Skip to main content

Kiat Mudah Membuat Resensi Buku


Oleh: DS. Anwar

Membuat resensi buku merupakan salah satu kegiatan menulis. Sebelum membuat resensi sebuah buku, tentu saja harus membaca buku tersebut sampai tuntas. Jadi, sebuah resensi buku akan lahir jika sudah tuntas membaca buku tersebut. Dengan demikian meresensi dan membaca buku sangat berkaitan erat.

Meresensi sebuah buku tentu banyak cara. Tujuannya yaitu selain mendokumentasikan instisari sebuah buku bagi pembacanya, bahwa ia telah membaca buku tersebut, bisa juga menjadi sebuah informasi bagi orang lain (pembaca).  Bagi beberapa penulis, membuat resensi buku bisa menjadi sebuah ladang menjanjikan. Kenapa demikian? Karena peresensi biasanya membuat resensi sebuah buku yang baru terbit kemudian dikirim ke redaksi surat kabar. Jika dimuat tentu akan mendapat sejumlah bayaran. Jadi, hal ini akan sangat menguntungkan bagi penerbit karena menjadi bagian dari media promosi buku baru tersebut.

Meski demikian, meresensi tidak harus buku yang baru terbut saja. Buku lama pun tidak ada salahnya jila mau kita buat resensinya. Meski tentu saja hanya untuk sebuah arsip bahwa kita sudah pernah membaca buku tersebut. Karena buku yang sudah lama terbit, namun jika baru dibaca, bisa termasuk buku baru bagi pembacanya.

Membuat resensi sebuah buku tentu banyak cara dan banyak trik. Kita dapat mencarinya dari beberapa sumber dari internet. Namun umumnya sebuah resensi terdiri dari beberapa unsur berikut ini. Di antaranya harus memuat: Judul Resensi, Data Buku, Pembukaan, Isi Resensi, Ulasan kelebihan dan kekurangan Buku, dan terakhir adalah Penutup. Berikut ini penjelasan masing-masing unsur dari resensi sebuah buku.

Pertama, menentukan judul resensi. Judul resensi biasanya dibuat semenarik mungkin agar pebaca resensi merasa tertarik dan ingin membaca resensi tersebut. Misalnya: “Memotret Wajah Indonesia”, atau “Mengarungi Labirin Kehidupan”.

Kedua, tulis data buku dengan lengkap. Pada bagian ini memuat beberapa hal. Di antaranya memuat: judul buku, nama penulis, jenis buku, penerbit, ISBN, ketebalan buku, ukuran buku (dimensi), dan terakhir adalah tahun cetakan. Bisa ditambahkan harga buku jika diperlukan untuk buku baru. Hal ini bertujuan jika pembaca resensi tertarik bisa segera menyiapkan budget untuk membeli buku tersebut

Ketiga, pembukaan. Seperti jenis tulisan lainnya selain judul yang menarik, paragraf pembuka ini akan sangat menentukan sebuah tulisan itu layak dibaca atau tidak. Pembukaan yang menarik akan menggiring pembacanya melanjutkan paragraf selanjutnya, hingga semua tulisan akan dilahap hingga tuntas.

Keempat, isi resensi. Pada bagian ini berisi hal-hal penting dari sebuah buku. Penulis harus benar-benar menelaah setiap sudut dalam sebuah buku. Sehingga pembaca akan mengetahui secara singkat isi buku yang diresensi sehingga akan mempertimbang apakah akan membeli atau memliki buku tersebut atau tidak.

Kelima, ulasan kelebihan dan kekurangan buku. Pada bagian ini peresensi akan mengungkap sisi lain sebuah buku secara detail. Mulai dari kesalahan penulisan ejaan, halaman, hingga kesalahan cetak pada isi sebuah buku. Tujuannya adalah agar penulis buku dan penerbit akan mengoreksi beberapa kesalahan tersebut untuk kemudian diperbaiki pada cetakan selanjutnya. Sehingga buku tersebut akan semakin sempurna. Karena keindahan dan kualitas buku yang bagus akan terganggu meski disebabkan oleh satu atau beberapa kesalahan yang kecil. Misalnya kekurangan sebuah hurup dalam kata atau kesalahan dalam pemenggalan kata di akhir baris.

Namun, pada bagian kelima ini, peresensi juga akan mengulas kelebihan buku tersebut. Seperti ilustrasi yang indah, tulisan dan warna kover buku yang menarik, huruf dan cetakan dalam isi buku juga jelas hingga kualitas kertas juga layout buku. Bahkan minimnya kesalahan dalam buku akan disampaikan jika memang buku tersebut hampir tidak ada  kesalahan dalam penulisan ejaan.

Keenam, adalah penutup. Bagian terakhir sebuah tulisan tentunya kalimat atau paragraph penutup. Begitu pun dalam sebuah resensi. Biasanya bagian penutup dalam sebuah resensi berisi sebuah pujian atas kelebihan dan hal positif dari isi buku tersbut, atau ajakan pembacanya untuk membeli dan memiliki buku yang diresensi.

Berikut ini cara membuat resensi buku dengan mudah:

1). Tentukan buku yang akan diresensi lalu baca dengan seksama di tiap bagiannya.

2). Siapkan pensil, pulpen atau spidol berwarna untuk menandai beberapa hal penting.
Misalnya pada kata atau kalimat yang indah, kesalahan ejaan atau penulisan.

3). Siapkan pembatas kertas untuk menandai halaman yang belum dibaca.

4). Bawa buku yang sedang kita resensi ke mana pun kita beraktifitas. Lalu, lanjutkan halaman yang sedang kita baca di sela-sela kesibukan. Hal ini untuk menjaga suasana hati (mood) kita dalam membuat resensi.

5). Jika kebetulan tidak sedang membawa alat tulis, pensil/pulen dan kertas, kita bisa menggunakan media gawai untuk mencatat hal-hal penting seperti yang disebutkan di poin nomer 2 (dua).

Jika petunjuk nomer 1 hingga nomer 5 telah selesai, segera baca, ulas, dan sunting kembali serta rapikan resensi kita agar menjadi sebuah tulisan yang utuh. Tulisan resensi bisa kita muat di blog sendiri atau dikirim ke beberapa redaksi surat kabar. Semoga bermanfaat dan selamat meresensi. []

Cianjur, 13 Mei 2019


BIODATA PENULIS


Dedi Saeful Anwar, pria kelahiran Cimahi yang kini menetap di Cianjur. Penggemar olahraga bulutangkis ini kesehariannya mengajar di SD Islam Kreatif Muhammadiyah. Selama menekuni dunia literasi, penyuka warna biru ini telah menulis 4 buku tunggal yang diterbitkan FAM Publishing (Senyum Nolina, Negeri Dua Petiga Air, Beyond The Dream dan Tarian Gerimis), serta berbagai antologi dengan penulis lain.

Untuk menambah wawasannya dalam aktivitas menulis kini ia tergabung dalam beberapa grup kepenulisan di media sosial, seperti FAM Indonesia, Ruang Sastra Cianjur/RSC, Gerakan Masyarakat Literat Cianjur/Gemas Literaci, dan Siloka Bandung.

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...