Skip to main content

Najla Al-Faiq Rilis Novel Kedua Setebal 542 Halaman Bertajuk “Single Parent”


FAMNEWS_Kediri_Najla Al-Faiq kembali melahirkan buah karyanya, sebuah novel bertajuk “Single Parent.” Sebelumnya telah lahir novel perdana yang terbit tahun 2016 dengan judul “Sepasang Mata Biru Jihyun.”

Sinopsis di dalam kover buku ini akan langsung memantik rasa penasaran pembaca, “Bagaimana menurutmu saat seorang gadis remaja jatuh cinta pada seorang duda beranak satu? Ah ralat, maksudnya ayah tunggal dari temannya? Mungkin kau akan menyebutnya aneh. Dari sekian juta populasi pria di dunia ini, kenapa harus kepada seorang duda yang sudah memiliki anak remaja? Jika kasus itu dibalik, kau pasti menyebut si duda yang mencintai remaja seusia anaknya adalah pedofil.”

Novel ini bercerita tentang cinta yang tak mengenal usia. Meskipun masih banyak orang yang menganggap tabu saat cinta sejoli yang terjalin berbeda generasi. Sayangnya, hati tak bisa menentukan di mana ia ingin berlabuh. Terkadang kita membutuhkan sosok yang dapat menutupi kekosongan jiwa kita, yang pada akhirnya tidak sesuai dengan bayangan, terlampau jauh dari ekspektasi. Bukan keinginan Sena untuk jatuh cinta pada Yoongi. Ia sungguh tidak berencana jatuh cinta pada Yoongi. Dan bukan keinginan Yoongi juga untuk kembali membuka hati. Tapi keduanya sudah ditakdirkan bertemu. Tidak hanya untuk saling mengasihi, namun juga membuka akses pada sebuah fakta yang tak pernah terungkap, rahasia yang paling rahasia dan menjadi salah satu alasan untuk terlaksananya takdir lain. 


Jalan cerita dalam novel ini terbilang unik dan menarik. Menurut Najla, “saya terinspirasi dari drama Korea yang sering saya tonton. Namun, saya keasyikan menulis hingga mencapai 542 halaman. Jumlah halaman yang fantastis. Jumlah halaman yang tidak saya duga.”

Najla juga menambahkan, meskipun orang Indonesia kurang suka membaca terutama membaca novel tebal, namun lahirnya novel ini, ia anggap sebagai sebuah pencapaian dalam berkarya. Setidaknya, akan menjadi dokumentasi pribadi.


Najla masih terbilang muda, masih menempuh studi di sebuah perguruan tinggi di Jawa Timur. Namun, karya-karyanya—terutama artikel—telah ratusan yang dihasilkan dan tersebar di berbagai media online. Ia juga telah melahirkan belasan buku antologi dan pernah mendapat predikat Penulis Terbaik tingkat SLTP Se-kabupaten Kediri saat masih duduk di bangku MTs. Tak hanya itu, Najla merupakan putri dari seorang novelis, namun dalam berkarya ia tidak mau melibatkan campur-tangan orangtua.

“Saya memiliki genre menulis sendiri,” pungkasnya. [TIM MEDIA FAM]

Keterangan foto: 

1. Najla Al Faiq
2. Najla bersama admin FAM
3. Admin FAM

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...