Skip to main content

Update Final Peserta Lomba Cipta Cerpen Bertema “Ibuku, Surgaku”


Kamis, 11 April 2019
Update berdasarkan urutan huruf Abjad A-Z
[Penerimaan Naskah Sudah Ditutup]

1.             Afifah Meliana Wati, ? (Aku Aqilla)
2.             Agus Nurjaman, S.Pd, Bandung (Antologi Rasa)
3.             Agus Yulians,Karanganyar (Cinta Semusim)
4.             Agustiningsih Maulani, Bogor (Wahai Al-Qur’an, Maafkan Aku yang Tak Selalu Menggenggammu Sepenuhnya)
5.             Ahmad Naufal Maheswara, Malang (Selepas Terperuk Hening)
6.             Aida Fitriyati, Jombang (Foto Cina dan Doa)
7.             Alma Salsabila Azzahra, Bandung (Wanitaku Paling Kuat)
8.             Amiroh Untsal Asad, Bangil (Sebenarnya Tidak)
9.             Ani Siti Rohani, Taiwan (Ibuku, Surgaku)
10.         Anik Mupianti, Kediri (Bu, Aku Khawatir)
11.         Annisa Fitri, ? (Wanita yang Kucinta)
12.         Annisa Fitri, ? (Indahnya Mengenal Islam)
13.         Annisa Walidatus Sholihah, ? (Restumu, Restu-Nya Juga)
14.         Aprilia Rizki Saputri, Sragen (Semua Tentang Mama)
15.         Arik Tri Buana, Nganjuk (Doa untuk Bunda)
16.         Awalia Rahayu, Bogor (Ibuku Pahlawan Hidupku)
17.         Bagja Putra, Bogor (Jantung Syurgaku)
18.         Bagja Putra, Bogor (A B I - 1995)
19.         Bella Safira RJ, ? (Selembar Surat, Untukmu Ibu Bidadari Surga)
20.         Christin Pasaribu, Tangerang (Duniaku dan Ibu)
21.         Dafiq Tetuko Pramono, ? (Mencari Asy - Syifa)
22.         Denis Daniswara, Sleman (Permintaan Terakhir)
23.         Dewi Mustasia, ? (Carnation Pink Flower)
24.         Dharma Sandy Kurniatama, Malang (Surga Itu di Telapak Kaki Ibu)
25.         Dian Fadkhuli Jannah, Bantul (Surga Itu Bernama Ibu)
26.         Dian Pertiwi Subagio Putri, Malang (Anak Mama)
27.         Diana Nur As Putri, Garut (Bidadari Bernama Ibu adalah Syurga ku)
28.         Dianitami, Gunungkidul (Ibu Tidak Akan Menjerumukan Anaknya Kedalam Keburukan)
29.         Elfani Junita, Pariaman (Aku, Sesak, dan, Sesal)
30.         Elvina Febriani, Pariaman (Selarik Cahaya yang Kurindukan)
31.         Encim Supriyatna, Bogor (Surgaku)
32.         Endah Kurnia Hastuti, Boyolali (Ibuku, Surgaku)
33.         Eni Ermayanti, Sorong (Air Mata Sang Surgaku)
34.         Erwin Setia, Bekasi (Surga di Mata Ibu)
35.         Evrida Dewi, OKU Timur (Ibuku Surgaku)
36.         Fatih Irhamni Tyas Nurbudi, Jambi (Ku Kirim Dirimu Ke Ka’bah)
37.         Ferril Irham Muzaki, Malang (Batu Sakti dari Planet Mars)
38.         Ferry Fansuri, Surabaya (Kesunyian yang Dililit Rindu)
39.         Hana Farhani Maulida, Jakarta (Surga Aira)
40.         Hanifah Salsabila, Pati (Maaf dan Terima Kasih Ibu)
41.         Hariani Oktavia Damayanti, Sidoarjo (Mama)
42.         Hasnawati, ? (Kata Ibu, Aku Surganya)
43.         Helmi Auliyah, Situbondo (Kesempatan)
44.         Hikmah, Bandarlampung (Ibuku Syurgaku)
45.         Hikmah Nursatri, Palembang (Bidadari Pembawa Surga Nyata di Bumi)
46.         Indah Suci Mutiara Sari, Jakarta (Rinduku Padamu Ibu)
47.         Irawati, Pidie (Ibuku, Surgaku yang Telah Lama Menunggu)
48.         Isna Sahilah, Tegal (Merindukan Surga Umi)
49.         Ita Sukartina, Malang (Mangga dari Tuhan)
50.         Khalifah Nur Aisyah, Jakarta (Sepucuk Surat Untuk Ma’)
51.         Khalifah Nur Aisyah, Jakarta (Nantikan Aku di Pelabuhanmu)
52.         Leonarda Intan, Lembata (Terima Kasih, Mama untuk Sepatu Baru Ini)
53.         M. Fauzil Adhim, Paser (Angin)
54.         Mia Karneza, Padang (Demi Ibuku Sembuh dan Ingin Melihat Senyumannya)
55.         Muhammad Ulil Abshor, Semarang (Bidadari Jinggaku)
56.         Nella Mardiani, Tanah Datar (Kasih Sayang Ibu Selembut Sutra)
57.         Nenden Hemas Asiah, Banjar (Bunda Dimana)
58.         Nur Fitri Syahidah, Bekasi (Surgaku di Dunia)
59.         Nurillah Achmad, Jember (Kasih Ibu Tak Sepanjang Nyawa)
60.         Nurillah Achmad, Jember (Sebuah Cerita Getir dan Kemurkaan yang Harus Ada)
61.         Novi Kumalasari, Malang (Surga dalam Dunia)
62.         P.N.Z, Yogyakarta (One Step)
63.         Pandanwangi Cahya Milena, Kebumen (Malaikatku Inspirasiku)
64.         Rany Silvia Pebrian, ? (Ibu.. Maaf, Aku Pernah Buta Karena Cintanya)
65.         Raudhatul Azhar, Sijunjung (Perempuan Tangguh)
66.         Rezki Sularsi, Pekanbaru (I Always Need You, Bun)
67.         Rifqi Ayu Everina, Depok (Sesal)
68.         Riyan Prasetio, Padang (Lelaki yang Nekat Membunuh Ibunya Sendiri)
69.         Riyan Prasetio, Padang (Mukena untuk Ibu)
70.         Roihatul Jannah, Jakarta (Surat Cinta untuk Mamak)
71.         Shafira Mustaqila Mahdanie, Malang (Malaikatku)
72.         Siti Aisyah, OKI (Kau Segalanya Bagiku)
73.         Sonia Valencia, Jambi (Ibuku Pahlawan ku)
74.         Sri Harum Satiti, Banjarnegara (Surga yang Kurindu)
75.         Susandra Karima, Medan (Ummi)
76.         Tri Wahyuni, Yogyakarta (Aku Ingin Syurga Darimu Ibu)
77.         Umi Khazim, Temanggung (Di Penghujung Kasih Sayangmu)
78.         Umi Khazim, Temanggung (Bidadari Tak Bersayap)
79.         Ummi Lathifah, Malang (Keringat dan Do’a Ibu Mengantarkanku Ke Gerbang Kesuksesan)
80.         Ummu Kaltsum, Kendal (Antara 3 dan 7)
81.         Warih Kusuma Hastuti, Solo (Ibu, Mutiara dalam Pelukan)
82.         Yemin, Nganjuk (Daffodil)
83.         Yudi Rahmatullah, Pandeglang (Evelyn)
84.         Yulia Tantri, Bandar Pugung (Surgaku Bersamaku)


TERIMA KASIH ATAS PARTISIPASI ANDA SEMUA. SALAM LITERASI!

FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...