Skip to main content

Pengumuman Pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif Bertema Pendidikan


Selamat Anda terpilih!

Pengurus Pusat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia hari ini Jumat, 25 Mei 2018 mengumumkan nama-nama pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif bertema Pendidikan.

FAM Indonesia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang sangat antusias mengikuti lomba ini. Dari lebih 400-an naskah kata mutiara yang masuk ke email panitia, FAM menyeleksi 3 (tiga) Kata Mutiara Terbaik dan 20 (dua puluh) Kata Mutiara Terpilih.

Setelah membaca, menimbang, menilai, lalu menetapkan, maka Tim juri FAM Indonesia memutuskan inilah 3 (Tiga) Pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif Terbaik  yang ditaja FAM Indonesia:

TERBAIK 1: Thurneysen Simanjuntak (Bekasi)
Kata Mutiara:

Mengajarkan berbagai ilmu tanpa mendidik, seperti berjalan satu kaki.

TERBAIK 2: Tika Coelogyne (Hulu Sungai Tengah)
Kata Mutiara: 

Pendidikan paling awal dan paling mesra dari orang tua, ialah ketika azan berkumandang di telinga kanan, dan iqamat terlantun di telinga kiri seorang bayi.

TERBAIK 3: Osella (Kepulauan Selayar)
Kata Mutiara:

Belajar dan Cinta memiliki warna yang menyatu aktif. Keduanya terlukis meluluhkan kebuntuan jatidiri manusia.


SELAMAT KEPADA 3 (TIGA) PENULIS KATA MUTIARA TERBAIK!

Tim juri FAM Indonesia juga menetapkan 20 (dua puluh) Kata Mutiara Pilihan, masing-masing sebagai berikut:


TERPILIH 1: Atikah Nur Hidayati (Sumedang)
Kata Mutiara:

Pendidikan adalah jawaban bagi setiap permasalahan kehidupan. Bagaikan hujan yang menjadi jawaban bagi gersangnya kemarau panjang. 


TERPILIH 2: Dzikruw Aqsha Rasastra (Karawang)
Kata Mutiara:

Harta hanya akan memuaskan kita tentang materi semata, namun pendidikan akan memuaskan kita tentang ilmu, pengalaman dan pengamalan. 


TERPILIH 3: Anelia Kartika (Kutai Barat)
Kata Mutiara:

Prinsip pendidikan adalah berlari tanpa kaki.


TERPILIH 4: Ayu Putri Lira (Karimun)
Kata Mutiara:

Tak perlu kau siarkan setinggi apa pendidikanmu, jika akhlakmu baik, maka orang-orang dengan sendirinya akan menilai kau manusia yang terdidik.


TERPILIH 5: Bagja Putra (Bogor)
Kata Mutiara:

Bagaimana Pendidikan di Indonesia akan maju? Jika sistemnya bagaikan ikan yang harus bisa memanjat pohon, dan bayangkan jika kita menyuruh ikan untuk memanjat pohon, dan menyuruh monyet untuk terbang di angkasa? Itu mustahil dan itu lucu.

TERPILIH 6: Caraka Ragil Putra (Bondowoso)
Kata Mutiara:

Pendidikan akan berlangsung terus menerus dalam kehidupan, setiap detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun hingga akhir hayat tanpa kita sadari. Entah itu dari orang lain ataupun alam raya.

TERPILIH 7: Carolyna Prima Adella (Kediri)
Kata Mutiara:

Tetapkan, jangan menetap. Bukankah berkelana mencari ilmu itu lebih modis?


TERPILIH 8: Casper Aliandu (Sidoarjo)
Kata Mutiara:

Cita-cita yang kau miliki adalah ramalan yang akan kau ungkap pada akhirnya. Salah satu cara untuk mengungkapkan ramalan itu adalah melalui pendidikan

TERPILIH 9: Dedi Saeful Anwar (Cianjur)
Kata Mutiara:

Pendidikan ibarat perahu ilmu yang mengarungi samudra proses demi menjaring kantung-kantung keberhasilan.


TERPILIH 10: Defara Amelia Clarissa Putri (Magetan)
Kata Mutiara:

Ilmu Fisika mengajarkan "Jika ada usaha maka harus ada gaya". Jika ingin berusaha mendapatkan wawasan luas maka harus ada cara yang kau tempuh tuk melampauinya.


TERPILIH 11: Eka Ayu Rusiana (Kudus)
Kata Mutiara:

Pendidikan adalah otak cakrawala dari butir-butir ilmu yang mengalir dalam wadah impian demi menggapai mata dunia.

TERPILIH 12: F. Veronica (Alor)
Kata Mutiara:

Didikan itu seperti hujan. Jika hujan tidak turun, aku tidak akan pernah tahu bahwa atap rumahku bocor. Begitu pun didikan. Tanpanya, aku tak pernah tahu bahwa tindakanku salah. 

TERPILIH 13: Pipin Veronika (Wonogiri)
Kata Mutiara:

Ilmu itu bagai air di dalam botol kalau tidak meminumnya kita tidak tahu apa rasa air itu. Sama halnya ilmu kalau tidak dipelajari tidak akan tahu pentingnya ilmu itu. 


TERPILIH 14: Rekso Hendrek (Bengkulu)
Kata Mutiara:

Orang yang bodoh bukan berarti tidak berpendidikan, tetapi orang yang bodoh adalah orang yang tidak mau melelehkan kebodohannya dengan ilmu. 

TERPILIH 15: Ferry Dermawan (Surabaya)
Kata Mutiara:

Pendidikan ibarat berjalan memakai sandal, tiap waktu harus diganti dan tingkatkan karena kalau tidak, pasti akan tergerus jalan atau waktu.


TERPILIH 16: Helga Maryam (Subang)
Kata Mutiara:

Bila kehidupan ibarat pot dengan bermacam bunga, maka pendidikan dibuat untuk merangkainya sebaik mungkin.

TERPILIH 17: Gabriel Kimjuan (Malaysia)
Kata Mutiara:

Jadikan pendidikan itu sebagai jambatan ilmu untuk melahirkan insan yang merdeka dari segi rohani dan jasmani sehingga ke titik akhir. 


TERPILIH 18: Halil Budiyanto (Banyumas)
Kata Mutiara:

Jangan anggap orang tradisional tidak berpendidikan, nyatanya mereka justru lebih berbudi pekerti dari pada apa yang di sebut orang modern. Karena inti dari pendidikan adalah budi pekerti.

TERPILIH 19: I Made Suniartika (Bali)
Kata Mutiara:

Kembangkan rawa aliran ilmumu untuk mengalir, jangan biarkan berhenti ketika bersimpang di lautan.

TERPILIH 20: Intan Kharisma (Tangerang)
Kata Mutiara:

Filosofi teh celup, semakin sering dilarutkan semakin nikmat rasanya, begitu pula pendidikan semakin ditekuni semakin berbuah hasil.

SELAMAT KEPADA 20  (DUA PULUH) PENULIS KATA MUTIARA PILIHAN!

Sebagai tanda apresiasi, FAM Indonesia memberikan hadiah sebagai berikut:

TERBAIK 1:
Paket 4 buku + Voucher pulsa + Piagam Penghargaan

TERBAIK 2:
Paket 3 buku + Voucher pulsa + Piagam Penghargaan

TERBAIK 3:
Paket 2 buku + Voucher pulsa + Piagam Penghargaan

DUA PULUH KATA MUTIARA PILIHAN DAN SELURUH PESERTA AKAN MENERIMA PIAGAM PENGHARGAAN DARI FAM INDONESIA

Demikian pengumuman ini disampaikan. Keputusan Tim FAM Indonesia sebagai Dewan Juri bersifat mutlak, tidak dapat diganggu gugat, dan tidak diadakan surat menyurat.

Bagi peserta yang belum beruntung, ikuti event-event kepenulisan FAM Indonesia lainnya.

Khusus bagi pemenang kata mutiara (Terbaik 1, 2, 3) alamat lengkap dan nomor HP mohon dikirim via email: aishiterumenulis@gmail.com. 

Piagam akan dikirim bertahap mulai 28 Mei 2018 sd 15 Juni 2018. 


Salam literasi!
TIM FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...