Skip to main content

Impian Adalah Kekuatan

Singgalang, Minggu (15/2/2015)
Judul: Mimpi yang Sempurna
Penulis: 38 Penulis Indonesia
Penerbit: FAM Publishing
Jumlah halaman: 305 hal; 14 x 20 cm
Terbit: September 2014
ISBN: 978-602-7956-85-8
Resensiator: Aliya Nurlela

38 Penulis hadir membawa impian masing-masing dalam kisah inspiratif mereka yang terangkum dalam buku “Mimpi yang Sempurna.” Tiap orang memiliki impian, dan impian para penulis di buku ini sangat beragam. Ada yang bermimpi menjadi sarjana, PNS, cucu yang baik dengan segudang prestasi, mengubah perilaku negatif pemuda di kampungnya, orangtua yang baik dll. Impian dan proses meraihnya, mereka tuliskan. Cara peraihannya pun sangat beragam. Suka duka memperjuangkan impian itu sangat menarik untuk disimak.

“Orang Miskin Dilarang Menjadi PNS” adalah judul kisah menggapai impian yang ditulis Denny Nofriansyah. Sebuah kisah perjuangan anak petani yang ingin menuntut ilmu hingga jenjang tertinggi. Berkat dukungan serta jerih payah dari kedua orangtua dan saudara-saudaranya, Denni mampu menyelesaikan kuliah S-1 dan mendapat gelar sarjana ilmu politik. Impian Denny berikutnya, ingin menjadi seorang PNS. Namun impiannya ini sedikit mendapat hambatan, karena pendapat yang berkembang di masyarakat bahwa menjadi seorang PNS harus memiliki uang banyak untuk sogokan. Sepintar apa pun kita, kalau tidak ada uang untuk menyogok, tidak mungkin lolos. Denny sempat kehilangan semangat, dan merasa mustahil anak petani menjadi PNS, tapi keinginannya tidak pernah surut. Dia ingin mengubah paradigma tersebut, bahwa orang tidak mampu pun bisa menjadi PNS. Bersama sahabatnya, ia rajin membeli buku-buku soal tes CPNS, saling bertukar informasi, ilmu dan pengalaman yang terus-menerus dilakukan setiap hari. Kemudian keduanya mengikuti tes CPNS. Kabar gembira akhirnya datang menghampiri, Denny dan sahabatnya dinyatakan lolos tes CPNS tanpa sogokan sepeser pun.

Lain lagi dengan kisah Osella “Mimpiku untuk Negeriku” dari Kepulauan Selayar yang mencintai tanah kelahirannya serta memiliki impian menjaga kelestarian alam di daerahnya. Masa kecilnya yang bersahabat dengan alam; bukit, hutan, sungai, jurang dan laut dianggapnya sangat indah, karena dia bisa bebas menikmati masa kanak-kanak dengan berpetualang di setiap tempat yang disinggahi. Ia biasa menangkap burung, ayam hutan, memancing ikan di laut atau menangkap udang. Banyak hal yang bisa dilakukan dari kekayaan alam yang demikian menakjubkan. Itu sebabnya, Osella tidak ingin kekayaan alam di daerahnya punah begitu saja, sehingga generasi berikutnya tidak bisa menikmati masa kecil seperti dirinya. Tahun 2012, mulailah Osella menggagas sebuah resort dengan cara membuat kolam renang air tawar di sebuah semenanjung yang menjorok ke laut dalam. Resort itu merupakan langkah awal pembentukan kelompok pencinta lingkungan di masa depan. Tujuannya, untuk melestarikan keindahan lingkungan dan menjaga laut tetap nyaman ditinggali aneka biota laut. Namun gagasannya itu tidak mungkin dilakukan seorang diri, perlu kesadaran masyarakat sekitar untuk bersama-sama menggerakkan. Osella harus dihadapkan pada kritikan dan pandangan negatif dari sebagian orang. Namun ia tetap kuat menjaga mimpinya dan berusaha memotivasi teman serta sahabatnya. Osella juga tak segan menyekolahkan anak yang putus sekolah. Akhirnya, dukungan pun mengalir dari sahabat-sahabat dan tokoh masyarakat di kampungnya.

Sebuah kisah impian seorang ibu yang membuat kita trenyuh saat membacanya, ditulis oleh Lenni Ika Wahyudiasti “Mengais Mimpi untuk Hafidz”. Lenni memiliki impian melihat buat hatinya_yang bernama Hafidz,_tumbuh dengan normal. Sejak Hafidz divonis dokter mengalami gangguan dalam proses tumbuh kembangnya atau ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder), sejak itu Lenni dan suaminya berjuang melakukan pengobatan dan terapi untuk buah hati tercinta. Lenni menunjukkan, bagaimana beratnya perjuangan seorang ibu yang harus menyetir mobil sendiri dalam kondisi baru melahirkan anak kedua demi membawa Hafidz berobat rutin ke seorang terapis. Hafidz yang lambat bicara, merespon, dan melakukan hal-hal kecil_bahkan untuk belajar memasang tali sepatu pun membutuhkan waktu berjam-jam_tanpa diduga ia menorehkan prestasi di usia sekolah dengan menjadi juara terbaik tiga tahfidz Qur’an Juz 29.

Kisah-kisah inspiratif lainnya, tak kalah menarik, namun tentu tidak bisa saya  tuliskan secara detail satu-persatu. Semua kisah dalam buku ini sangat inspiratif, mengandung pesan-pesan moral dan menggairahkan semangat menggapai mimpi. Tak ada yang mustahil untuk mewujudkan impian, karena berkat impian orang akan berjuang dan bertahan dengan segala resikonya. (*)

Diterbitkan di Harian Singgalang (Padang) edisi Minggu, 15 Februari 2015

Lihat koleksi buku terbitan FAM Publishing di SINI

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...