Skip to main content

Membangkitkan Budaya Gemar Menulis, Buku Motivasi Bagi Pendidik dan Anak Muda


FAMNEWS , Palembang - Di tengah terkikisnya budaya menulis dan minimnya kegemaran membaca di Indonesia, kehadiran buku-buku segar tentu menjadi salah satu upaya memotivasi generasi, seperti yang dituangkan Noperman Subhi, S.IP., M.Si dalam buku Membangkitkan Budaya Gemar Menulis.

Garis besar buku setebal 294 halaman ini berisikan dua tema sentral, yakni menarasikan persoalan pendidikan dan nonpendidikan. Tema pendidikan berkaitan dengan latar belakang penulis sendiri sebagai pendidik—terakhir 1 Desember 2018 lalu menjadi guru yang diperbantukan di SMA PGRI 5 Palembang, kemudian pindah tugas ke Dinas Pendidikan di Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Namun sebagai sarjana politik, alumnus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini mengaku memiliki rasa ingin tahu yang besar pada sekitarnya, sehingga hal itu pula yang melatari dirinya untuk turut menuangkan perihal wisata, seni, hingga problem sosial dalam tulisan yang ia bukukan tersebut.



Pria kelahiran Pagaralam, 13 November 1969 ini dalam proses penyusunan bukunya, mengumpulkan lembar demi lembar tulisan yang sebelumnya telah diterbitkan surat kabar lokal di Sumsel.

“Menyusun buku ini relatif tidak lama, karena bahannya merupakan kumpulan tulisan yang terbit di koran dan majalah selama tahun 2016, yang salah satunya berjudul sama seperti judul buku ini,” ungkap Noperman saat dihubungi tim media FAM Indonesia.

Penerbitan buku kelima ini, sambungnya, berangkat dari keinginan untuk menyelamatkan koleksi tulisan yang sudah dimuat di media pers, serta menularkan minat guru dan generasi muda untuk gemar menulis. Sebelumnya Noperman telah melahirkan dua buku, ialah buku kumpulan tulisan yang terbit di media pers (2001), dan kumpulan cerpen karyanya di beberapa surat kabar yang kemudian ia bagikan gratis sebagai souvenir di hari pernikahan.


“Rasanya sayang apabila hanya berbentuk kliping semata, serta apa salahnya bisa dibaca kembali (khususnya yang masih layak isinya), yaitu dengan cara dibukukan,” imbuh penulis yang pernah tercatat sebagai mahasiswa pascasarjana Universitas Sjakhyakirti itu.

Staf Pelaksana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Empat Lawang ini mengaku prihatin dengan situasi dunia kepenulisan saat ini. Ia miris melihat sedikit sekali guru dan pelajar yang mencintai dunia kepenulisan. Lalu muncul keinginan untuk menerbitkan buku sebagai upayanya mendorong generasi penerus dan para pendidik, yang dari segi prosedur dan keuangan tidak begitu sulit, dengan mutu yang terjamin serta distribusi yang baik.

Sebelumnya, Noperman telah dua puluh tahun menggeluti dunia kepenulisan, khususnya di Palembang. Noperman rutin mengisi kolom di sebuah hari terkenal di Palembang dengan judul "Netral", di awal tahun 1999 hingga 2005. Ia bahkan meraih gelar juara dari beberapa perlombaan menulis, diantaranya Lomba Penulisan Karya Ilmiah yang digelar Harian Umum Sumatera Ekspress (2017) dengan tema Songket, Kopi, dan Pariwisata.

Beberapa karya sebelumnya juga ia bukukan, seperti Memotret Guru dari Kejauhan (FAM Publishing), Kegagalan Menerobos Publikasi (Probia Media), Kisah Inspiratif Indonesia (Probia Media), Motor Matic Milik Bapak (Anak Hebat Indonesia yang tersebar di Gramedia dan Tokopedia). [TIM Media FAM]

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...