Skip to main content

Terbitkan Dua Buku, Saldin Belajar Menulis Otodidak


FAMNEWS, Kediri--Muh. Saldin, S.Sos, si anak gunung yang lahir di Rampi, Luwu Utara Sulawesi Selatan, 26 Juni 1994. Saldin sehari-hari menjalani waktu sebagai wiraswasta. Ia juga kerap menyabet prestasi dalam berbagai lomba menulis yang diadakan media online. Kini, total perhargaan yang dicapainya sebanyak 20 piagam. 

Dikisahkannya, sudah sejak SMA Saldin menggemari dunia menulis, namun belum berani mempublikasikan ke media. Setelah masuk perguruan tinggi, barulah dirinya mempublikasikan karyanya melalui penerbit FAM Publishing, dengan judul Berbagi dalam Berkarya.

Belajar menulis secara otodidak, diakuinya cukup menantang adrenalin untuk bisa memberanikan diri mengirimkan karya ke penerbit. "Meskipun banyak rintangan yang saya alami sebagai pemula, tapi saya tetap berpegang teguh pada prinsip 'Ikhtiar tak akan berpaling dari keberhasilan'. Bagiku biarlah karya sederhana, asal bermakna bagi sesama," tuturnya.

"Alhamdulillah dua buku sudah saya terbitkan di FAM Publishing yang berjudul Berbagi dalam Berkarya, dan Sirf Tum Mere Tum Sang Bidadari yang merupakan kumpulan puisi. Dengan puisi, aku bisa berbagi dan menyampaikan hal baik," imbuhnya.
Menurut Saldin, berkarya adalah media dakwah untuk saling mengajak dalam kebaikan. Buku antologi puisi Sir Tum Mere Tum Sang bidadari salah satu contoh nyatanya. Dalam buku tersebut, dirinya memberikan sebuah gambaran, bahwa jika di langit ada bidadari bersayap maka di bumi ada bidadari berhijab dengan baluran kesitiqamahan dalam kewajiban dan menjaga kehormatan.

Melihat kondisi zaman sekarang, di mana banyak wanita dengan bangga menampakan auratnya, lantas muncullah keinginan Saldin untuk membukukannya. Hal itu ia tujukan ialah untuk mengajak dalam kebaikan tersebut.

"Antologi puisi ini aku berharap bisa saling menasihati, juga sebagai bentuk rasa peduli kepada saudari untuk tetap istiqamah dalam menjaga hijabnya. Terbitnya Sirf Tum Mere Tum semoga mampu memberikan sebuah makna, tanpa ada unsur memaksa," ujar pria yang sempat menjabat Ketua komunitas literasi Forum Penulis Sawerigading Luwu Raya (FPS) dan ketua komunitas Forum Pemuda Muslim Indonesia ini.

Selama berpartner dengan FAM Publishing, Saldin menuturkan bahwa, FAM Publishing adalah media yang luar biasa merangkul penulis, baik pemula maupun profesional. "Semoga ke depan dan seterusnya, FAM Publishing mampu menghadirkan Penulis dan karya terbaik dan istiqamah mengajak dalam kebaikan," pungkasnya. [Tim Media FAM]

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...