Skip to main content

Ulasan Puisi "Dan Membara" Karya Heni Nurfaeni (FAMili Semarang)

Puisi ini menggambarkan betapa kekuasaanNya adalah sesuatu yang tak dapat dikalahkan oleh apa pun. Ini nampak dari penegasan yang terjadi di setiap baitnya. "Cambuk takbir" adalah tanda tentang peran kebesaranNya di seluruh alam semesta. Maka "nada" dan "anggukan jiwa" yang terusik, cukuplah sebagai pembuka dalam menyampaikan maksud penulis seperti tersebut di atas.

Ada semacam rasa tak berdaya dalam hubungan antar baitnya. Seperti sebuah penyesalan atau kesadaran yang datang setelah teguran demi teguran menghampiri diri seseorang. Mungkinkah ini semacam bentuk pertaubatan seorang hamba kepadaNya? Atau sebentuk puji dan kekaguman dari hamba yang memang telah lama tunduk pada kuasaNya?

Sedikit koreksi mengenai EYD, yakni pada kata "nafas" dan "di telan", yang benar ditulis "napas" dan "ditelan" (gabung karena merupakan kata kerja pasif, bukan keterangan tempat). Selebihnya tidak ada kesalahan.

Pesan untuk penulis agar lebih mempertajam pena dengan terus berlatih. Banyak membaca demi memperkaya perbendaharaan kata perlu dilakukan. Gali lebih dalam lagi makna yang dapat dihadirkan dalam setiap bait puisi Anda yang berikutnya.

Tetap semangat'
Salam santun, salam karya!

TIM FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

[BERIKUT NASKAH ASLI PENULIS TANPA EDITING TIM FAM INDONESIA]

Dan membara

Heni Nufaeni [IDFAM1910M]

cambuk takbir menggema
seakan mengusik setiap nada
dan anggukan jiwa

mempompa miliaran kata yang
bersatu membunuh setiap bait
yang dianggap tabu

dan membara
mematikan setiap raga yang lemah,
yang butuh desikan nafas

dan membara
bersama ribuan mimpi yang lenyap
di telan sajak sajak bumi

Sumber ilustrasi: intisari-online.com

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...