi peradaban manusia.

Sebagai bentuk apresiasi kepada Mr. Ueno, saya pun langsung beli karya beliau yakni buku diari 10 tahun. Buku itu saya bawa pulang. Dan sesuai dengan penjelasan Mr. Ueno bahwa buku ini sangat tepat kalau dimulai dari anak-anak di usianya 10 tahun. Kebetulan juga putra saya yang nomor dua umurnya 10 tahun. Malam itu juga saya jelaskan kepada anak saya yang bernama Abdullah Mubarok bahwa buku ini dari orang Jepang dan cocok buat Abdullah. Saya jelaskan secara singkat penggunaannya bahwa buku ini diisi tiap hari dan terus diisi selama sepuluh tahun. Singkat cerita anak saya begitu bersemangat.

Menyaksikan anak saya bersemangat saya pun mengotak-atik komputer membuat format isian dengan sedikit modifikasi. Dengan harapan ketika saya sudah beli lagi buku beliau, apa yang saya simpan di komputer itu akan saya pindahkan ke buku diari 10 tahun itu.

Begitulah ilmu yang dibagi Mr. Ueno sangat sederhana namun aplikatif cocok buat para penulis. Maka, ia begitu berharap kepada keluarga besar FAM Indonesia untuk bisa menjadi penggerak gerakan membaca dan menulis. Hal ini tentu akan memberikan pencerahan dan kontribusi yang besar bagi kemajuan bangsa. Karya-karya tulis yang sudah dihasilkan apa pun bentuknya baik puisi, cerita pendek, novel, essai dan lainnya tentu akan membuat peradaban kita bisa berubah dengan syarat hal itu dilakukan dengan berkelanjutan.
Kesempatan begitu terbuka luas. Untuk itu, mari kita mulai dari diri sendiri untuk menjadi bagian dari insan yang memberikan pencerahan dan perubahan. Mr. Katsujiro Ueno telah memulainya. Ia telah berbuat untuk membawa FAM Indonesia ke dunia internasional atau global. Saya dan FAMili semua tentu akan berbuat yang sama untuk menjadikan diri kita serta wadah kita berhimpun menjadi menjadi semakin bermanfaat untuk kemajuan peradaban dunia. (*)

*) Koordinator FAM Wilayah Jabodetabek, No. IDFAM 1157U, berdomisili di Bogor

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...