Skip to main content

Aliya Nurlela, Terpilih Sebagai Perempuan Inspiratif NOVA 2016 Kategori Perempuan & Seni Budaya

Aliya Nurlela, Terpilih Sebagai Perempuan Inspiratif NOVA 2016 Kategori Perempuan & Seni Budaya
Foto 1: Aliya Nurlela dengan piala yang didapat pada malam penghargaan


Kediri -- Aliya Nurlela, penulis produktif asal Ciamis terpilih sebagai Perempuan Inspiratif Nova (PIN) 2016 kategori perempuan & seni budaya. Setelah melalui proses penjurian yang cukup ketat, dari 2.800 entris maka terpilihlah tujuh orang perempuan hebat yang keluar sebagai pemenang. Selain itu, ada pula tujuh perempuan lainnya yang terpilih melalui mekanisme Editor's choice. Tujuh kategori tersebut adalah Perempuan dan Wirausaha, Perempuan dan Pendidikan Ilmu Pengetahuan, Perempuan dan Teknologi, Perempuan dan Kesehatan, Perempuan dan Seni Budaya, Perempuan dan Lingkungan, Perempuan dan Sosial.

Penjurian dilakukan oleh Bryan Tilaar (Direktur Utama PT Martina Berto). Wulan Tilaar (Vice Chairwomen Martha Tilaar Group), Heni Sri Sundari (Alumni PIN 2015), Fitriana S. Pangaribuan (Children & Women's Media Business Director Kompas Gramedia - Group of Magazine), dan tim dari Redaksi NOVA.

Aliya Nurlela, Terpilih Sebagai Perempuan Inspiratif NOVA 2016 Kategori Perempuan & Seni Budaya
Foto 2: Aliya Nurlela dan pemenang lain

Penghargaan diberikan pada malam puncak perhelatan tahunan Perempuan Inspiratif NOVA di Ballroom Grand Tjokro Hotel, Bandung (26/11). Acara dihadiri tamu kehormatan Ibu walikota Bandung, Atalia Ridwan Kamil dan Ibu Agustina Erni, selaku Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Selain itu Ibu Wulan Tilaar, Vice Chair Woman Martha Tilaar Group, dan aktris Alyssa Soebandono, selaku Brand Ambassador Sariayu.

Dalam sambutannya, Iis R. soelaeman, selaku Editor in Chief Tabloid NOVA, menyampaikan, "Apresiasi terhadap perempuan-perempuan yang sudah memberi kontribusi ini patut diberikan oleh NOVA, kendati mereka sendiri tidak pernah meminta untuk diberikan penghargaan apa pun. Bagi mereka, memberdayakan potensi dirinya, masyarakat dan lingkungannya menjadi prioritas utama."

Aliya Nurlela, Terpilih Sebagai Perempuan Inspiratif NOVA 2016 Kategori Perempuan & Seni Budaya
puan dan Sosial.

Aliya Nurlela, Terpilih Sebagai Perempuan Inspiratif NOVA 2016 Kategori Perempuan & Seni Budaya
Foto 1: Aliya Nurlela dengan piala yang didapat pada malam penghargaan
Penjurian dilakukan oleh Bryan Tilaar (Direktur Utama PT Martina Berto). Wulan Tilaar (Vice Chairwomen Martha Tilaar Group), Heni Sri Sundari (Alumni PIN 2015), Fitriana S. Pangaribuan (Children & Women's Media Business Director Kompas Gramedia - Group of Magazine), dan tim dari Redaksi NOVA.
Aliya Nurlela, Terpilih Sebagai Perempuan Inspiratif NOVA 2016 Kategori Perempuan & Seni Budaya
Foto 2: Aliya Nurlela dan pemenang lain

Penghargaan diberikan pada malam puncak perhelatan tahunan Perempuan Inspiratif NOVA di Ballroom Grand Tjokro Hotel, Bandung (26/11). Acara dihadiri tamu kehormatan Ibu walikota Bandung, Atalia Ridwan Kamil dan Ibu Agustina Erni, selaku Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Selain itu Ibu Wulan Tilaar, Vice Chair Woman Martha Tilaar Group, dan aktris Alyssa Soebandono, selaku Brand Ambassador Sariayu.

Dalam sambutannya, Iis R. soelaeman, selaku Editor in Chief Tabloid NOVA, menyampaikan, "Apresiasi terhadap perempuan-perempuan yang sudah memberi kontribusi ini patut diberikan oleh NOVA, kendati mereka sendiri tidak pernah meminta untuk diberikan penghargaan apa pun. Bagi mereka, memberdayakan potensi dirinya, masyarakat dan lingkungannya menjadi prioritas utama."
Aliya Nurlela, Terpilih Sebagai Perempuan Inspiratif NOVA 2016 Kategori Perempuan & Seni Budaya
Foto 3: Seluruh pemenang PIN 2016 dari 7 kategori
Aliya Nurlela dikenal sebagai penulis yang merintis wadah kepenulisan nasional Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia dalam kondisi sakit bell’s palsy. Wadah tersebut digagas bersama seorang penulis dari Sumatera Barat, Muhammad Subhan pada tahun 2012. Beberapa tahun lalu, ia sempat terpuruk akibat penyakit bell’s palsy (kelumpuhan separuh saraf wajah) yang menyerangnya. Hilang rasa percaya diri akibat wajah yang jadi tidak simetris, sehingga membuatnya minder bertemu orang banyak. Pada saat itulah ia berkesempatan menekuni hobi menulisnya secara lebih intens dan mendirikan Forum Aktif Menulis (FAM) yang berkantor pusat di Pare, Kediri. Wadah ini telah memiliki ribuan anggota, termasuk dari Malaysia, Hong Kong, Taiwan, Jerman dan Saudi. Wadah untuk para penulis ini telah berdiri selama 5 tahun, memiliki 20 cabang di berbagai kota, dan menerbitkan lebih dari 500 judul buku.

Aliya Nurlela, Terpilih Sebagai Perempuan Inspiratif NOVA 2016 Kategori Perempuan & Seni Budaya
Foto 4: Aliya Nurlela saat menerima penghargaan
“Sakit tidak menghalangi seseorang untuk berkarya. Justru, melalui berkarya, hati menjadi bahagia. Rasa bahagia itulah yang bisa mempercepat proses penyembuhan,” ujar Aliya Nurlela. Hal itu pula yang mendorong Aliya tetap semangat dan konsisten melahirkan karya melalui tulisan. Saat ini, ia sedang fokus menulis buku-buku fiksi (novel & cerpen) serta kumpulan kisah inspiratif yang merupakan pengalaman pribadi. Buku kumpulan cerpennya yang berjudul “Sebait Pesan Selepas Hujan”, akan diluncurkan awal tahun 2017. 

Aliya Nurlela, Terpilih Sebagai Perempuan Inspiratif NOVA 2016 Kategori Perempuan & Seni Budaya
Foto 5: Bersama Alyssa Soebandono, Brand Ambassador Sariayu, Iis R. soelaeman, Editor in Chief Tabloid NOVA, Bryan Tilaar (Direktur Utama PT Martina Berto), Wulan Tilaar (Vice Chairwomen Martha Tilaar Group) dan seluruh pemenang PIN 2016

Tak hanya itu, Aliya juga aktif mengajak generasi muda untuk mencintai literasi. Ia memberikan bimbingan kepada para penulis--baik secara online maupun offline, mengisi workshop kepenulisan, menjadi juri lomba, memberikan endorsement untuk banyak buku, menjadi editor naskah, dll yang terkait aktivitas organisasi kepenulisan. Ia terus bergerak menginspirasi para penulis dan banyak orang melalui tulisan.




Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...