Skip to main content

Pengumuman Nominator Lomba Cipta Puisi Bertema “Sejarah Lahirmu”


Salam literasi. FAMili, hari ini Minggu, 1 September 2019 FAM Indonesia mengumumkan 85 Nominator Lomba Cipta Puisi Bertema “Sejarah Lahirmu”. Setelah tim juri menyeleksi 200-an naskah, maka terpilihlah 85 naskah nominator yang berkesempatan menjadi juara dan akan dibukukan. Meskipun tim juri menemukan banyak naskah yang bagus dan layak dibukukan, namun juri harus membatasi hanya 85 naskah terbaik yang dibukukan. Naskah-naskah ini akan diterbitkan dalam satu judul buku. Judul utama buku yang akan dipilih adalah judul puisi juara 1 (satu). Ke-85  naskah tersebut adalah:

Update berdasarkan urutan huruf Abjad A-Z

1.             Abdul Aziz HM, Indramayu (Kampung  Kelahiranmu, Nang)
2.             Achmad Sholichin, ? (Juwita Nan Jelita)
3.             Ade Suko Murwoto, Pemalang (Pelengkap Bahagia)
4.             Adhitya Alfath Alfadholi, Boyolali (Sejarah Kelahiranku)
5.             Afbilla Fitriani Dewi, Banyuwangi (Juli, Namaku Dibentuk)
6.             Ahmad Samsudin, Cirebon (Penduduk Alam Baru)
7.             Alfian Nurul Hikam, Blora (Anak Jalanan)
8.             Alodia Azaria Mauril, ? (Negeri Merah Putih)
9.             Amaliyaakmad, Serang (Ritual Kelahiran Kau)
10.         Andi Jamaluddin, Ar.Ak, Tanah Bumbu (Riwayat Langkah)
11.         Andre Kurniawan, Lombok (Sejarah Lahirku)
12.         Annisa Martin, Klaten (Di Mana Aku Dilahirkan)
13.         Annisa Siswanti, Medan (Malaikat Kecil yang Kuat)
14.         Anugrah Gio Pratama, Banjarmasin (Senja Melesap)
15.         Aulia Seftiari, Jakarta (Rembulan)
16.         Awaluddin Ishak, Bener Meriah (Damai Tumbuh)
17.         Ayis A. Nafis, Sumenep (Riwayat Tubuh Masa Lalu)
18.         Ayu F. Akbar, Kupang (Kisah Kelahiranku di Dunia)
19.         Budi Setiawan, Temanggung (Doa yang Berbudi)
20.         Cintia Dea Yulianti, Brebes (Sejarah Kelahiranku)
21.         Dedi Febriyanto, OKU Timur (Rupaku)
22.         Denis Daniswara, Sleman (Makhluk Gua Garba)
23.         Dewi Mustasia, Padang (Sapaan Cahaya Ceplik)
24.         Dian Pertiwi Subagio Putri, Malang (Penantian Hadirku)
25.         Dicky Rivaldi, Tangerang (Ciledug; Sepenggal Kisahku dalam Puisi)
26.         Dilla Hardina A, ? (Kau yang Tetap Abadi dalam Memori)
27.         Dina Mardhalina, S.Pd, Kutai Kartanegara (Sejarah Lahirmu, Pertiwi)
28.         Dira Nursyahida, Tanah Datar (Aku Si Gadis Kecil)
29.         Eftah Putri Hapsari, Wonogiri (Tujuh Puluh Empat)
30.         Erika Putri, Serang (Perjalanan Jiwaku)
31.         Erni Kurniawati, Cilacap (Kelahiranku Atas Izin-Nya)
32.         Fabela Muslim, Kebumen (Akulah Manusia)
33.         Fadhil Sekennies, Sumenep (Sajak dari Rahim 17 Juli)
34.         Fahmi Syaefudin, Banyumas (Lahir)
35.         Fahran Wahyudi, Sibolga (Dunia Menantiku)
36.         Ferry Dermawan, Surabaya (Akhir Sebuah Penantian)
37.         Hesti Fuzi Lestari, Blora (Neonatus)
38.         Hesti Wulansari, Kulon Progo (Bulan Akhir Tahun)
39.         Ikke NVS, Tolitoli (Bingkisan Usang)
40.         Imam Nafis Syahroni, Ngawi (17 Agustus 1945)
41.         Iman Darmatama, Tangerang (Doa yang Tersembunyi)
42.         Indar Rizky, Kudus (Gubuk Berkeramaian Jangkrik)
43.         Indriyana, Madura (Aku, Kau, dan Kenanganku)
44.         Irmawati, Madura (Lupakan!)
45.         Jacklyn Uly Manuela, Jakarta (Perjuangan Ibu)
46.         Keika Ra, Jombang (19 Tahun)
47.         Khofiyono, Sumenep (Historiografi Kemerdekaan)
48.         Leonarda Intan, Lembata (Sejarah Lahirmu)
49.         Lina Triwahyuni, Riau (Sejarah Angka Sembilan Belas)
50.         M Azwar Azis Abd, Padang (Anak Zaman Indonesia Sekarang “AZIS”)
51.         M. Shafwy HS, Sumenep (Kisah Kelahiran)
52.         M. Syamilul Hikam, Madura (Cerita dari Ari-Ari)
53.         Maulana Putra Alfarizki, Palembang (Di Kala Bulan Purnama)
54.         Maya Laksita Dewi, Ngawi (Perjuangan dalam Inkubator)
55.         Meutia Annisya Bahtiar, Samarinda (Lahirnya Sang Mutiara Kecil)
56.         Muhamad Rizki Azhar, Bintan (Aku Terlahir Bukan Dilahirkan)
57.         Muhammad Adhif, Lamongan (Napak Tilas Memori 20 Mei 1993)
58.         Muhammad Amri, Tanjung Pura (Aku dalam Sajak Hidupku)
59.         Muhammad Rizal Udin, Makassar (Pena Bahagia)
60.         Naila Afahza, Kudus (Proses Kelahiranmu)
61.         Naila Riski Nabila, Bekasi (Merdeka)
62.         Olivia Purnama Suci, Batusangkar (Purnama di 1998)
63.         Panji Surya, Ngawi (Deraian Kecilku)
64.         Ramli Marpaung, Medan (Akta Kelahiran)
65.         Ririn Nuraini, Ponorogo (Senandung Cinta Bunda)
66.         Riski Nurliana, Tanjungpinang (Peluk Menjadi Surga)
67.         Sa'adah Nur Kamilah, Bandung (Kelahiran Seorang Penyair)
68.         Saiful Bahri, Sumenep (Kelahiran Waktu)
69.         Siti Khusnul Khotimah, S.Pd, Lombok Timur (Secarik Arsip Bocah)
70.         Siti Sopiah, Bandung (Pergi Tanpa Sempat Kukenali)
71.         Sukimin, Katingan (Janjiku  Padamu)
72.         Supriadi, Sumenep (Sebelum Hujan)
73.         Syafaruddin Marpaung, Medan (Serentak Sambut Sayyidul Mursalin)
74.         Syahrial Abdillah, ? (Lahirku Masuk Sejarah)
75.         Taufik Alfarizi, Candipuro (Anak Haram)
76.         Teuteu Fatimah, Sukabumi (Sunshine For December)
77.         Tri Ulandari, Padang (Januari)
78.         Wa Ode Dian Madriah, Bombana (Ikatan Takdir Abadi)
79.         Wieka Wintari, Kebumen (Kelahiranku Perjuangan Ibuku)
80.         Wilda Fajar Gusti Ayu, Serang (Rekam Jejak Perjalanan)
81.         Wilma Apriliana, Tanah Langkat (Filosofi Lahir)
82.         Wira Sukma, Rokan Hulu (Silam Benderang)
83.         Yanto Sikumbang, ? (Kepergianmu)
84.         Yeni Kartikasari, Ponorogo (Di Balik Rahim Ibu)
85.         Zham Sastera, Pandeglang (Telah Lahir dari Rahim Ibu)


Seluruh naskah nominator akan dibukukan oleh FAM Publishing, namun penulis tidak mendapatkan bukti  terbit. Bagi yang ingin memesan bukunya bisa konfirmasi via email FAM: aishiterumenulis@gmail.com.

Nantikan pengumuman 21 Naskah Terpilih, 3 September 2019.

Terima kasih atas partisipasi dan antusias Anda semua mengikuti event-event FAM Indonesia. Bagi yang belum beruntung, jangan berkecil hati. Tetap semangat menulis dan ikuti event-event FAM Indonesia lainnya.

*Seluruh pemenang dan peserta akan mendapatkan piagam penghargaan. Piagam akan dikirim secara bertahap melalui email mulai tanggal 10 September 2019.


Salam aktif, salam literasi!
FAM INDONESIA

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...